PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 156_Besar Dan Menakutkan


__ADS_3

Puas dengan pemanasan kini permainan inti mulai Willy lancarkan.


"Aku akan membuatmu menjerit di bawahku honey.. bersiaplah menerima serangan dari si Joni".


Vallery tercengang melihat senjata lunak sang suami..dia memberanikan diri untuk sekedar menoel-noel karena penasaran.


"Will apa Vall boleh pegang itu..lucu"


Willy hanya bisa diam merasakan aneh..apa gadis ini tidak takut dengan senjatanya..Joni sepertinya pesonamu kurang keluar.


"Kau mau pegang.. baiklah pegang saja.."


Vallery yang sedari tadi penasaran akhirnya memegangnya dan menoel-noel seperti sedang bermain dengan sesuatu.


"Hahaha ini lucu..kenapa bisa tegak sendiri Will..ihh Vall pengin gigit"


"Eh jangan nanti dia nangis"


"Hah..apa bisa..?"


"Iya nanti dia nangis bagaimana..kau mau melihat dia menangis..?"


"Kalo nangis Vall kasih permen saja"


"Hey kau pikir dia itu anak kecil yang akan diam jika di kasih permen..hiishhh sudah ayo keburu malam berganti"


"Emang kenapa kalau malam berganti..?"


"Vallery yang cantik..telmi..rada miring sekarang Joni minta jatahnya..ayo bersiaplah"


Willy menuntun Vallery untuk berbaring..dia dengan sabar membimbing Vallery agar mau menurut..gadis itu sedikit miring kadang bersikap layaknya orang dewasa tapi kadang juga bersikap seperti anak kecil benar-benar melelahkan tapi dia cinta bagaimana.


"Aku mulai ya..?"


"Iya Will"


Willy mulai memposisikan Joni di depan pintu masuk kenikmatan.. Vallery melihat setiap langkah yang Willy lakukan..ketika sesuatu mulai menyeruak masuk kedalam bagian sensitifnya Vallery reflek menepuk Joni dan membuat Willy kesakitan.


"Akhhhh Vall apa yang kau lakukan..ashhh"


"Itu nakal masa Vall mau di coblos..kan Vall bukan kertas pemilu"


"Huhhh..sudah diam saja atau aku ikat kau agar Joni bisa bermain-main"


"Jangan di ikat nanti Vall nggak bisa mukul itu lagi kalau nakal"


Willy pasrah..dia tak bisa menahan lagi mau tak mau dia harus mencari cara agar Vallery tidak banyak tingkah ketika pencoblosan.


Sebuah ide muncul di otak cerdasnya..dia mengambil ponselnya dan menyalakan lagu kesukaan Vallery dari Aespa Black Mamba.


Willy menyalakan lagu itu dan benar saja Vallery langsung menyanyikan lagu itu.. kesempatan emas untuk Will melancarkan aksinya.


Musik di nyalakan Vallery menyanyi mengikuti nada lagunya.


I'm addicted kkeunimeopshi...Mareul georeojuneun naye eseupa...Ireon gyogam, neoye jonjaen nal..Dareun chaweoneuro ikkeureotji


Nan sesang jungshime...You're in the FLAT...Nae modeun Action...Eorin neoye himeul kiweo

__ADS_1


Neon eonjengabuteo SYNK out....Noijeugachi boyeo...Deo isang mot chatgesseo..Neol yuhokae samkin geon..Black Mamba


Ma Ma Ma Mamba


Woo oh-oh


Ma Ma Ma Mamba


Oh eh-o eh-o


Neon gwangyareul tteodolgo isseo..(Aya ya ya ya ya ya)...Naye bunshineul chatgo shipeo..(Aya ya ya ya ya ya)..Hey Ma Mamba


I hate Ma Ma Ma Mamba


Hate Ma Ma Ma Mamba


Dan ketika lagu itu mulai memasuki pertengahan Willy mulai mencoblos Vallery.. Vallery menjerit ketika merasakan sesuatu menerobos masuk kedalam dirinya.


"Hey..ma..mambaakhhh sakit Will..keluarin.." Vallery berteriak sekuat tenaga.


"Not now honey..tanggung"


Vallery hendak memukulnya lagi tapi segera di tahan oleh tangan Will dia tak mau Joni mengalami kekerasan.


Akhirnya Willy berhasil mencoblos Vallery walau banyak drama mengiringi..begini amat malam pertama sama perempuan rada miring bin telmi bin Lola.


