
Seminggu setelah kejadian di ruangan Rey..Talia sudah pulih sepenuhnya..dia berjuang keras untuk berusaha kembali seperti semula.
"Akhirnya waktunya pembalasan dariku Laura sialan..tunggu sebentar lagi..Talia akan datang dan membalas mu dengan lebih dari yang kau lakukan padaku"
Talia sudah memiliki rencana untuk membalas perlakuan Laura padanya..dia tak terima karena di perlakukan seperti itu oleh istri Rey.
*
*
Sementara itu Laura dan Rey juga Erick dan Nila saat ini tengah bermain bersama anak-anak nya di taman belakang.
"Astaga Gio sayang jangan gitu nak..ishhh by anakmu Persia seperti mu" celetuk Laura yang melihat Gio merebut buah yang tengh Gia pegang kemudian dia suapkan pada Gia..belum sempat Gia menggigit buah itu gio menariknya kembali hingga Gia menangis di buatnya.
Rey dan yang lainnya tertawa juga kasian pada Gia.. kenapa Gio begitu usil pada adiknya.
"Hey boy jangan usil dengan adikmu kenapa..kasian dia boy.."
Gio mah bodo amat..dia mlengos merangkak mendekati Laura dan melirik Rey seakan mengejeknya.
Rey yang melihat itu benar-benar takjub di buatnya..anak nya sendiri bahkan meledeknya.. benar-benar anaknya tuan Reyhan Jade Wilson yang sebenarnya.
"Gio sayang si i main sama aunty..nanti aunty kasih permen mau nggak..?"
Gio tak bergeming benar-benar manja sekali dia pada Laura..Rey gemas melihat kemanjaan gio oada istrinya..Rey mengambil gio dan menggelitik nya hingga terbahak-bahak.
"Ayo terus aja ngledek Dady..rasakan sekarang Dady gelitikin sampai ngompol kamu ya.."
Gio terbahak akibat ulah Rey..gio menggeliat kesana kemari menghindari gelitikan dady-nya tapi apalah daya dia hanya anak kecil.
"By sudah nanti nangis loh malam-malam juga kalau momy tau kau bisa di hajar habis-habisan" Laura memperingati Rey.
"Tidak apa baby.. sekali-kali harus di beri pelajaran kecil iya kan boy ayo tertawa lagi "
"REY KAU APAKAN CUCUKU ANAK NAKAL"
Teriakan yang sangat familiar di telinga Rey..ya mama Rey si Kanjeng momy berteriak karena mwluhat cucu kesayangan nya di kerjai oleh Rey.
Mama Rey mendekati Rey kemudian dia jewer dan di tabok pantatnya hingga Rey menjerit-jerit minta ampun.
"Mom sudah..akhhh sakit mom..aw.ampun mom ampun"
Yang lain hanya tertawa melihat Rey di hajar oleh Kanjeng momy..biarkan saja toh Laura sudah memperingatkan sebelumnya tapi namanya Rey bandel dan bebal.
Malam pun tiba..semua bocil sudah pada tidur kini giliran para suami yang minta di manja para istri..namun berbeda dengan Rey dia masih harus bersabar 2 atau 3 hari lagi agar bisa di manja Laura.
"Baby sudah selesai palang merah nya..?"
"Sabar by 2 hari lagi bersih"
"Huhhh.. baiklah tapi seperti biasa kan baby "
"Baiklah by..apa anak-anak sudah tidur..?"
__ADS_1
"Sudah"
"Hah..?"
"Kenap..?"
"Tidak biasanya "
"Hehe"
Laura sekarang mengerti kenapa anaknya tidur secepat ini..ternyata ulah si dady-nya.
"Baby..."
"Ya by"
"Mau"
"Baiklah"
"Asikkkk"
Dan mereka melakukan aktivitas panasnya tanpa penyatuan..Rey juga puas walau dengan tangan cantik istri nya si Jono bisa tetap puas..sungguh istri nya itu serba bisa.
Keesokan paginya Rey dan Erick berangkat menuju kantor seperti biasa..hari ini para iatri mereka akan datang ke kantor untuk menemani makan siang.
Laura menitipkan si kembar pada para Kanjeng-kanjeng Mommy..begitu juga dengan Nila dia menitipkan Savia pada suster nya bersama baby G.
"Mom Laura dan Nila ke kantor Rey dulu ya..titip si kembar dan baby G ya mom dad"
"Baiklah mom kami berangkat ya "
"Iya sayang kalian hati-hati ya"
"Ok mom"
Laura dan Nila berangkat di antar supir pribadi Rey..sepanjang jalan menuju kantor Rey Laura tampak gelisah karena sedari keluar dari rumah mobil mereka di ikuti oleh sebuah mobil Van hitam.
"Ka kamu kenapa sih ko gelisah gitu..?"
