
Rey sedari tadi gelisah karena istrinya belum juga kembali dari toilet..apakah jarak toilet sangat jauh sehingga Laura selama ini belum juga kembali.
"Haruskah aku menyusul nya..tapi itukan toilet perempuan Rey..nanti di kira penguntit lagi"gumam Rey sembari melirik arah toilet.
Akhirnya Rey hanya duduk diam sambil sesekali melirik arah toilet.. benar-benar cemas..tak berapa lama Laura datang dengan gaya yang begitu anggun dan berkelas.
"Hubby"
Rey menoleh ke arah suara..dia mwluhat istrinya baik-baik saja.. syukurlah Rey takut jika ada yang mencelakakan istrinya.
"Kenapa lama sekali sih..jauh kah toiletnya hingga selama ini hm..?".
"Maaf by tadi ada sedikit masalah di toilet..jadi jangan marah ya..?"
"Huh.. baiklah ayo pualng lagian acaranya sudah selesai hanya tinggal pidato dan itu membuatku pusing tujuh keliling.
"Baiklah by..ayo"
Laura dan Rey berpamitan pada Mr Samuel..dia pulang lebih dulu karena ingin di manja oleh istri nya yang begitu menggoda imannya sedari tadi.
Tak berapa lama Rey sampai di sebuah gedung yang jelas bukan rumah karena rumah Rey bukan gedung berlantai banyak.
"By kenapa ke hotel..?"
"Sudah ayo masuk saja.."
"Baiklah"
Laura hanya menurut saja..dia belum paham dengan tujuan Rey membawanya ke hotel daripada pulang ke rumah.
Rey membuka pintu kamar yang sudah dia pesan..dia memesan kamar presidential suite room..karena agar lebih luas dan leluasa..ranjangnya juga lebih besar dari kamar biasa.
"Ayo masuk"
"Iya"
"By sebenarnya mau apa sih..?"
"Aku mau kita menikmati waktu berdua duku tanpa anak-anak untuk 2 hari kedepan..aku sudah bilang oada kanjeng momy dan mereka setuju saja"
Laura hanya bisa pasrah dia sekarang tau alasan suami nya membawanya kemari.
"Laura mandi duku by.."
"Bersama".
"Baiklah"
Dan mereka pun melakukan mandi bersama dengan di tambah plush-plush nya.
"By Laura capek..nanti lagi ya..kan masih banyak waktu"pinta Laura dengan wajah memelas.
Rey menatap Laura kasihan..dia terlalu hyper pada Laura..lihatlah Istri nya tidak ada tenaga saat ini.
"Baiklah.. istirahatlah "
"Terimakasih hubby".
Laura terlelap karena lelah..Rey membersihkan diri lagi kemudian dia memesan makanan untuk nya dan Laura..malam ini Rey akan mengajarkan pada Laura cara meminum wine.. Laura tidak pernah merasakan wine atau apalah itu.. dia hanya meminum minuman yang wajar untuk di minum saja.
"Sudah waktunya untuk mengajarkan banyak hal pada Laura.."
Rey selesai dengan acara mandinya..dia duduk di samping istrinya sambil mengecek laporan dari Erick lewat ponselnya.
__ADS_1
Dia juga mengatakan untuk bercuti 2 hari kedepan bersama Laura..mereka ingin menghabiskan waktu hanya berdua saja.
*
*
Di tempat lain perempuan yang tadi cekcok dengan Laura kini tengh mengamuk dan membanting semua barang yang ada di kamar nya.
"Arghhh sialan..wanita kurang ajar..arghhhh"
Dia masih tidak terima karena di kalahkan oleh wanita kampungan seperti Laura..dia bertekad untuk membalaskan rasa malunya pada Laura.
Keesokan harinya wanita yang bernama Marsya itu mendatangi kediaman Rey dan mengaku tengh mengandung anak Rey tentu saja dengan semua bukti palsu.
"Nyonya hiks..maafkan saya..saat ini saya tengh mengandung anak Rey..saya juga tidak tau pasti tapi ketika saya bangun dan mendapati seorang pria berada di samping saya tengh tertidur dan pria itu adalah Rey anak kalian..saya harus bagaimana nyonya hiks"
Mama Rey menatap tak percaya pada wanita di hadapannya..dia meminta bukti-bukti yang bisa meyakinkan bahwa Rey anaknya telah berbuat tak senonoh dengan wanita lain dan menghianati cinta Laura.
"Kapan kejadian itu..?"
"Sekitar 2bulan yang lalu nyonya"
"Baiklah kau tunggu di sini biar aku menghubungi Rey"
Mama Rey menghubungi Rey untuk segera pulang..dia kalut dengan perkataan perempuan tadi.
"Halo Rey..cepat pulang dan jangan banyak tanya"
Sambungan telepon terputus..mama Rey kembali duduk di hadapan wanita itu dan masih dengan tatapan tajam
"Tunggu sebentar lagi Rey akan pulang"
Tak berapa lama kemudian mobil Rey dan Laura sampai di pekarangan rumah nya,Rey masuk dan melihat mamanya bersama seorang wanita..dia bahkan tidak mengenalnya.
"Ada apa mom..?" Tanya Rey mengacuhkan keberadaan Marsya.
"Baik mom..permisi"
Laura menuju kamar si kembar..dia penasaran tapi juga tak bisa membantah perintah orang yang lebih tua.
Di ruang tamu...
"Katakan mom..ada apa..?"
"Kau harus menikahi wanita itu Rey"
Duarrrrr........
Bak di sambar gluduk tubuh Rey terlonjak menegang mendengar penuturan mamanya.
"Apa maksudmu mom..?"
"Kau harus menikahi wanita ini karena kau sudah berbuat tak senonoh dengannya dan menghasilkan buah dari perbuatan kalian.."