Skip......


Paginya Vallery bangun..dia ingin pipis dia mencoba bangun tapi area intinya sakit..dia melongok tidak ada darah..dia raba tidak ada darah juga lalu kenapa bisa sakit.


Willy merasakan pergerakan di sebelahnya..dia bangun dan melihat ekspresi wajah Vallery yang sepertinya kebingungan.


Vallery melihat kesebelahnya..dia terkejut melihat Willy..dia segera mengambil bantal dan melemparkannya pada Willy.


"Kenapa kau ada di sini eh bukan kenapa Vallery ada di sini tidur denganmu..?"


"Hey kau tak ingat kita sudah menikah..astaga"


"Hah..iyakah..kenapa Vall lupa ya..?"


"Huhh sudahlah..kau kenapa seperti nya kebingungan"


"Ini itunya Vall sakit.. Vall lihat tidak ada darah lalu Vall pegang juga tidak ada darah Vall bingung kenapa bisa sakit..apa Willy tau kenapa..?" tanya Vallery dengan wajah polosnya.


Willy sudah tidak bisa menahan tawanya lagi.. seketika ruangan yang tadinya sepi menjadi riuh karena tawa Willy.


"Hahahaha..astaga Vall..hahaha.."


"Willy kenapa tertawa sih.. Vall tanya benar-benar loh"


"Hahahaha..aduh..aduh.. baiklah..hahah..huhhft"


Willy menetralkan tawanya dia mencoba tenang..sungguh sebenarnya Vallery makhluk planet mana sih..kenapa bisa dia jatuh cinta pada gadis ini.


"Vall..itu kamu sakit karena Joni mencoblos nya tadi malam..apa kau tak ingat..?"


"Joni..siapa itu joni..berani sekali mencoblos Vall..memang dia pikir Vall itu kertas pemilu apa di coblos"

__ADS_1


"Kau mau lihat Joni..?"


"Iya mau Willy..Vall mau bikin perhitungan dengan Joni"


"Baiklah.."


Willy menyibak selimutnya seketika senjata lunaknya terekspos.. Vall melotot melihat senjata lunak Willy.


"Willy itu apa..lucu sekali..Vall kok tidak punya Will"


"Ini Joni..dia yang mencoblos mu tadi malam..kau tak punya karena kau itu perempuan huhh"


"Oh jadi itu Joni..Hay Joni kenapa kamu nakal sama Vall.. Vall kan nggak ngapa-ngapain kamu..harusnya kamu nggak boleh nakal..nanti Vall tarik biar lepas mau.. kamu itu besar dan menakutkan tau"


Glek.....


Willy segera menutupinya dia takut karena Vall itu perempuan rada telmi dan lemot tapi bisa galak kalau sudah kesal dan dia tak mau kejadian tadi malam terulang lagi.


"Jangan nanti Joni menangis bagaimana..?"


"Apa bisa..?"


"Bisa..Joni tidak suka di pukul dan di tarik dia sukanya di elus-elus"


"Iyakah.. Vall mau coba elus-elus boleh..?"


"Tentu saja boleh.. ayo"


Willy begitu semangat karena Vall mau mengelus si Joni..kesempatan dalam kesempitan ini mah.. Willy merasakan Joni mulai di elus dengan lembut dan itu membuatnya merem melek.


"Ahh iya Vall terus begitu..iya.. seperti itu..ahh"


"Willy kenapa..ko merem melek gitu..?"


"Tidak apa-apa..hanya enak saja"


"Enak.. emang Willy makan apa.. Vall minta dong..?"


Kesal dengan si Lola Vallery.. Willy membungkam bibir Vallery dengan segera.. permainan lidahnya begitu membuat Vallery tak bisa berkutik.


Skip....


"By apa kau mau ke kantor..?"


"Iya baby..ada apa..?"


"Laura mau ikut tapi takut ngerepotin hubby"


"Tidak ada yang namanya merepotkan..ayo ganti baju aku tunggu..aku malah seneng baby.."


"Baiklah tunggu sebentar"


"Sure baby"


Lauara berganti pakaian..dia ingin ikut dengan Rey..dia bosan di rumah karena anaknya sudah diculik oleh Kanjeng-kanjeng.


Selesai dengan urusan pakaiannya..Laura keluar dan menghampiri Rey yang sedang duduk menunggu nya.

__ADS_1


"Ayo by Laura siap.."


__ADS_2