PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap_85_Mimpi Buruk


__ADS_3

Rey sudah sampai di kantor..dia masuk dan menuju ruangannya.. seperti biasa Rey sudah di nanti oleh setumpuk dokumen di atas mejanya.


"Bos klien sudah sampai di ruangan meeting" ucap Erick yang baru masuk.


"Baiklah..apakah semuanya sudah siap..?"


"Sudah bos..mari silahkan"


Rey menuju ruang meeting bersama Erick..mereka sampai di sana dan langsung menyapa sang klien.


"Good morning Mr Suraj Singh.."


"Oh..Good morning too Mr Rey Wilson.."


"Ok.. baiklah mari kita mulai pembahasan nya"


Dan mereka mulai pembahasan proyek pembuatan resort beserta hotel berbintang di salah satu lahan yang ada di pinggir pantai.


*


*


Skip...........


*


*


"Kapan kau akan mulai melakukan tugasmu?"


"Sekitar 2 sampai 3 hari lagi bos..untuk sekarang situasinya belum memungkinkan bagi kami"


"Baiklah aku tunggu kabar selanjutnya"


"Baik bos"


Panggilan berakhir..wanita itu kembali menatap sebuah bingkai foto..dia tersenyum melihat orang yang ada di foto tersebut tengh tersenyum lebar.


"Sayang maafkan momy ya..tunggulah sampai momy bisa membalasnya..momy merindukan mu nak"


Wanita itu kembali ke kamarnya..dia merebahkan tubuhnya yang terasa lelah..sejak kematian putrinya dia tidak bisa tidur nyenyak..mentalnya seakan terganggu..bahkan dia melenyapkan suaminya sendiri karena marah dengan sikap suaminya yang terkesan membela Keluarga Wilson.


Kesehariannya hanya memikirkan balas dendam dan balas dendam..dia harus bisa membalas dendam putri nya oada keluarga Wilson agar putrinya bisa tenang.


Dia seperti orang gila yang setiap hari berbicara sendiri dan mengatakan bahwa putri nya tidak tenang jika dendamnya belum terbalaskan.

__ADS_1


Skip.....


Laura sekarang tengh berada di taman bersama Nila dan anak-anaknya..Laura menelfon Nila untuk menemani nya ngobrol.


"Jadi sejak kapan Kaka mimpi seperti itu..?"


"Sejak 2 hari yang lalu..Kaka pikir hanya sekedar mimpi sjqa..tapi besoknya Kaka mimpi hak yang sama..dan itu membuat Kaka benar-benar kepikiran terus Nila"


"Em...lebih baik Kaka jangan terlalu di pikirin..berdoa aja supaya ka Rey baik-baik saja"


"Iya Nila..Kaka selalu berdoa..mungkin Kaka terlalu capek karena Maslah akhir-akhir ini "


"Ya kemungkinan sih ka..makannya jangan terlalu stres..kasihan anak-anak loh"


"Iya kamu bener..harusnya aku lebih memperhatikan anak-anak"


Mereka berdua bermain dengan oara bocil sambil sesekali bertukar informasi mengenai cara merawat anak yang rewel dan sebagainya.


Pikiran Laura sedikit teralihkan karena membahas hal lain..dia juga lebih rileks dan tenang darioada sebelumnya yang gelisah dan khawatir.


Sore pun tiba..Rey pulang dan mencari istrinya..dia rindu dengan aroma khas Laura..Rey masuk ke kamar dan menukan Laura tengh bwrbading di ranjang.


Rey membersihkan diri dulu karena badannya lengket dan lelah..dia hendak menyusul Laura ke alam mimpi nya..Rey baru saja akan memejamkan matanya tiba-tiba Laura bergumam dalam tidurnya di sertai keringat yang menempel di dahinya.


"Tidak..jangan..hubby.. jangan..hiks..tolong..tidak by...tidakkkkkkk"


"Baby..hey bangun sayang..Laura..Laura..bangun Laura"


Laura terbangun dengan air mata yang sudah membasahi pipinya..dia memeluk Rey sambil mengatur napas nya ..dia peluk tubuh Rey dengan erat..tak mau melepaskan suaminya barang sedetikpun.