Rey paham sekarang..dia segera meminta Erick mengirimkan kegiatannya kemana saja dan dengan siapa saja dia pergi.
"Jika momy percaya dengan mulut wanita ular ini maka jawaban Rey adalah TIDAK AKAN"
"Bagi Rey hanya Laura yang mampu dan pantas mendapat kesempatan untuk menjadi pendamping Rey..dan asal momy tau Rey bahkan tidak mengenal wanita itu..bertemu saja tidak pernah apalagi sampai menghamilinya..cih..najis bagi Rey"
"Apa momy tidak bisa berpikir panjang lagi mencerna setiap perkataan nya dan faktanya..Rey ini anak momy bukan orang lain..dan apakah momy tega menyakiti Laura yang sudah setia mendampingi Rey dari Rey buta dan lumpuh hingga bisa seperti sekarang ini..Laura yang berkorban untuk kepentingan Rey dan juga keluarga Wilson mom..Rey kecewa sama Momy.."
Rey menuju kamarnya..dia berganti pakaian kemudian mencari dady-nya untuk membahas tentang masalah ini.
__ADS_1
"Dad..are you there..?"
"Ada apa son..masuklah"jawab papa Rey.
Rey masuk ke kamar Dady nya..dia duduk di sebelah Dady nya.
"Ada apa son..katakanlah.."
"Huhhh..momy.."
"Kenapa..?"
"Momy meminta Rey untuk menikahi wanita lain yang mengaku tengah mengandung anak Rey..Rey bahkan tidak pernah bertatap muka dengan wanita itu..Rey kecewa dengan sikap momy dad.. bagaimana jika Laura mendengar nya...Rey tidak ingin Laura meninggalkan Rey dad"
Tuan Wilson tampak marah dengan sang istri..dia bangkit dan meninggalkan Rey tanpa sepatah kata pun.
Tuan Wilson menemui istrinya yang masih bersama dengan wanita yang mengaku hamil anak Rey.
"Ada apa ini..kau siapa..ada urusan apa ke sini..?"
"Saya..saya hanya meminta pertanggung jawaban anak anda tuan..saat ini saya tengh mengandung anak Rey"
"Cih ..kau kira bisa membodohi ku begitu..aku lebih mengenal putraku daripada orang lain..bahkan ibu kandungnya tidak benar-benar mengerti anaknya.. mengecewakan"
"Dad.."
"Diam kau ..Dady kecewa padamu..Dady tidak pernah menyangka jika kau bisa langsung percaya begitu saja tanpa membuktikan kebenaran nya terlebih dahulu..bodoh kau"
"Semua buktinya ada dad..mana mungkin kita membiarkan aib keluarga wilson tersebar..mengertilah dad"
Papa Rey hendak menjawab tapi sudah di sela Laura dan sedari tadi mendengar pembicaraan mereka.
"Momy pilih Laura atau wanita itu.."
Tiba-tiba Laura datang dengan membawa satu koper dan juga ketiga anaknya beserta suster nya.
Mama Rey dan papa Rey kaget melihat Laura seperti ini..apakah sejak tadi Laura sudah mendengar semuanya.
"Laura..sayang..jangan begini nak..jangan buat momy semakin pusing"
"Baiklah..laura pamit dan surat cerai akan segera sampai di sini dalam 2 hari..maaf sudah merepotkan kalian..dad..mom..Laura dan anak-anak pamit.. terimakasih sudah membiarkan Laura masuk kedalam Keluarga Wilson"
"Laura..nak jangan seperti ini nak..momy tidak mungkin membiarkan keluarga kita hancur nak..jangan menambah masalah lagi Laura"
"Mom Laura hanya memberikan dua pilihan tapi momy benar-benar tidak bisa memilih maka dari itu Laura mengalah..Laura tidak ingin di madu mom..lebih baik Laura pergi jauh dari sini daripada harus di madu oleh wanita yang hanya memanfaatkan kesempatan"
Di saat Laura dan kefiga anaknya juga sang suster hendak mencapai pintu keluar tiba-tiba suara Rey menghentikan langkah mereka.
"LAURA BERHENTI" Rey berlari menyusul Laura kemudian mendekap erat tubuh istrinya.
Laura menoleh dan tersenyum melihat suaminya ..jujur Laura percaya pada Rey bahwa dia tidak akan pernah melakukan hal bodoh seperti ini..tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena mama Rey lebih memilih menutupi aib yang bahkan bukan aib keluarga Wilson sendiri.
"Baby kau jangan bercanda sayang ..jangan seperti ini baby..kau tak percaya padaku hm..kau mau meninggalkanku sayang..?"
"Hubby..Laura memilih mengalah saja..Laura tidak ingin momy malu dan Laura tidak ingin hubby durhaka kepada orang tua hubby"
"Sudah cukup ..aku tidak akan pernah mau menikahi wanita yang bahkan tidak aku kenal sama sekali..dalam hidupku hanya ada satu nama yaitu kamu sayang Laura"
"Laura juga seperti itu by tapi maaf Laura tidak bisa bersama hubby lagi..hubby menurut lah dengan perkataan momy..Laura ikhlas"
"Tidak syang..tidak akan Pernah sekalipun dalam hidupku untuk menghianati cinta kita"
"Biarin Laura pergi by...Laura akan menjaga anak-anak dengan baik.. menurut lah dengan momy"
__ADS_1
"Tidak syang"
Sementara papa Rey melihat anak dan menantunya..dia bahkan tidak pernah memikirkan akan terjadi huru hara seperti ini pada rumah tangga anaknya..dia begitu marah dengan istrinya yang bodoh..harukah dia juga keluar dari rumah ini.