
Malam harinya Rey dan Erick menuju rumah teman Erick..Rey ingin melihat seperti apa orang hebat yang sudah di rekomendasikan sahabat Erick padanya.
"Malam Fred gimana apa dia sudah datang..oh ya ini Rey Kaka angkatku sekaligus bosku"
"Malam juga Rick..halo tuan Rey senang bertemu dengan anda.."
"Sama-sama..apa masih lama karena saya masih ada urusan penting"
"Sebentar saya hubungi dulu "
Fredy menghubungi Deril dan bertanya poaiainya karena tamunya sudah sampai dan ingin bertemu dengannya..Deril menjawab dia sudah sampai di depan gerbang rumahnya.
"Tuan Rey orangnya sudah sampai sebentar saya jemput dia dulu di depan..kalian silahkan nikmati tehnya "
"Baik"
Fredy menjemput Deril di depan..dia membawa Deril menemui Rey dan Erick.. mereka sampai di ruang tamu..Deril masuk dan melihat ada dua orang pria di hadapannya yang sedang menatapnya aneh.
"Tuan Rey..Erick..ini orang yang saya rekomendasikan pada kalian..walau usianya masih muda tapi keahliannya tidak di ragukan lagi saya sudah membuktikannya sendiri"
Rey memandangi Deril dari atas sampai bawah..memang masih sangat muda sih..tapi bolehlah di coba dulu.
"Baiklah mari kita coba" ucap Rey.
Mereka duduk saling berhadapan..Deril duduk di samping Rey dengan sebuah laptop di hadapannya..Rey memeinta Deril membuka kata kunci laptopnya..apakah bocah ini sanggup atau tidak..?
"Bukalah.. tunjukan kemampuan mu" titah Rey.
"Baik tuan"
Deril mulai melakukan tugasnya tak butuh waktu lama hanya kurang dari 1 menit Deril sudah berhasil membuka laptop Rey.
Rey begitu kagum dengan kemampuan bocah itu.. baiklah sepertinya dia cocok menjadi tim IT nya di perusahaan.
"Baiklah kamu saya terima..besok sudah mulai bekerja..datanglah ke kantor pukul 8 apa kau mengerti..?"
"Mengerti tuan.. terimakasih atas kesempatan nya"
"Sama-sama"
Karena hati sudah semakin larut akhirnya Rey dan Erick memilih pulang Rey juga sangat merindukan istrinya juga anak-anak..jadi ingin terbang biar ceoet sampai rumah.
Erick juga sama dia rindu dengan istri dan anaknya..seharian penuh bekerja..ingin rasanya dia berteleportasi agar sampai dengan cepat.
Sementara Deril dia juga pulang..Rey,Erick dan Deril sudah bertukar nomor ponselnya..tujuannya agar lebih mudah dalam berkomunikasi.
Deril sampai di rumah..dia masuk kedalam dan suasana sudah sangat sepi..pasti ibu dan adiknya sudah tidur..Deril langsung masuk kamar setelah mengunci pintu rumahnya.
Keesokan harinya Deril berangkat menuju kantor Rey..dia sampai di depan gedung Wilson Group..sangat mengagumkan..beruntung dia bisa masuk ke perusahaan ini tanpa harus melakukan lamaran dan bersaing dengan sekian ribu pelamar lainnya.
__ADS_1
"Permisi mba apa tuan Rey ada..?" tanya Deril pada sang resepsionis.
"Maaf dengan siapa..apa sudah membuat janji dengan tuan Rey..?"
"Saya Deril anggota tim IT baru..sudah buat janji tadi"
"Baiklah sebentar saya hubungi asistennya dulu"
"Baik"
Tak berapa lama kemudian Erick menemui nya dan langsung mengajaknya untuk naik ke lantai teratas yaitu ruangan Rey..sampai di ruangan Rey..Deril dan Erick masuk dan di sambut oleh Rey.
"Bos Deril sudah datang..apa mau langsung saja..?" tanya Erick.
"Boleh..Deril ikut kami ke ruangan khusus..aku ingin kau mencaritahu tentang sesuatu" titah Rey.
"Baik bos" Deril menjawab dengan tegas.
