PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 83_Masih Kecewa


__ADS_3

Setelah kepergian Laura dan Rey beserta cucunya mama Rey duduk termenung sendirian di ruang tamu memikirkan kebodohan nya yang hampir saja merusak rumah tangga anaknya sendiri.


"Kenapa aku bisa sebodoh ini..hiks..pasti mereka kecewa padaku saat ini..aku sendirian tidak ada yang menemaniku..suamiku bahkan tidur terpisah dengan ku..hiks..maafkan momy Rey laura.maafkan momy hiks"


Mama Rey begitu menyesal dengan kecerobohannya yang hampir membuat hancur rumah tangga anaknya..dia tidak tau harus berbuat apa sekarang..bertatap muka dengan anak,menantu dan suaminya bukan besannya saja tidak sanggup.


Mama Rey tidur di kamar tamu..dia menyadari bahwa memang mereka butuh waktu untuk menenangkan hatinya.


Keesokan paginya mama Rey menyiapkan sarapan untuk sang suami berharap suaminya itu sudah memaafkan nya.


"Pagi dad..ayo sarapan momy sudah memasak "


Papa Rey hanya melirik sekilas kemudian pergi meninggalkan rumah..dia mau menemui Rey dan mantu beserta cucu-cucunya.


Tanpa menghiraukan panggilan istrinya tuan Wilson pergi tanpa sepatah kata pun..mama Rey begitu sakit melihat perlakuan suaminya..dia sadar suaminya belum memaafkannya.


"Maafkan momy dad..maafkan momy"


Papa Rey sampai di rumah Jonathan..dia masuk dan mengetuk pintu rumah itu..tak berapa lama pintu terbuka..pelayan mempersilahkan tuan Wilson masuk dan mengantarkannya pada tuan Jonathan.


"Pagi Jo.." sapa tuan Wilson.


"Pagi juga Wil..ada apa pagi-pagi sudah kesini..?"


"Aku mau numpang sarapan hahaha"


"Haha..sudah kuduga..ayo "


Mereka menuju meja makan..di sana sudah ada mama Laura yang tengh menyiapkan makanan.. sementara vrey dan Laura masih di kamar menyiapkan ketiga anaknya.

__ADS_1


"Pagi Mariana..maaf merepotkan"


"Tidak apa Wil..duduklah.. sebentar aku panggilkan Laura dan Rey"


"Baiklah"


Nyonya Mariana memanggil Rey dan Laura beserta ketiga cucunya..pintu terbuka dan terlihatlah ketiga cucunya yang sudah siap dna rapih..betapa menggemaskan nya anak-anak ini.


"Rey ada papamu di luar.."


"Oh baiklah mom.. sebentar"


"Iya..sini Gia sama Oma"


Laura menyerahkan Gia pada mamanya..mamanya meninggalkan Rey dan Laura beserta kedua anaknya di kamar.


Tak berapa lama kemudian mereka menuju ruang makan..mereka di sambut oleh papa Rey...papa Rey langsung menyambar Gio dan menciumi wajah cucu tampannya.


"Sendiri saja dad..?" tanya Rey.


"Ya seperti yang kau lihat boy"


"Ok baiklah"


Laura hanya diam..dia tak berniat bertanya apapun..dia tak ingin membahas apapun.


"Ayo sarapan dulu.."


Mereka makan dengan tenang..sesekali Gio dan Gia berceloteh entah apa karena mereka menggunakan bahasa planet mars.

__ADS_1


Sementara baby G dia anteng-anteng saja di kursi khusus bayi yang ada di dekat Laura ..dia tengh asik memakan buahnya..di remas dan di bejek-bejek hingga tak terbentuk lagi.


"Sayang jangan di gituin buahnya..aishhh kamu ya.."


Laura melihat baby G memutilasi buah yang ada di hadapannya.. benar-benar berantakan.


Setelah selesai sarapan..Laura menyuapi baby G sementara itu Rey menyuapi si kembar..si kembar juga patuh ketika di suapi Rey..ya walau sesekali makanannya di sembur-sembur sih tapi tetap ada yang masuk.


Mereka semua telah selesai dengan sarapannya..Rey membawa ketiga anaknya ke taman yang sengaja di bangun oleh papa Laura jika suatu saat paa cucunya bermain-main di rumahnya.


"Gia mau kue ini..?" tanya Rey menawarkan kue pada Gia.


Gia mengambilnya..dia memakan kue itu..entahlah sudah menjadi apa kue itu di tangan anak perempuan Rey. sementara itu gio saat ini tengh berguling-guling kesana kemari tentunya di atas karpet yang sudah di gelar di atas rumput dan juga di beri penghalang Agara tidak kabur kemana-mana.


"Gio Dady sudah bilang jangan guling-guling boy nanti pusing kepalanya..aduhh anak ini "


Laura datang dan bergabung dengan suami dan anaknya..di susul papa Rey dan juga mama dan papanya.


Mari lupakan sejenak masalah yang ada..bagilah waktu dengan anak-anak yang masih sangat membutuhkan kita.


Laura masih kecewa dengan mama Rey tapi mau bagaimana pun juga dia tak bisa berlama-lama marah padaama Rey..jujur dalam hatinya dia juga merindukan sosok mama Rey.


"Laura..apa kamu masih marah dengan momy..?" tanya appa Rey yang duduk di sampingnya.


Laura menoleh ke arah papa Rey dan tersenyum.


"Tidak marah dad hanya kecewa saja..maaf "


"Ini buka. salahmu nak..biarkan Momy menyesali perbuatannya dulu..sesekali kita juga harus menyadarkan kesalahannya agar tidak terjerumus ke dalam masalah yang sama suatu saat nanti"

__ADS_1


"Kau benar dad.. terimakasih"


"Sama-sama sayang..Dady sayang pada kalian makannya Dady berbuat seperti ini"


__ADS_2