PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 67_Tanda-Tanda Depresi


__ADS_3

Setelah kejadian Gia di cubit Alya..Laura semakin terpuruk..dulu dokter pernah bilang jangan sampai membuat Laura kembali merasakan tekanan atau mempunyai rasa bersalah mendalami..jika sampai terjadi maka kemungkinannya Laura akan mengalami depresi kembali.


Rey berusaha yang terbaik untuk menghibur Laura..Laura kembali menunjukan tanda-tanda depresi Rey khawatir sekali melihat Laura seperti itu..dia takut Laura akan menyakiti anak dalam kandungannya.


"Baby..kau mau makan apa..?"


"......."


"Laura sayang..dengarkan aku..ini bukan kesalahan mu sayang..jangan seperti ini baby..kumohon sadarlah La"


"........." Menatap kosong jendela kamarnya.


Sudah 2 hari Laura seperti ini..Rey akan membawanya ke dokter yang dulu menangani Laura..dia akan berkonsultasi pada dokter itu karena ini belum terlalu jauh..jadi masih ada harapan untuk Laura terhindar dari depresi nya.


*


*


*


Di rumah Erick..Nila dan Erick tengh bersiap-siap untuk menuju ke kediaman Rey..Rey tadi menelfon bahwa Laura kondisinya drop karena suatu hal..mereka tak mau berlama-lama dan segera meluncur ke rumah Rey.


"Sayang sudah semua..?"


"Sudah yank..ayo berangkat"


"Baiklah"


Erick dan Nila berangkat ke rumah Rey..tak berapa lama mereka tiba di kediaman Rey.. Nila langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk.


"Sayang pelan-pelan jangan seperti itu..ingat baby"


Seketika Nila baru ingat bahwa dia bukan sendiri lagi dia membawa satu nyawa di perutnya.


"Maaf yank..aku lupa saking khawatir nya"


"Ya sudah ayo masuk pelan-pelan saja"


"Iya"


Mereka sudah masuk kedalam rumah dan menanyakan keberadaan Laura pada sang pelayan.


"Baiklah bi terimakasih"


"Sama-sama tuan"


Erick dan Nila menuju kamar si kembar dulu..mereka ingin melihat kondisi Gia..mereka sampai dan segera masuk ke dalam..Nila dan Erick terkejut melihat paha Gia yang bengkak..kampret banget si Alya itu.


"Astaga..ya ampun Gia hiks..kenapa jadi seperti ini mom..?"


"Momy yang salah..hiks..jika momy tidak membiarkan wanita itu datang maka kejadian seperti ini tidak akan terjadi hiks..."


Nila memeluk mama Rey..dia juga tak tau apa yang sebenarnya terjadi di sini..di tambah dengan keadaan Laura yang tengh drop.


"Sudah mom tidak usah menyalahkan diri sendiri..semua sudah terjadi dan tak bisa di hindari lagi kan..jadikan pelajaran berharga setelah ini"

__ADS_1


"Kamu benar sayang..momy tidak akan melakukan kesalahan lagi kedepannya..cukup Gia jadi korbannya"


Di saat mereka tengh mengobrol di bawah tiba-tiba Laura menangis dan menjerit histeris memanggil anaknya.


Rey mendengar suara Laura dia segera berlari dan menghampiri Laura yang tengh terduduk di lantai sambil meraung histeris.


"Baby..hey sadar sayang jangan seperti ini..Laura dengarkan aku sayang hey "


Rey memeluk Laura erat..Laura masih menjerit histeris memanggil anaknya yang telah tiada dulu.


"ANAKKU... HUHUHUUUHHUU..ANAKKUUUUU..MAAFAIN MOMY NAK HUUUUHUUUHHUU"


Rey sakit melihat istrinya seperti ini..apa yang harus dia lakukan supaya Laura kwmbaki seperti dulu.


Nila dan Erick beserta mama dan papa Rey menghampiri kamar Rey..mereka khawatir karena mendengar Laura menjerit..saat sudah sampai mereka di buat terkejut melihat Laura seprti itu.


"Laura..sayang..maafin momy nak hiks"


"Sudah mom..jangan seperti ini " papa Rey menenangkan istrinya yang juga sedih melihat keadaan Laura seperti dulu.


Mereka memilih meninggalkan kamar Rey dan Laura..mereka membiarkan Rey menenangkan Laura dulu..memberikan ruang agar Rey dan Laura bisa lebih leluasa.


Di kantor polisi......


"Pak lepasin saya..saya nggka bersalah..lepasin saya.."


Polisi yang berjaga mah bodo amat mereka lebih takut jika di tuntut keluarga Wilson daripada di pecat.


"Diamlah nona"


"Sial.. bagaimana ini..belum apa-apa sudah kalah duluan..bodoh kau Alya"


Alya merutuki kebodohannya sendiri karena memang itu tindakan paling bodoh sejak kejadian tempo dulu.


Keluarga Alya sudah berada di kantor polisi..mereka langsung terbang ketika mendengar putrinya mendekam di dalam jeruji besi..mereka tentu saja khawatir tapi juga bertanya-tanya apa yang anaknya buat hingga dia mendekam di penjara.


"Alya kenapa kamu bisa ada di sini..apa yang kau lakukan sebenarnya..?"


