
Laura sampai di apartemen tuan Jonathan..dia memencet bel pintu apartemennya..tak lama pintu terbuka dan terlihatlah seorang wanita yang sudah tidak muda lagi namun masih cantik.
Ceklek........
"Laura.."
"Momy..hiks"
"Sayang kau kenapa hm..?"
"Laura sakit hati mom..Rey..Rey..jahat hiks"
Nyonya Mariana tidak tau apa masalah di antara anak dan menantunya itu hanya bisa menenangkan laura yang tengh tersedu-sedu karena tangisnya.
"Sudah-sudah ayo masuk..kasihan cucu momy"
Mereka masuk kedalam dan bertepatan dengan tuan Jonathan yang keluar dari kamarnya..dia menghampiri anak dan istrinya.. perhatian nya tertuju pada Laura yang terlihat kacau.
"Sayang kamu kenapa..?"
"Dady..hiks..hiks"
Tuan Jonathan melirik ke arah Istri nya sambil menepuk-nepuk punggung Laura yang bergetar karena tengah menangis.
Nyonya Mariana hanya mengedikkan bahu saja sebagai jawaban.
"Ayo duduk dulu..kamu kan lagi hamil..tidak baik berdiri terlalu lama sayang".
__ADS_1
Mereka duduk di ruang tamu..nyonya Mariana membuatkan teh hangat untuk Laura..sedangkan tuan Jonathan menenangkan Laura.
*
*
Tuan Wilson dan istrinya sekarang tengh berada di dalam pesawat pribadi nya..mereka langsung terbang ke negara A setwlah Laura menghubungi mereka dan mengatakan bahwa Rey mempunyai teman dekat seorang wanita.
"Anakmu itu kenap sih selalu saja membuat menantuku sedih..lihat sekarang dia bukan punya teman dekat seorang wanita..astaga aku tidak pernah mendidik nya seperti itu..huh..untung anak sendiri kalau bukan sudah habis aku buat perkedel terongnya"
Sepanjang perjalanan udara mama Rey terus-terusan ngedumel dan menggerutu Rey..papa Rey hanya bisa diam jika tidak habislah dia kena damprat sang istri.
Setelah menempuh perjalanan udara kurang lebih 2 sampai 3 jam kini mereka sudah sampai di negara A..mereka bergegas menuju rumah Rey..mama Rey sudah tidak sabar ingin menghajar anaknya yang kurang ajar itu.
Mereka telah sampai di rumah Rey..mereka masuk kedalam dan sbiasa di sambut oleh pelayan Rey dan juga tukang kebun yang merangkap sebagai penjaga gerbang.
"Ada nyonya..biar saya panggilkan"
"Baiklah"
Pelayan itu menuju kamar Rey dan memanggilnya..Rey membuka pintu dengan wajah yang amburadul..pelayan itu mengatakan bahwa orang tuanya berada di bawah dan tengh menunggunya.
Rey berubah pias seketika saat mendengar sang momy juga dady-nya ada di sini..habislah kau kali ini Rey..mana istriku ntah kemana.
"Baiklah bi.. terimakasih"
Rey turun ke bawah dan di sambut tatapan horor dari keduanya..Rey merinding melihat tatapan mereka..dia berusaha tenang dan tidak gerogi apalagi gemetaran.
__ADS_1
"Momy..Dady..kalian kok nggak bilang-bilang"
"Anak kurang ajar.."
Bugh.....
Tas mama Rey melayang mengenai wajah Rey..Rey meringis ketika bagian tas yang keras itu menyentuh dahinya dan menyebabkan kemerahan di dahi Rey.
"Mom..momy apaan sih.. tiba-tiba menghajar Rey ada apa..?"
"Masih tanya ada apa hah..kau apakan menantuku..berapa banyak selingkuhan mu di luaran sana..kalau kau tidak bisa membahagiakan istri mu ingat ini Rey...momy akan bawa Laura pergi sejauh mungkin dari mu..bahkan Mony akan mencarikan lelaki lain untuknya "
"Mom..ini slaah paham mom.. kejadian nya nggak seperti itu"
"Rey..Dady mau tanya sama kamu..waktu Laura tanya wanita itu siapa..kau menjawab apa..?"ucap papa Rey dengan tatapan mengintimidasi.
"Rey...Rey..huhh..Rey waktu itu masih terkejut dad..jadi Rey bengong aja nggak denger Laura ngomong..maaf dad mom"
"Kau tau sekarang salahmu dimana..maka tanggung sendiri akibat dari kebodohan mu itu"
"Dad..Rey bener-bener nggak ada hubungan apa-apa sama wanita itu..dia cuma klien Rey...dan kerjasama kita juga udah Rey batalin juga perusahaannya udah Rey bikin bangkrut..Rey kesel dan matah sama dia karena nya Rey dan Laura jadi cek Cok"
"Momy nggak peduli sama kamu ya..momy cuma kasihan sama Laura..apa kamu bebasin Laura aja Rey..momy nggak mau dia sama laki-laki macam kamu yang bisanya cuma nyakitin hati istrinya aja"
"Mom..Rey berani sumpah Rey nggak denger waktu Laura tanya sama Rey..Rey baru nyadar ketika Laura udah pergi dari kantor Rey"
Rey begitu frustasi..dia tidak ingin kehilangan istrinya..dia cinta mati dengan Laura..mana sebentar lagi Laura akan melahirkan..huh.. bagaimana ini.
__ADS_1