PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 23 #S2_Hanya Secuil Kotoran


__ADS_3

Saat ini Gio tengah duduk di bangku yang sudah di siapkan oleh anak buahnya di ruangan penyiksaan..nafasnya terengah-engah memburu..dia kelelahan..sehabis menyiksa 7 anak buah Amelly dan Ben.


"Huhhh..maiah ada berapa anak buahnya yang tersisa..?"


"Sekitar 3 bos"


"Huhh aku sangat lelah..kalian lanjutkan..untuk dua orang itu biarkan dulu karena itu bagianku nanti..mereka hanya secuil kotoran yang berani berkembang..kalian lanjutkan 3 orang itu aku akan pulang "


"Baik bos laksanakan"


"Hm"


Gio memilih pulang..dia benar-benar lelah setelah menyiksa 3 orang tadi.. kondisi tubuhnya memang sedang tidak fit tapi Gio memaksanya.


"Arick antarkan aku pulang..badanku lemas"


"Baik bos"


Arick membukakan pintu mobil untuk Gio..dia membiarkan bosnya itu istirahat..dia juga tau betapa lelahnya bosnya itu..dari kantor lalu ke markas untuk menyiksa para bedebah lalu pulang dan melanjutkan pekerjaannya dari rumah.


Arick sudah lama ikut Gio dia tau seberapa besar perjuangan Gio membangun usahanya dan juga menghandle usaha para kakek juga ayahnya.


"Bos kita sudah sampai"


"Hm.. terimakasih Arick.. beristirahat lah"


"Terimakasih bos..apa tidak perlu saya panggilkan dokter saja bos..?"


"Tidak perlu Arick..pulanglah sudah malam"


"Baiklah bos.. selamat malam"


"Bawa saja mobilnya..besok baru kau antarkan padaku lagi"


"Terimakasih bos"


Arick meninggalkan rumah keluarga Rey dan menuju apartemennya.. Gio masuk dan mendapati sang mommy tengah menunggu nya di ruang tamu.


"I'm home" ucap Gio lemas.


"Boy kau sudah pulang..kau kenapa boy..kenapa pucat sekali..kau sakit..by..hubby"


"Mom hey calm down..IM ok"


"No you not..kau bisa sampai sakit sebenarnya kenapa boy..astaga kau tau Mommy begitu khawatir padamu..?"

__ADS_1


"Ok Gio salah..maafkan Gio ya mom..tenang dulu"


Laura membawa Gio ke kamar putranya..dia menyeka tubuh Gio..betapa lelahnya anaknya itu..terlihat dari wajahnya yang begitu pucat.


"Baby what's wrong..?" tanya Rey ketika sudah masuk kedalam kamar putra nya.


"By Gio sakit..wajahnya begitu pucat..apa tidak sebaiknya kita bawa ke dokter saja..?"


Rey melirik ke arah Gio.. Gio menggelengkan kepalanya kecil..Rey tau Gio kelelahan karena apa..dia juga kasihan tapi tidak mungkin membawa nya ke dokter..anak itu sangat susah jika sudah berhubungan dengan yang namanya dokter.


"Sepertinya tidak usah baby..biarkan dia beristirahat sebentar nanti juga kembali sehat lagi iya kan boy..?"


"Iya mom..tenang lah.. Gio baik-baik saja"


"Baiklah..mommy mengalah kali ini tapi tidak untuk lain kali"


"Siap mom..thank you mom"


"Welcome son"


Gio beristirahat..kepalanya pusing juga badannya kedinginan Sial dia masuk angin sepertinya.. bagaimana ceritanya seorang Georgio Grey Wilson bisa masuk angin..oh no memalukan.


Skip>>>>>>>>


"Sayang kau kesini ya besok Gio sedang sakit sepertinya masuk angin karena kelelahan" ucap Laura pada calon mantu nya.


"Tidak apa-apa sayang..sudah dulu ya..aunty juga mau istirahat"


"Baik aunty.. terimakasih"


Sambungan telepon terputus Laura kembali ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya..sementara itu di rumah Samuel Alana tengah kalang kabut mendengar Gio sakit.


"Aduh gimana ini ka Gio sakit sebaiknya aku bawa sup aja kali ya besok..eh tapi kan katanya cuma masuk angin aja..huhh liat besok aja lah"


Alana kembali duduk di sisi ranjangnya..dia maiah kepikiran Gio..tidak pernah sekalipun Gio sakit tapi sekarang pria itu sakit wajarlah dia juga manusia.