"Dad..keluarkan Alya dari sini dad..Alya nggak tahan..hiks"


"Jawab Dady dulu..apa yang kau lakukan sehingga bisa menjadi tahanan"


"Alya nggak sengaja bikin anak ka Rey nangis istrinya ka Rey nuduh Alya mencubit anaknya..ka Rey marah dan menjebloskan Alya ke oenjara dad..hiks..keluarkan Alya dad" jawab Alya berbohong.


Tuan Glen langsung naik pitam..hanya maslaha salah paham sampai anaknya mendekam di penjara.. benar-benar tidak punya hati.


"Kau tenang sja sayang Dady akan bicara pada Wilson..Dady akan keluarkan kamu dari sini bersabarlah"


"Benarkah dad..jangan lama-lama"


"Baiklah sayang hari ini juga Dady akan ke rumah Rey"


Tuan Glen pergi dan menuju kediaman Rey..dia akan buat perhitungan dengan Rey beraninya dia menyakiti putrinya.


Sampailah tuan Glen di kediaman Rey..dia masuk dan di sambut pelayan..pelayan mempersilahkan nya duduk dan pelayan itu memanggilkan tuannya.

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian tuan Wilson datang dan menyapa iparnya..tuan Wilson sebenarnya enggan menemui manusia satu itu tapi demi menghargai istrinya dia berusaha santai saja.


"Glen apa kabar..ada urusan apa kau kemari..?"


"Tidak usah bertele-tele Wil..apa maksudmu menjebloskan anakku ke penjara..hanya karena salah paham saja kalian sampai memenjarakan Alya.. benar-benar tidak punya hati".


Tuan Wilson hanya tertawa mendengar ocehan Glen..


"Sudah mengoceh nya..apa masih ada lagi..?"


"Jelaskan Wil jangan menguji kesabaran ku..dulu memang aku dan keluargaku salah..tapi kau jangan seenaknya membalaskan dendam mu dengan cara seperti ini"


"Hahaha..kau mengira ini masalah salah paham saja Glen..anakmu berkata seperti itu padamu kan..dan kau dengan bodoh nya percaya begitu saja..huhh benar-benar bodoh"


"Apa maksudmu..?"


"Kau yakin ingin tau kenyataan nya.. baiklah asal setelah ini kau tak kan berani lagi muncul atau menganggap ku dan keluarga ku adalah saudaramu..setelah kau melihat sesuatu yang akan ku tunjukan berjanjilah kau tak ikut campur dalam hal ini akrena yang kau lawan adalah Rey bukan aku..Rey sekarang tak seperti Rey yang dulu..dia tak kenal ampun..tak memandang laki-laki atau perempuan tua atau muda jika sudah mengusik keluarganya maka Rey tak akan mengampuni pendosa itu"


Papa Rey mengambil ponsel nya dan memutar rekaman dimana Alya datang ke kamar si kembar dan mendekati box si kembar kemudian tanpa aba-aba dia mencubit Gia hingga menangis kencang..


Alya bahkan tidak terlihat berempati sedikitpun dengan Gia..dia malah mengumpat bahkan membentak Gia..dan Alya juga berkata bahwa hanya dia yang pantas untuk mendampingi Rey.


Sampai akhirnya Laura masuk kemudian menampar Alya..dan kejadian selanjutnya hingga selesai.


"Bagaimana Glen apa kau masih ingin menyalahkan keluargaku..?"


Tuan Glen hanya diam dan menunduk malu.. bagaimana bisa dia tertipu oleh anaknya.. benar-benar memalukan.. bisa-bisanya dia berbuat kejam seperti ini terhadap bayi.


"Maafkan aku Wil..aku tidak tau kejadiannya..sungguh aku minta maaf atas nama keluarga ku"


"Sudah ku maafkan tapi ingat jangan pernah kau ikut campur dalam urusan ini.. lebih baik kau pergi sebelum Rey melihat kedatangan mu"


"Baiklah aku pergi..aku janji tidak akan pernah mencampuri urusan kalian lagi..biarkanlah Alya mempertanggung jawabkan kesalahannya.. aku minta maaf sekali lagi..permisi Wil"


"Ya"


Tuan Glen pergi dari kediaman Rey..papa Rey masuk ke kamar lagi..dia samar-samar masih mendengar teriakan Laura.. benar-benar dia kasihan dengan menantu nya itu.


"Laura cepatlah pulih nak..jangan seperti ini lagi..Dady harap kau segera sembuh"


*


*


*


Tuan Glen kembali ke kantor polisi dan menemui Alya lagi..wajah tuan Glen begitu suram..dia murka pada anak angkatnya.


"Dady bagaimana..apakah Dady sudah berbicara pada paman dan bibi juga ka Rey..?"


Plak..........


"Anak kurang ajar kau..tidak tau diri..tidak punya otak.. bagaimana kau bisa begitu kejamnya oada anak bayi hah..dimana otakmu itu Alya..kau Dady kukiahkan di universitas termahal di Jepang tapi IQ mu benar-benar nol..menyesal aku mengangkat kau menjadi anggota keluarga ku"


Alya terperangah mendengar ucapan ayah angkatnya itu..dia tak menyangka bahwa ayah angkatnya akan Setega ini dan semarah ini..berarti dia sudah benar-benar kehilangan kesempatan untuk keluar dari penjara..tamatlah riwayat mu Alya.

__ADS_1


__ADS_2