PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 75_Nyonya Rey Beraksi


__ADS_3

Setelah kejadian di ruangan Rey tadi..Rey memilih untuk pulang lebih awal. setelah menyelesaikan meetingnya bersama perusahaan X..dia sudah tak ada mood untuk kerja lagi.


Rey sampai di rumah pukul 3 sore..dia langsung membersihkan diri sebelum bertemu dengan ketiga anaknya juga keponakannya.


"Baby..kau sedang apa..?"


"Hanya merajut by..bagus tidak...?"


"Bagus sayang..cup"


"Apaan sih by..geli tau haha"


"Baby aku ingin.."


"Ini masih sore by..nanti malam saja bagaimana..?"


"Sekarang sayang"


"Baiklah..kunci dulu pintunya"


"Siap bos"


Rey mengunci pintu kamarnya..dia berbalik dan langsung menyerang Laura dengan sedikit kasar .dia benar-benar sedang bergai*ah.


"Ah by pelan-pelan sakit"


"Maaf baby..maaf"


"It's ok"


"I'll be slowly"


Rey bermain lebih pelan sedikit..ntah kenapa setiap kali dia bermain dengan Laura pasti tak bisa menahan gejolak rasa yang ada di dalam tubuhnya.


Satu jam permainan panas mereka telah usai..Rey benar-benar ganas..Laura terlihat kelelahan dan tertidur.


"Maaf baby aku terlalu kasar tadi"


Rey memilih mandi dan menemui ketiga anaknya..dia sudah rindu dengan anak-anaknya.. setelah selesai mandi Rey merapikan selimut yang menutupi tubuh Laura..


Sampailah Rey di kamar anak-anaknya..dia mendekati box bayi yang berisikan baby G dan yang lainnya ada si kembar yang tengh tertidur juga satu box bayi lainnya berisikan Savia anak Erick.


"Hey boy kenapa tidak tidur hm..?"


"Kau mau bermain dengan Dady..oke ayo ke taman kita lihat kupu-kupu"


Rey menggendong baby G menuju taman...dia ingin bersama baby G menikmati waktunya.


"Bagaimana boy indah tidak.. bunga-bunga ini momy yang menanamnya..kau terus jaga momy juga Kaka Gia ya bersama ka Gio...kami sayang kalian "


Rey meletakkan baby G di atas kasur yang sudah di siapkan pelayan tadi di gazebo taman.


Rey ikut berbaring dan bermain-main dengan baby G..kadang baby G berceloteh bahasa planet mars mungkin..Rey hanya terkekeh mendengar ocehannya.

__ADS_1


Tak terasa sudah semakin sore..Rey membawa baby G masuk untuk mandi..dia menyerahkan baby G pada suster nya.


Rey menuju kamarnya..dia melihat Laura sudah mandi..dia masih memakai bathrobe dan tengh duduk di atas kursi meja rias.


"Kau sudah bangun tapi tak mencariku..?"


"Laura mencarimu by tapi tidak ketemu jadi Laura mandi saja karena badan Laura benar-benar pegal"


"Oke maaf ya..lain kali lebih pelan biar nggak terlalu pegel"


**Keesokan Paginya**


Laura tengh bersiap untuk pergi ke kantor Rey..dia membawa makan siang untuk suaminya..Laura tidak memberitahu duku oada Rey..dia akan membuat kejutan.


Laura sampai di kantor Rey dan segera masuk kedalam ruangan suaminya..Rey sedang meeting penting jadi Laura menunggu di kamar pribadi di ruangan Rey.


"Sebaiknya Laura tunggu di sini dulu saja..biar kejutan"


Tak berapa lama Rey datang ddan kembali duduk di kursinya..dia tengh mengerjakan beberapa dokumen yang perlu segera di tanda tangani.


Lagi dan lagi Talia datang tak kenal lelah tak kenal takut..Rey begitu malas untuk meladeni perempuan itu.


"Hay Rey..kau tak makan siang dulu..ayo makan siang bersama aku sudah membawakan mu bekal dari rumah"


"Pergi"


"Rey bisakah sekali saja kau lebih lembut denganku..aku tidak akan menyerah semudah itu Rey..aku akan terus berjuang untuk mendapatkan hatimu"


Talia mendekati Rey..dia hendak menyentuh tangan Rey tapi tiba-tiba dari arah belakang rambutnya di tarik oleh seseorang.