Samuel dan Vanya saat ini tengah membahas mengenai Avril..Vanya sudah menceritakan semuanya pada Samuel..dia juga sudah memberitahu Samuel bahwa ibunya Avril ternyata mantan adik iparnya alias mantan istri Justin.


"Aku tak menyangka Amelly benar-benar tega memperalat anaknya sendiri demi tujuannya" ucap Samuel.


"Aku juga Sam..tapi mau bagaimana lagi..dia lebih memilih ibunya dari pada orang lain seperti kita..aku sudah menjelaskan pada nya tentang 25tahun yang lalu tapi dia masih kekeh menganggap kita yang salah " jelas Vanya.


"Sudahlah itu sudah menjadi jalannya..biarkan dia tennag dengan dendamnya yang salah di alam sana..aku tau Gio pasti sudah menghabisinya" tambah Samuel.


"Iya kau benar Sam..maafkan atas kesalahan keluargaku Sam..karena keluargaku kau menjadi kesulitan"

__ADS_1


"Sssttt apa yang kau katakan..aku takkan kesulitan apapun..kau adalah segalanya untukku Vanya..kau dan Alana adalah harta yang paling berharga untukku"


"Thanks Sam"


Samuel dan Vanya saling memeluk..mereka sudah menyerahkan semuanya pada Gio..mereka tau Gio pasti akan melakukan yang menurutnya benar..toh mereka pantas mendapatkan hasil dari perbuatannya.


Skip>>>>>


"Aku harus bertindak cepat..aku tidak mau perempuan sialan itu mendapat kebahagiaan sementara aku di sini harus melayani tua Bangka..jika bukan demi kaririku tidak akan Sudi aku melayaninya"


Carly bisa menjadi designer juga berkat menjuak diri pada direktur perusahaan yang menaungi nya..di akan melakukan segalanya asal bisa mencapai tujuannya yaitu menjafi designer terkenal.


"Georgio Grey Wilson..tunggulah sebentar lagi sayang aku akan mendapatkan mu dan akan aku singkirkan perempuan sialan itu untuk selamanya"


Carly menghubungi seseorang yang akan membantu melancarkan rencananya..ya seseorang yang sangat dekat dengan Alana yang menjadi pionnya.


Sambungan telepon terus berdering..sepertinya orang itu sedang sibuk baiklah akan dia tunggu hingga senggang..dia tidak sabar melihat kehancuran Alana.


"Sepertinya dia sedang sibuk baiklah aku akan menghubungi nya nanti.. Gio sayang tunggulah aku sebentar lagi"


Carly tidak rela Alana mendapatkan orang kaya sedangkan dirinya harus menjual diri agar bisa memenuhi semua kebutuhan nya termasuk membeli rancangan dari orang lain dan menjadikan miliknya.


"Pastikan tidak ada cacat..aku mau semua karyaku sempurna..kau sudah aku bayar mahal apa kau mengerti..?"


"Iya saya mengerti..akan saya usahakan"


"Bagus kau harus melakukan yang terbaik..aku tak menerima kekalahan atau penolakan..aku mau karyaku lah yang terbaik dari semua karya yang ada termasuk karya si perempuan sialan itu".


"Baik saya mengerti"


"Bagus"


Sambungan telepon terputus..Carly kembali merebahkan tubuhnya..dia sudah tenang karena sebentar lagi akan meluncur karya barunya.


"Tidak akan ku biarkan siapapun menyaingiku..akan ku hancurkan siapapun yang berani menyaingiku dalam segala hal"


Carly memilih tidur karena lelah setelah melayani tua Bangka yang menjafi batu loncatan nya selama ini..dia harus bertahan setidaknya sampai dia bisa mendapatkan Gio sebagai tamengnya kelak.


Carly tidak pernah sekalipun melakukan tes atau apapun itu untuk menjadi seorang designer..dia melakukan cara instan agar bisa menjadi seorang designer terkenal..dengan menjual diri dia bisa mendapat apa yang dia inginkan.


*


*


*

__ADS_1


MAAF SEMUA MUNGKIN UP-NYA RADA SIANG INI BADAN AUTHOR BENER-BENER LEMES JUGA IDUNGNYA MAMPET SEBELAH.. AUTHOR NGGAK BISA FOKUS NULIS KMDI TAMBAH KEPALA NYUT2N.


AUTHOR PASTI AKAN UP 3 BAB TAPI MUNGKIN SIANG ATAU SORE.. MOHON DI MENGERTI DAN TERIMAKASIH 😌😌.


__ADS_2