
Di kamar Laura tengah berbaring lemah.. tubuh nya lemas..dia tak ada tenaga lagi untuk sekedar bangun.
Laura sebenarnya kasian dengan sang suami yang mendapat ultimatum dari para Kanjeng-kanjeng..tapi apalah daya dia juga kesal dengan sang suami yang tiada hentinya menggempur nya tanpa henti.
"Iya mom maafin Rey..nggak lagi-lagi deh..nanti Rey bikin jadwal deh biar Jono dapet service "
Para Kanjeng-kanjeng geram mereka mengambil bantal sofa dan melemparkannya pada Rey.. bisa-bisanya di saat seperti ini Rey masih mikirin jadwal jatah.
Bugh....
Bugh.....
"Aw..mom kenapa Rey malah di lempar bantal..tega bener deh"
Rey berpura-pura mengaduh kesakitan agar di kasihani dan segera di bebaskan dari sidak dadakannya.
"Anak nakal kau masih sempat-sempatnya mikirin jatah si perkutut mu daripada kesehatan menantuku hah..sudah biar momy Carikan suami baru untuk Laura" ucap mama Rey.
"Whattt..no mom..tidak akan pernah terjadi drama suami baru..suami Laura hanya satu yaitu Rey dan tidak akan ada yang lain titik no debat" tentang Rey yang tak terima sang mama ingin mencarikan suami baru untuk Laura.
Sementara mama Laura dan para Dady hanya melihat tontonan di depannya..sangat menghibur jika anak dan ibu sudah seprti kucing dan tikus.
"Sudah..sudah..tadi dokter sudah memeriksa Laura kan lebih baik kau Rey jangan terlalu agresif dengan Laura kasihanilah..ada masanya kau juga di layani tapi ada masanya juga kau harus menahan diri..jika sudah begini kau juga kan yang tersiksa" lerai dady Wil yang sudah tidak tahan dengan perdebatan konyol ibu dan anak di depannya.
"Benar kata Dady Wil Rey.. sebaiknya mulailah menahan diri dari sekarang..Dady tidak mau anak Dady kenapa-kenapa.." timpal Dady Jo.
"Baikl Rey mengerti..sabar ya Jono kau harus bisa mengendalikan diri..aku sudah bilang jangan terlalu sering tapi kau malah ngeyel begini kan jadinya" ucap Rey seakan-akan si jonolah biang keroknya.
Sedangkan yang lainnya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol Rey..biarkan saja tapi kasihan Laura mempunyai suami stres seperti Rey.
Skip....
Nila dan Erick saat ini tengah berada di kantor..ya Erick membawa Nila dan kedua anaknya ke kantor karena tak ingin ikut serta dalam mengultimatum Kaka angkatnya Rey.
"Yank apa Sean dan Via sudah tidur..?"
"Sudah yank..kau mau makan sekarang atau nanti..?"
"Sekarang saja mumpung dua bocah itu sudah terlelap"
"Baiklah"
Nila mulai menyiapkan makanan yang dia bawa dari rumah tadi pagi.. Nila sebenarnya kasihan pada Laura yang tengah sakit akibat kelakuan si Jono..tapi nila tidak bisa berbuat apa-apa selain menyemangati Laura agar sabar dalam menghadapi betapa hyper nya si kakak iparnya.
__ADS_1
Makanan telah tertata rapi di atas meja.. Nila mengambil makanan itu kemudian menyuapkan pada Erick..Erick senang mendapat perlakuan seperti itu dari Nila.
"Hmm..enak yank..kamu yang masak ya..?"
"Iya..tadi pagi aku masak sekaligus buat bubur buat ka Laura..kasihan"
"Hahah..udah nggak apa-apa..toh udah dapet ultimatum dari para Kanjeng-kanjeng Mommy..biar kapok si ka Rey"
"Iya juga sih tapi tetep aja kasihan ka Laura..kamu jangan kaya ka Rey ya yank..kalau nggak aku poton si Jojon biar gak nakal" ancaman dari Nila benar-benar membuat bulu kuduk Erick meremang.
