PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 10 #S2_Rencana Avril dan Remon


__ADS_3

Seminggu sudah keluaga besar Rey berkumpul di rumah utama Keluarga Wilson..dia senang akhirnya bisa berkumpul lagi dengan adik angkatnya.


"By nanti siang Laura, Nila, Vallery, Vanya dan Arny mau ke pusat perbelanjaa..boleh ya by..?"


"Huhh..iya boleh baby..tapi bawa penjaga ya..aku tak mau kamu kenapa-kenapa hm..?"


"Iya by.. terserah hubby mana baiknya aja"


"Terimakasih sudah mengerti dan paham dengan kekhawatiran ku baby..kau memang yang terbaik"


"Kita kan sehati by..kita sudah lama hidup bersama..jadi Laura tau dan paham dengan tujuan hubby"


"Baiklah..kalian hati-hati ya nanti..?"


"Iya by"


Laura dan Rey kembali melanjutkan permainan mereka..walau usia tak lagi muda tapi jiwa juang enak-enak tidak pernah menurun..beberapa kali Rey bermain dengan Laura dan beberapa kali juga yang namanya encok dan pegal-pegal selalu menyerangnya..maklum usia tidak bisa membohongi.


Skip>>>>>>>>


"Bagaimana dengan rencana kita Remon..?"


"Semua sudah selesai..target akan menuju pusat perbelanjaan nanti siang..kita bisa Beraksi setelah mereka dalam perjalanan pulang"


"Bagus..aku tidak sabar ingin menghancurkan mereka"


Sebenarnya Avril tidak tau permasalahan yang menimpa keluarga nya secara mendetail..dia hanya tau jika daddynya di bunuh oleh Samuel dan ibunya tidak menceritakan mengapa bisa sampai suaminya terbunuh begitu.


Ibunya hanya menceritakan bahwa Samuel menyiksa dady-nya hingga tewas dan mayatnya tidak bisa di temukan.. sebenarnya ibunya ingin menceritakan bahwa keluaga Wilson juga turut andil dalam permasalahan ini tapi dia tak memiliki keberanian untuk itu.


Dia tau seberapa kejamnya seorang Reyhan Jade Wilson di masa itu..dia tak mau kalau dirinya malah mati konyol karena membuat ulah pada keluarga Wilson.


Alhasil dia hanya menceritakan bahwa keluaga Samuel lah yang telah membunuh ayah Avril.. Avril begitu marah dengan. keluarga Samuel..dia juga keponakan Samuel tapi tidak pernah sekalipun dia menganggap bahwa dirinya adalah bagian dari keluarga itu.


Skip>>>>>>>


"Bersiaplah target sebentar lagi akan muncul.."


"Persiapkan anak buahmu Remon"

__ADS_1


"Semuanya sudah beres sayang..kita hanya tinggal menunggu hasilnya saja"


Remon dan Avril menunggu di tempat yang sudah mereka siapkan untuk penyekapan dan penyiksaan targetnya.


Laura and the geng sudah selesai dengan urusan shopping nya..mereka baru selesai makan juga..para pengawal yang Rey siapkan membawa belanjaan emak-emak itu.


"Bagaimana rasanya.. menyenangkan kan..?".


"Iya menyenangkan..lain kali nyalon bersama juga yuk..tapi di bayarin istri big bos ya hehe" ucap Vallery tanpa sungkan.


"Kau ini mintanya yang gratis terus..suamimu sudah bangkrut kah..?" ucap Nila yang kadang gemas melihat vallery tidak berubah sekalipun.


"Hahaha Will Will ku tidak bangkrut hanya saja mumpung masih ada istri big bos jadi nanggung sekalian saja iya kan ka Laura"


"Hahah terserah kalian aja..udah yuk pulang udah rada sore" ajak Laura pada gengnya.


Akhirnya mereka emak-emak rasa remaja memilih pulang ke rumah karena mereka tau para suami pasti sudah menunggu kedatangan mereka dengan wajah yang di lipat seoerti kertas origami.


Di saat mobil yang di tumpangi Laura,Vanya,dan Nila bergerak dan di susul oleh mobil yang di tumpangi oleh Vallery dan Arny di belakangnya.. tiba-tiba di tengah jalan mobil mereka di hadang oleh w mobil Van yang merintang di tengah jalan yang akan mereka lewati.


"Siapa mereka ka.. kenapa mereka menghalangi jalan kita.…?"


Semuanya tertegun mendengar umlatan dari mulut Laura.. seperti nya kali ini Laura benar-benar sudah berubah.


