
Keluarga besar Wilson dan Richard menuju negara M untuk menjadi wali nikah Bastian dan juga Arny..mereka berangkat menggunakan jet pribadi Rey.
"Baby istirahatlah..kau pasti lelah"
"Terimakasih by.. anak-anak bagaimana by..?"
"Anak-anak aman..mereka bersama para suster dan juga Kanjeng-kanjeng"
"Baiklah"
Laura menyenderkan kepalanya di bahu Rey..dia ingin tidur lelah..tadi dia bangun pagi sekali untuk menyiapkan ketiga anaknya dan juga keperluan para bocil juga Rey beserta dirinya.
Para suster mengurus ketiga bocil itu sementara Laura menyiapkan segala kebutuhan keluarga kecilnya.. alhasil Laura kelelahan..dia mengantuk sekali.
Berbeda dengan Vallery dan Willy..Vallery asik sendiri dengan para bocil.. Willy merasa di telantarkan oleh sang istri memilih untuk tidur saja itung-itung buang kesal.
"Gia kamu lucu banget sih..kan aunty jadi gemes"
"Onty nonono.. Gia endak suka" jawab Gia sambil menatap kesal Vallery.
Bagaimana tidak kesal coba..pipi Gia di unyel-unyel seperti squisy..bahkan pipi Gia sampai merah di buatnya..sungguh Gia ingin sekali menjambak aunty nya tapi dia tidak bisa karena tinggi mereka terlampau jauh.
"Ihhh sini cium aunty dulu"
"Nonono onty"
"Hishhh bocah ini.. baiklah "
Vallery memilih kembali ke kursinya..dia melihat Willy sedang tidur..seperti ya suaminya itu kesal dengannya.
"Wah suamiku tidur..hahaha maaf ya Will Will tadi Vall tinggal"
Vallery duduk dan menyenderkan kepalanya di dada Willy..dia suka dada Willy.. empuk.
Vall ikut memejamkan matanya karena perjalanan masih lumayan juga..dia tiba-tiba lapar..perutnya minta di isi..entahlah akhir-akhir ini dia sering lapar padahal makanan selalu full di rumah.
"Will Will Vall laper..bangun ihhh"
Willy terpaksa membuka matanya..dia melihat Vallery berkaca-kaca matanya..dia heran..ada apa dengan istri lolanya.
"Kau kenapa Vall..?"
"Vall laper Will..pesenin makanan"
"Huhh aku kira ada apa.. baiklah sebentar"
Willy memesan makanan untuk Vallery..dia tau porsi makan Vallery akhir-akhir ini bertambah..dia heran tapi juga senang karena sejak menikah Vall jadi doyan makan.
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian pesanan siap..Vall memakannya dengan lahap..setelah habis tiba-tiba Vall mengantuk..dia menyenderkan kepalanya di sandaran kursi..dia langsung tidur.
"Astaga istri ku memang super anehnya..habis makan langsung tidur..enak banget hidupmu babe"
Willy menyingkirkan piring kotor nya..dia mengubah posisi tidur Vallery..dia tak mau Vallery sakit lehernya.
"Nah begini kan jadi kelihatan kalem meski hanya sebentar..i love you Vallery"
Skip.....
.Bastian tengah menanti kedatangan keluarga Wilson dan Richard..dia tak sabar ingin bertemu mereka.
Arny hanya menatap jengah Bastian..apa Bastian tidak tau jika perjalanan dari negara X ke negara M itu lumayan memakan waktu..astaga biarkan saja Bastian menunggu hingga tumbuh ekor.
"Kenapa mereka belum sampai ya ..?"
"Bas mereka itu naik pesawat bukan teleportasi..sabar lah sebaiknya kau duduk dulu"
"Haha aku lupa..benar katamu sayang"
Bastian memilih duduk..mereka mengobrol mengenai persiapan pernikahan yang bisa di bilang mewah..Bastian benar-benar melakukan apapun yang dia mau di hari bersejarah nya.
"Persiapan nya sudah hampir selesai sayang..aku tak sabar menunggu hari itu"
"Kau tak sabar menunggu hari itu atau menunggu yang lain..?"