"Kita di ikuti Nila..pak lebih cepat ya tapi tetep hati-hati"
"Baik nyonya..akan saya pastikaan anda berdua selamat sampai tujuan"
"Iya pak tetep waspada"
Beberapa kali mobil yang di tumpangi Laura di tabrak dari belakang dan itu membuat Laura dan Nila menjerit.
Nila sudah menghubungi Erick namun tidak ada jawaban.. sepertinya mereka tengah rapat..Laura juga sama dia menghubungi Rey dan hasilnya smaa no answer..mereka hanya bisa pasrah dan berharap semoga tidak terjadi apapun.
Mobil yang di tumpangi Laura dan Nila menabrak pembatas jalan dan mengakibatkan sang supir tak sadarkan diri seketika karena benturan pada dashboard depan setir..sementara Laura dan Nila mereka hanya terbentur kaca pintu samping dan mengakibatkan kepala bagian samping Laura mengeluarkan darah sedangkan Nila dia hanya terbentur bagian jokn belakang kursi samping pengemudi.
"Aw..sshh..ka ..ka Laura nggak papa kan..?"
__ADS_1
"Sshh..akkhh..sakit "
Nila tampak panik karena kepala samping Laura mengeluarkan darah sementara sang supir kondisinya juga lumayan parah karena sampai tak sadarkan diri.
Nila mencoba menghubungi Erick lagi tapi sepertinya mereka masih sibuk..sementara itu oara orang yang menabrak mobil Laura turun dan mendekati mobil Laura yang sudah mengeluarkan asap dari kap belakang mobil.
"Bos target terkunci dan tak bisa keluar rencana kita berhasil"
"Bagus.. tinggalkan mereka jangan sampai ketahuan orang lain"
"Mengerti bos"
Orang itu kemudian masuk ke dalam mobil Van itu lagi dan pergi meninggalkan mobil yang Laura tumpangi begitu saja.
Rey di kantor telah selesai melakukan meeting da segera menuju ruangan nya..dia memeriksa ponselnya karena istrinya belum sampai dan ini sudah lewat dari jam janjiannya.
"Kenapa Laura belum datang ya..apa macet atau ...?"
Rey segera mengecek ponselnya dan benar saja ada lebih dari 5x panggilan tak terjawab dari Laura..Rey kalut akhirnya dia mencoba menghubungi Laura kembali namun tidak ada jawaban..Rey semakin panik dan cemas.
Di saat Rey akan menuju ruangan Erick tanpa di duga Erick sudah lebih dulu mendatanginya..wajah Erick terlihat panik dan khawatir sama seperti nya.
"Ka..Nila..Nila tidak bisa di hubungi.. bagaimana ini ka...supirnya juga tidak bisa di hubungi"
"Laura juga sama Rick..entahlah ada apa ini..lebih baik kita cari tau..periksa lokasi Laura menggunakan chips yang ku pasang di cincin pernikahan ku..CEPAT"
Erick bergegas memeriksa lokasi terakhir keberadaan Laura dan lokasinya tak jauh dari kantor Rey..Erick segera memberitahukan pada Rey bahwa lokasi laura tidak jauh dari kantor.
Mereka berdua segera menuju lokasi..dengan kecepatan tinggi Erick dan Rey sampai di lokasi lebih cepat dari para anak buahnya yang sebelumnya sudah Rey suruh untuk menuju lokasi.
Rey dan Erick tiba-tiba merasa jantungan melihat mobil yang sangat Rey kenal itu mengeluarkan asap merah dari bagian belakang nya..ada apa ini..apakah Laura nya baik-baik saja.
Rey dan Erick turun..Rey berlari secepat mungkin dan mencoba membuka pintu mobil namun terkunci..Rey melihat dari kaca pintu belakang dan melihat Laura juga Nila dan sang supir tak sadarkan diri.
Rey dan Erick panik mereka mencari batu atau apa yang bisa memecahkan kaca mobilnya.. sebenarnya ada alat dongkrak di mobil yang Rey tumpangi tadi tapi karena pikirannya tengh kalut jadi mereka tidak berfikir sampai di situ.
Rey mengambil sebuah batu lumayan besar dan memecahkan kaca mobil hingga pecah..Rey segera melembuka kuncinya dan membuka pintu untuk mengeluarkan Laura dari dalam..Erick juga sama dia mengeluarkan Nila dengan hati-hati kemudian mengeluarkan sang supir yang seperti nya hampir kehilangan banyak darah.
"Baby..bangun sayang..Laura hey..jangan seperti ini sayang..bangun La"
Beberapa saat kemudian mobil yang Laura tumpangi meledak dan terbakar si jago merah.
Jika saja Rey terlambat pasti mereka sudah kehilangan istri-istri mereka..Tuhan masih sayang pada mereka hingga tak tega membiarkan mereka sendirian.
Hoho 1200 kata lebih jempolku pen di pijet ππ
dukung terus kataku ya kawan..
like,komen,dan vote nggak maksa kok.. seikhlas nya πππ
Salam sayang dariku
Author Garing
__ADS_1
πβ€οΈπ