PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 69_Pulau H


__ADS_3

Erick dan Nila mendapatkan kabar bahwa Rey dan Laura pergi ke pulau H..mereka awalnya ingi marah namun ketika sudah di jelaskan yang sebenarnya maka mereka memahami kepergian Rey yang dadakan.


"Kalian sebaiknya tinggal di sini saja sampai Rey kembali.. bagaimana..?" tanya mama Rey pada Erick dan Nila.


Erick dan Nila tampak berfikir sebentar lalu mengangguk setuju..toh bisa sekalian membantu menjaga si kembar.


"Baiklah mom..kami setuju"


"Bagus..kalian pilih saja kamar kalian sendiri..Nila kamu istirahat saja bumil tidak boleh terlalu lelah" ucap mama Laura.


"Tidak apa mom.. Nila tidak lelah..Nila ingin bermain dengan si kembar bolehkah..?"


"Tentu saja boleh sayang..Erick temani lah istrimu"


"Baiklah mom..ayo sayang"


*


*


*


Rey dan Laura telah sampai di pulau H..pulau pribadi Rey..dia segera turun dari helikopter nya..Rey membantu Laura turun.. ekspresi Laura masih sama.. tatapannya masih kosong.


"Baby kita sudah sampai..lihatlah banyak bunga di sini kau pasti suka sayang".


"....."


"Ayo masuk di sini dingin..kita istirahat dulu..kau pasti lelah"


Mereka masuk kedalam Vila..Rey menuntun Laura dengan hati-hati..dia masih terus berusaha membuat Laura merespon setiap ucapan bahkan sentuhan nya.


Rey menggenggam tangan Laura lembut..dia kecup dan usap punggung tangan Laura..Rey sesekali membuat lawakan yang benar-benar garing di dengar telinga.


Rey beristirahat dengan Laura..dia memeluk Laura dengan erat..dia usap perut Laura yang sudah lebih terlihat membesar.


Hari berganti bulan..tak terasa Rey dan Laura sudah 5 bulan di pulau H..selama di sana Laura juga mulai menunjukkan respon kecil berupa anggukan dan gelengan kepala.


Usia kehamilan Laura sudah 8bulan..semakin mendekati persalinan..Rey memutuskan untuk melakukan operasi cecar pada Laura..dia tak ingin Laura kenapa-kenapa..di saat kondisi Laura seprti ini tidak memungkinkan bagi Laura untuk melahirkan secara normal.


Rey dan Laura sudah di rumah sakit pribadi ya yang ada di pulau H juga tak jauh dari vila ynag dia tempati..Rey begitu matang dalam mempersiapkan segala nya bagi kedua orang tercinta nya yaitu Laura dan anak mereka.


"Baby anak kita kana lahir sebentar lagi..kau yang kuat ya..aku akan selalu di sampingmu"

__ADS_1


Laura mengangguk kecil dan itu membuat Rey benar-benar bahagia..setidaknya istrinya sudah ada kemajuan kecil dan itu semakin baik bagi kondisinya.


Oeprasi sudah selesai di lakukan..anak Rey dan Laura kali ini laki-laki..begitu tampan sepertinya..Rey menciumi seluruh wajah anaknya..walau kondisi Laura belum memungkinkan tapi dia bisa bahagia setidaknya kehadiran anaknya akan membuat Laura semakin membaik.


"Sayang Dady.. welcome to the world son.."


"Namamu sekarang Gian Grey Wilson..selalu lindungi momy dan Kaka Gia ya son bersama Kaka Gio"


Rey meletakkan Gian di box bayi yang ada di ruangan khusus Laura.


Rey mencium Laura..dia berterimakasih kepada Laura karena sudah melahirkan anak yang begitu tampan sepertinya.


"Baby terimakasih ya sudah memberikan Gian untukku..aku mencintaimu Laura.. segeralah sembuh sayang..kau tak ingin bermain dengan Gian..dia mencarimu sayang"


Laura tersadar dari obat biusnya..dia menatap sekelilingnya..kemudian mencari Rey..dia sudah terbiasa di temani Rey ketika tidak melihat Rey Laura menangis.