Sampailah mereka di ruangan kontrol khusus data perusahaan..mereka masuk dan di sambut oleh beberapa orang anggota lama.
"Perhatian.. perkenalkan ini Deril anggota baru tim IT..mohon kerjasamanya..jangan ada acara senioritas di sini karena saya paling benci hal itu..apa kalian mengerti..?"
"Mengerti tuan"
"Bagus..Deril tunjukkan kemampuan mu..Erick beritahu dia tugasnya"
"Baik bos"
"Apa kau sudah mengerti Deril..?"
"Mengerti bos..akan saya lakukan"
"Bagus"
Deril mulai mengotak Atik komputer dan beberapa perangkat elektronik lain di hadapannya..tanpa perlu waktu lama Deril berhasil mengamankan dan melindungi data perusahaan Rey dengan pengamanan berlapis dan itu sudah bisa di pastikan tidak bisa di tembus karena Deril sendiri yang membuat sistemnya.
"Pengamanan selesai bos.."
Rey mengecek dengan seksama dan benar saja..bocah ini tidak bisa di remehkan.
"Bagus.. terimakasih Deril"
"Sudah jadi kewajiban saya bos"
Deril juga mulai mengembalikan data yang rusak akibat virus dari rival Rey..Deril juga berhasil menemukan alamat IP hackernya..bahkan Deril sudah melacak lokasinya.
"Bos lokasi pelaku tidak jauh dari sini..sekitar 3 km dari perusahaan"
"Bagus Deril..Erick segera utus beberapa tim untuk menyeret si kwparat itu ke hadapan ku dan bawa dia ke tempat biasa"
__ADS_1
"Baik bos..saya permisi"
"Ya"
Situasi tiba-tiba menjadi genting karena lagi dan lagi Rey mendapatkan teror dari seseorang yang sudah mengganggu nya beberapa waktu lalu.
"Sialan" umpat Rey sambil menatap ponsel nya.
Rey menatap Deril kemudian menyuruh nya untuk melacak lokasi si peneror.
"Deril apa kau bisa melacak keberadaan si keparat ini..?"
Deril mengambil ponsel Rey dan melihat isinya..dia sambungkan dengan laptop di dwpannya dan mulai melacak lokasi.
"Dapat..." ucap Deril.
"Kau berhasil..?"
"Ya..lokasinya berada di kawasan xx bos.."
"Kawasan xx bukannya lokasi rumahku..shitt ternyata selama ini dia begitu dekat dengan ku..sialan"
"Anda baik-baik saja bos..?"
"Huhh..ya aku tak apa..kau ikut aku untuk melakukan penyergapan nanti.. bagaimana..aku tambah bonus untukmu"
Deril berbinar seketika mendengar kata 'Bonus' dari bibir Rey..tentu saja dia mau..siapa yang tidak ingin mendapatkan rejeki di hari pertamanya kerja.
"Mau bos.."
"Bagus..setelah ini kita berangkat..apa sudah selesai..?"
"Sedikit lagi hanay tinggal mengembalikan sedikit lagi data yang sempat rusak bos"
"Bagus aku tinggal dulu..jika sudah selesai pergi ke ruangan ku"
"Baik bos"
Rey pergi dari ruang kontrol dan menuju ruangan nya..dia begitu tenang sekarang akhirnya perusahaannya sudah dalam masa perbaikan dan aman kembali..ternyata Deril tidak bisa di remehkan ya.
"Tunggulah sebentar lagi maka kalian akan benar-benar aku habisi karena sudah berani bermain-main dengan Reyhan Jade Wilson"
Rey kembali melakukan pekerjaannya.. tiba-tiba ponselnya berbunyi dan itu dari Erick..Rey langsung mengangkatnya.
"Katakan"
"Calon cemilan Leon sudah di tempatnya bos..mohon arahan selanjutnya"
"Bagus..siksa tapi jangan biarkan dia mati..karena aku masih ingin tau siapa yang menyuruh nya"
__ADS_1
"Baik bos.. laksanakan"
Rey tenang satu tikus berhasil dia dapatkan.. selanjutnya dia akan memberantas biangnya tikus agar semua masalah nya segera usai.