"Iya terimakasih sudah menjagaku..kau yang terbaik"
Waktu terus berlalu..sorepun tiba . Keluarga Wilson dan keluarga Richard telah sampai di bandara..Bastian sebenarnya ingin menjemput mereka tapi di larang oleh mama Laura.. alhasil dia meminta supirnya untuk menjemput mereka.
"Bibi..paman..apa kabar..?" sapa Bastian saat Keluarga besar itu sampai di rumahnya.
"Kami baik Bas..kau sendiri bagaimana..?" balas mama Laura sambil memeluk Bastian.
"Aku juga baik bibi..astaga aku rindu ekali dengan kalian.."
Mereka masuk setelah berkenalan dengan Arny juga..mereka menyukai Arny.. gadis itu baik..ramah dan sopan..dengan mudah Keluarga besar Bastian menerimanya.
Mereka masuk ke kamar masing-masing..Bastian sudah menyiapkan segala nya..dia benar-benar tidak tanggung-tanggung untuk melayani Keluarga besarnya.
Bastian membayar chef untuk memasak di rumahnya..dia ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga besarnya.
Skip.......
Hari berganti hari ini adalah hari yang di nanti Bastian dan Arny..mereka akan mengucapkan janji suci di depan para tamu yang hadir.
Bastian menunggu Arny di atas altar..dia berdiri dengan gagah memakai setelan jas putih yang nampak menawan di badannya.
__ADS_1
Rey dan Erick beserta Willy juga menjadi pendamping Bastian..mereka sudah seperti saudara saja..para wanita juga begitu..Laura,Nila,dan Vallery menjadi pengantar Arny.
"Kau cantik sekali Arny..semoga kebahagiaan selalu meliputi kalian"ucap Laura sambil memeluk adik sepupunya.
"Terimakasih ka..aku bahagia memiliki keluaga seperti kalian"
"Kau harus bahagia..sudah cukup penderitaan yang kau rasakan Arny..di keluarga besar kami tidak ada ayng boleh menderita ataupun sedih..kau mengerti..?" timpal Nila menambahi.
"Ka Arny nanti jangan lupa cerita ke Vallery ya tentang malam pertamanya.."
Ketiga wanita itu sontak melihat ke arah Vallery..astaga mulut Vallery minta di garuk.. bisa-bisanya dia bicara sefrontal itu tanpa di filter.
"Sudah jangan dengarkan kata Vallery..dia memang begitu..ayo calonmu sudah menunggu"
Para wanita keluar mengantar Arny ke atas altar untuk bertemu dengan Bastian..semua mata tertuju iada keempat wanita itu.
Rey melihat Laura begitu canti seakan-akan ingin berlari dan membungkus istrinya agar tidak di tatap oleh para laki-laki.
Erick juga sama..dia tak rela Nila di tatap seperti itu oleh para laki-laki..dia ingin sekali menyembunyikan istrinya itu di dalam gentong besar agar tidak di lihat orang lagi.
Hak yang sama juga terjadi pada Willy..dia menatap Vallery begitu cantik.. rasanya auranya berbeda..entahlah ada sesuatu yang memancar dari diri Vallery.
"Istriku cantik sekali"
"Lebih cantik istriku ka"
"Lihatlah aura Vallery berbeda dengan istri kalian"
Rey dan Erick langsung menggeplak kepala Willy..mereka tak terima para isyri mereka di bandingkan dengan si Lola Vallery.
"Enak saja..istriku jauh lebih normal dari istrimu"
"Istriku juga..jika tidak tertular virus Vallery maka dia sangat normal"
"Huhh sudahlah..aku kalah jika bicara kenormalan"
"Hahahahah" Eri k dan Rey tertawa puas.
Acara pun lancar tanpa halangan..Bastian dan Arny sudah sah menjadi suami istri..para tamu undangan memberi selamat pada kedua mempelai itu..begitu juga dengan Rey, Erick,dan Willy beserta istri .
"Selamat atas pernikahan kalian" ucap Rey dengan gaya cool nya.
"Selamat atas status baru kalian..langgeng selalu" tambah Erick sedikit memberi tepukan pada bahu Bastian.
"Selamat" Willy hanya mengucapkan kalimat itu dengan wajah yang minta di garuk.
Semua orang berbahagia..keluarga besar Bastian juga bahagia dengan pernikahan Bastian dan Arny..mereka berharap semoga kebahagiaan tidak pernah meninggalkan keluaga mereka.
__ADS_1