Rey masuk ke kamar Laura dan mendapati istrinya tengh menangis..dia peluk Laura dan menenangkannya.


"Hey kau kenapa..maaf tadi aku ke kamar Gian..dia tadi rewel jadi aku meminta sus untuk menjaganya sebentar..maafkan aku baby"


"By.." panggil Laura lirih dan masih bisa di dengar Rey.


Rey rasanya membeku di tempat..apakah dia salah dengar..apakah Rey tengh bermimpi..apakah ini nyata..Laura memanggilnya benarkah..?


"Baby..kau memanggilku..?"


"Iya..by..anak kita mana"


Rey tak menjawab dia memeluk erat Laura..dia tak menyangka bahwa Laura akan sembuh dengan kehadiran Gian.. terimakasih tuhan terimaskaih sudah mengembalikan istrinya.


"Ini..ini bukan mimpi kan baby..kau..kau benar-benar sudah sembuh sayang..benarkah..?"


"Iya hubby..maafkan Laura by..maafkan Laura"


"Ssstt..ini bukan kesalahan mu sayang..ini takdir.. sebentar aku bawakan Gian dulu..kau pasti rindukan..?"


Rey membawa Gian ke kamar Laura..dia angkat dan berikan pada Laura..rasanya begitu bahagia dan senang.. akhirnya penantiannya selama 5 bulan terbayar lunas dengan kesembuhan Laura.


"Gian..anak momy..maaf ya nak momy jahat padamu..maafkan momy hiks"


"Baby sudah jangan seperti ini..Gian tidak suka melihatnya..dia lapar ingin makan.."


"Kau benar by.."

__ADS_1


Laura juga merasakan dadanya sakit..dia menyusui Gian..Gian begitu rakus seperti Gio..air susu Laura samoai tumpah-tumpah di mulut kecilnya.


"Hey boy jangan cepet-cepet Dady tidak akan memintanya..pelan saja nak"


"Astaga by..persis seperti Gio..rakus nya"


"Iya baby..kau benar..mereka memang benar-benar anakku"


Rey menemani Laura menyusui Gian..dia tak ada hasrat untuk cemburu melihat squisy kesayangannya di lahap anaknya..saat ini Rey tengh di berikan limpahan kebahagiaan luar biasa.


*


*


*


Mama Rey mendapat kabar bahwa Laura kondisinya sudah pulih..mereka yang ada di rumah begitu bahagia.. akhirnya tidak sia-sia pengobatan yang Rey lakukan.


"Momy bagaia dad.. akhirnya Laura sembuh.." ucap mama Rey pada suaminya ynag tengh bermain dengan Gio.


"Iya mom..Dady juga bahagia dan senang..tidak sia-sia perjuangan anak kita"


"Kau benar dad..biarkan Laura sembuh total dulu..walau momy begitu rindu..tapi momy tidak mau egois lagi"


"Sudah tidak usah di bahas lagi..Laura sudah sembuh dan biarkan mereka melakukan pemulihan total duku sampai waktunya mereka kwmbaki ke sini lagi"


Begitu juga dengan mama Laura dan papa Laura..mereka juga ikut senang dan bahagia karena akhirnya anaknya bisa sembuh lagi..semoga setelah ini tiada lagi cobaan yang datang menerpa rumah tangga Rey dan Laura..


"Dad..momy tidak sedang mimpi kan..benarkah ini dad..?"


"Kau tidak sedang mimpi sayang..ini nyata Lauren sudah sembuh"


"Syukurlah dad momy bahagia sekali"


"Sama-sama sayang..akupun begitu di tambah kita dapat bonus cucu laki-laki lagi"


"Iya dad..momy tidak sabar bertemu mereka.."


"Sabar sebentar lagi sampai Laura benar-benar pulih"


"Ya kau benar dad"


Mereka bersyukur akhirnya Laura kembali seperti sedia kala..begitu juga dengan Erick dan Nila..mereka turut bahagia mendengar kabar itu.

__ADS_1


Erick menggantikan posisi Rey sementara sampai Rey kembali..dia tak masalah toh semua demi kebaikan bersama.. Nila juga tidak keberatan jika Erick harus bekerja ekstra..


__ADS_2