Vanya dan Nila hanya menurut saja..mereka menghubungi suami dan Gio..satu kali tidak tersambung dua kali masih sama.. seperti orang yang mereka hubungi tengah sibuk atau ponselnya tertinggal di kamar.


"Ka tidak ada jawaban.. bagaimana ini..?"


"Huhh apapun yang terjadi jangan keluar..kita hanya perlu di dalam sampai bantuan datang..pak tolong hubungi supir di belakang untuk meminta bantuan"


"Sudah nyonya.."


"Laura bagaimana ini mana ank buah Rey sudah pulang untuk mengantar belanjaan kita..aduh kalau tau begini lebih baik kita suruh mereka menunggu kita saja"


"Huhhh coba ponsel mu Nila aku mau menghubungi Rey"


Laura menghubungi Rey dengan ponsel Nila..berdering tak lama kemudian telepon di angkat oleh Rey.


"Ada apa Nila..?"

__ADS_1


"By tolong kami by..ini Laura by..kami di hadang oleh dua mobil Van dan orang-orang itu mulai menghancurkan mobil kita by cepaarkhhhh..lepaskan "


Rey mendengar suara Istri nya..tangannya terkepal..tanpa pikir panjang Rey berlari keluar dan menghubungi Gio beserta para suami yang lain.


Rey sampai di lokasi tempat kejadian..Rey dapat melihat mobil yang di tumpangi istrinya rusak parah sedang kan mobil di belakangnya tidak terlalu..Rey mencari Laura tapi tidak menemukannya.


Tak lama Gio dan Sean sampai di lokasi kebetulan mereka sedang di dekat lokasi karena ada meeting penting dengan klien..sayangnya ponsel Gio dan Sean sama-sama di silent jadi mereka tidak tau ada telepon masuk.


"Dad apa yang terjadi..?"


"Mommy kalian di culik"


"What's...sialan..siapa yang berani melakukan ini dad..katakan oada Gio dad"


"Kau tenang dulu boy..Daddy juga sedang mencari tau"


"Apa Daddy bilang..hah..Daddy menyuruh Gio tenang sedangkan mommy entah bagaimana keadaannya..apa Daddy sayang pada mommy..atau Daddy senang jika mommy tiada haah"


Plak.......


Satu tamparan mendarat mulus di pipi Gio..Rey benar-benar geram mendengar kata-kata Gio..tidak taukah anaknya jika saat ini separuh nyawanya telah kosong..dia juga khawatir dan begitu mencemaskan keadaan Laura tapi mau bagaimana lagi dia tak mau menambah beban pikiran lainnya.


"Kau pikir Daddy tidak khawatir pada mommy hah..Daddy sangat khawatir pada mommy Daddy hampir mati jika tiada mommy di sisi Daddy..Daddy juga tengah berusaha untuk mencari keberadaan mommy dan pelakunya..Daddy sangat khawatir dan cemas Gio tapi Daddy bisa apa..Daddy tidak bisa berbuat apapun selain berusaha menemukan keberadaan mommy..kau tau Gio mommy adalah separuh nyawa Daddy jika mommy sakit maka Daddy juga sakit sama seperti kalian yang menyayanginya Daddy jauh dan lebih menyayangi mommy sebelum kalian lahir"


Gio terdiam..dia salah sudah meragukan daddynya..dai terbawa emosi hingga dia tak bisa mengontrol dirinya sendiri..mommynya adalah segalanya untuknya.


"Maafin Gio dad.. Gio kelepasan.. Gio hanya khawatir dengan mommy"


"Sudahlah..lain kali kontrol emosimu..semua orang sedang panik mencari keberadaan mommy kalian"


Rey dan Gio berpelukan.. sementara para suami yang lain baru sampai di lokasi karena macet yang melanda jalan mereka.


"Rey bagaimana dengan istri-istri kita..?" tanya Samuel.


"Mereka di culik Sam..aku terlambat"


"Astaga..huhh.. baiklah kita bisa mencari keberadaan mereka dengan melacak lokasi nya lewat cincin pernikahan istri ku"


"Baiklah lakuakn segera..aku ingin segera melenyapkan bedebah itu"

__ADS_1


Gio juga yang lainnya melakukan hal yang sama..mereka melacak setiap cctv di jalan yang Mommy nya lewati.. Gio bersumpah akan membuat kematian yang menyakitkan untuk mereka jika sampai terjadi sesuatu pada Mommy nya.


__ADS_2