"Nggak lah sayang janji..aku juga nggak mau kamu kenapa-kenapa..ka Rey emang hypernya nggak ketulungan jadi kaya gitu"
"Ya udah lanjut makan lagi kenapa malah menggosip sih"
"Kan kamu yang mulai dulu yank"
"Enak aja"
"Eh..ya udah aku yang salah"
"Bagus"
"Huh"
Skip.....
Rey saat ini tengah di kamar terduduk dengan raut wajah pasrah..dua sudah di wanti-wanti oleh para Kanjeng-kanjeng Mommy agar tidak kebablasan.
"By.." panggil Laura lirih.
Rey belum sadar dari alam pasrahnya..dia masih merenungi setiap kata yang terucap dari para Kanjeng-kanjeng.
"Hubby"
R y masih diam dengan raut wajah pasrahnya seakan tak mendengar panggilan Laura..Laura kesal dia mengambil bantal dan melemparkannya pada Rey.
Rey kaget dan reflek mendongak..dia mengelus dada dia pikir apa ternyata dia yang salah telah melamun.. lihatlah wajah istrimu Rey seperti setrikaan baru di panaskan.
"Baby..maaf sayang..ada apa hm..?"
Laura diam..dia mau balas dendam..tadi dia di cueki sekarang gantian lah.
Rey tau pasti ini akan terjadi..dia sudah mempunyai trick agar bisa membujuk istri yang tengah merajuk.
__ADS_1
Rey mulai mencium seluruh wajah Laura dan dia usap-usap tengkuk Laura dan itu sukses membuat Laura tertawa.
"Hahaha..sudah by..hahahha"
"Makannya jangan ngambek..maaf tadi aku melamun..ada apa hm..?"
Setelah selesai menggelitik Rey mengecup singkat bibir Laura tanpa ada hasrat.
"Kamu kenapa by ko melamun..?"
"Nggak kenapa-kenapa baby..tadi aku kena semprot sama para Kanjeng-kanjeng Mommy"
"Hahah..kan emang salah kamu by..makannya jangan terlalu hyper"
"Huhh kamu yang bikin aku hyper baby..salahkan tubuhmu yang bikin Jono selalu on "
"Sudah lebih baik hubby belajar mengendalikan nafsu hubby..Laura bukannya melarang hubby tapi ini demi kebaikan bersama..hubby juga kan yang rugi sendiri kalau Laura sakit..?"
"Iya baby..maaf..aku salah..makannya cepet sembuh..aku nggak bisa lihat kamu sakit kaya gini"
Laura tersenyum mendengar rengekan Rey..suaminya itu sudah seperti anak kecil yang minta kinder Joy di minimarket saja kalau sedang begini.
Rey mendusel di pelukan Laura..dia mencari kehangatan dalam dekapan Laura..dia sebenarnya sudah sadar siapa yang salah dalam hal ini.
"Ini semua salahku Jono..kalau kamu nggak selalu menyerang Laura pasti dia nggak akan sakit kaya gini..kamu emang minta di kerok ya Jon.." batin Rey melemparkan kesalahannya pada si Jono terong berurat yang tak tau apa-apa.
Kasihan si Jono jadi kambing hitam π.
Sedangkan para Kanjeng-kanjeng setelah mengultimatum Rey mereka ke kamar si kembar dan baby G..mereka tak pernah bosan bermain dengan para bocah gembul itu.
"Halo cucu Oma..sini cantik sama Oma kakamu emang gitu jutek kaya dadymu" ucap mama Rey.
"Hahaha jangan gitu jeng nanti Gio marah" bela mama Laura sambil mengelus kepala Gio.
Mereka bermain dengan ceria sesekali Gio juga tertawa mendengar dan melihat Tingkah konyol Oma nya.
Maaf semuanya mungkin uonya rada telat karena anak author lagi sakit.. author juga lagi pilek nggak enak rasanya.
Tapi walau agak siang nanti author sempetin up walau satu bab satu bab dulu.
Doakan author moga cepet sembuh juga doakan anak author moga nggak rewel lagi.
Maaf dan terimakasih
__ADS_1
πππ