"Berani sekali tangan kotormu mau menyentuh tangan suamiku..kau pikir kau siapa hah..?" Laura menjambak dengan sepenuh kekuatannya.


"Sialan...lepaskan aku..sakit arghhhh"


"In your dream bi*ch" jawab Laura dengan nada sedingin es batu.


Laura mengambil pisau lipat yang ada di laci meja Rey..Laura memotong rambut Talia serta merobek-robek pakaian Talia.. benar-benar di luar dugaan Talia benar-benar sudah seperti gembel saat ini.


Laura belum puas dia menyeret Talia ke kamar mandi..Laura mengguyur tubuh Talia dengan air panas dari shower..Laura benar-benar berbeda jika seperti ini..Rey membiarkan istrinya melakukan apapun yang dia mau..dia tak akan melarang maupun melerai.. rasakan lah amukan singa betinanya.


"Baby apa kau butuh bantuan..?"


"Ambilkan bedak gatal di tas Laura by..cepat"


"B..baik.. baiklah baby"


Rey mengambil bedak gatal yang sudah Laura siapkan sejak jauh-jauh hari jika ada kejadian seperti ini.


Rey tercengang melihat isi tas Laura.. gunting,bedak gatal,obat pencahar,obat agar sakit perut dan lainnya.


"Astaga istri ku benar-benar menyeramkan..aku harus lebih ekstra hati-hati"


"HUBBY..."

__ADS_1


"I..iya ..iya sayang ini"


Laura menerima bedak gatal itu dan menaburkan pada tubuh Talia.. setelah puas menghajar dan memberi pelajaran pada Talia..Laura berjalan mendekati Rey dan memeluknya posesif.


"Hubby panggil sekuriti..aku tak ingin dia ada di kamar pribadi kita..dan satu lagi sterilkan semua yang ada di dalam serta ganti semua dengan yang baru..kau mengerti hubby"


"I..iya sayang..iya"


"Bagus..ayo makan"


"Kau membawa makan siang untuk ku baby..?"


"Tentu saja by.. Laura khusus membuatnya untukmu"


"Baiklah suapi aku"


"Ok by"


Mereka makan dengan tenang dan dengan suasana romantis juga.. sementara Talia..dia sudah di arak keluar gedung..dia jadi bahan tertawaan karyawan Rey di kantor.


"Makannya jangan sok kecantikan..masih cantikan juga Bu bos kita..nyonya Rey "


"Aku kagum sama Bu bos ternyata bisa ganas juga ya..tapi bagus untuk menyingkirkan rumput liar yang mencoba tumbuh"


"Rasakan kau perempuan murahan..makannya cari yang lajang jangan suami orang ahahha"


Talia begitu malu dengan keadaannya yang seperti itu..dia akan membalas Laura lain kali.. benar-benar tidak bisa di biarkan.


Talia pergi dari kantor Rey..dia sementara tidak akan muncul dulu sampai kondisinya kembali seperti biasa.


Laura dan Rey pulang bersama..Rey memilih di antar supir karena dia ingin bermanja dengan Istri nya.


"Baby aku tak menyangka kau begitu hebat menghadapi perempuan itu..?"


"Mau tidak mau Laura harus melakukannya by..mana mungkin Laura hanya berdiam diri meratapi suaminya di pegang-pegang oleh perempuan lain.."


"Baby aku semakin mencintaimu"


"Nggak usah menggombal by"


"Aku serius baby"


"Hari ini sampai 7 hari kedepan libur tidak ada jatah buat si Jono"


"Apaaa.. maksud nya apa baby..?"


"Palang merah hadir by..jadi cuti seminggu dulu "


"Hah..kau bercanda kan..iya kan baby..?"


"IM serious"


"Oh tidak" jawab Rey frustasi.

__ADS_1


"Sabar by"


Rey lemas seketika..tujuannya pulang lebih awal adalah untuk melakukan olahraga tapi dia harus menerima kenyataan bahwa si Jono di liburkan selama satu Minggu kedepan..sabar ya Jono.


__ADS_2