"Ssssttt..tenang syang... tenanglah aku di sini..aku baik-baik saja" ucap Rey sambil mengusap punggung basah Laura.


Sebenarnya ada apa dengan Laura..Rey semakin khawatir dengan kondisi Laura saat ini.


"By..jangan tinggalin Laura ya hiks.."


"Hey siapa yang mau ninggalin kamu sayang..aku janji tidak akan pernah meninggalkan kamu"


"Janji by.."


"Iya janji sayang..Mimpi apa sih sebenarnya boleh kasih tau aku nggak..?".


"Iya boleh"


Laura masih bersandar di dada bidang Rey..Rey juga dengan setia membelai rambut Laura sesekali mencium kening istrinya.

__ADS_1


"Laura mimpi hubby di tembak oleh orang...saat itu hubby di kasih pilihan antara Laura atau anak-anak..hubby nggak bisa memilih dan akhirnya hubby di tembak.. anak-anak hiks.. anak-anak..-"


"Sssttt sudah jangan di teruskan .itu hanya mimpi sjqa baby..tidak akan terjadi apapun padaku dan anak-anak aku janji"


Laura kembali terisak di pelukan Rey..Rey juga jadi merasa khawatir..sudah kesekian kali Laura bermimpi hal yang sama.. ini seperti pertanda tapi ntahlah hanya tuhan yang tau.


Merasa tidak ada pergerakan dari Laura..Rey melihat istrinya sudah tertidur kembali..dia baringkan perlahan tubuh Laura..dia kecup keningnya.


"Kau tenang saja baby..aku janji tidak akan ada hal buruk yang terjadi pada kami.."


Rey menghubungi seseorang untuk melakukan sebuah misi..dia bertekad untuk memperketat pengawasan di rumahnya dengan radius 1 km..ntahlah setelah mendengar cerita Laura untuk ke sekian kalinya hati Rey tergerak untuk melakukan perlindungan oada keluarga nya.


"Lakukan dengan teliti..jangan sampai di ketahui..pastikan penyamaran nya tidak membuat orang di sekitar curiga"


"Baik tuan laksanakan"


"Bagus"


Rey memilih menemui ketiga anaknya..dia ingin memastikan bahwa anak-anak nya baik-baik saja..Rey masuk dan melihat ketiga bocah itu tengh bermain dengan susternya.


"Hey sayang-sayangku.."


"Dadada..dadada" ucap baby G sambil menjulurkan tangannya meminta di gendong.


"Oh sayang Dady..manja bangey sih"


"Dididi..afsksgamak" ucap Gia dengan bahasa khasnya bahasa planet Pluto.


Sementara Gio dia mah bodoh amat..dia asik bwrmain dengan mainannya..tak peduli ada dady-nya..jika itu Laura dia akan jadi nomor satu yang mendekat.


"Astaga anak ini..kenapa kau hanya manja dengan momy aja asih boy.."


Gio menatap sekilas kemudian memalingkan wajahnya lagi dan fokus oada mainannya..kadang Rey di buat mengelus dada oleh sikap Gio padanya.. berbanding terbalik jika itu adalah Laura..dia akan menjadi b gitu manja pada Laura.


Itukan berarti asli anakmu Rey..tidak di ragukan lagi πŸ˜‚.


Malam pun tiba..di saat semua orang tertidur Rey masih terjaga..dia memikirkan siapa pelaku peneror yang berani mengusik ketenangan keluarga Wilson.


Ya tadi sewkah bermain dengan ketiga bocil Rey berniat kembali ke kamarnya namun tertahan oleh sebuah pesan masuk di ponsel nya


Rey melihat isi pesan itu dan seketika wajahnya berubah garang bak ingin memakan orang yang mengirim pesan itu hidup-hidup.


"Sialan..berani sekali kau mengusik ketenangan keluarga Wilson..jangan slaahkan aku jika akhirnya kau akan habis di tanganku"


Rey kemudian melangkah ke meja kerjanya hingga sampai malam hari..dia bahkan tidak mengerjakan pekerjaan nya yang masih menunggu untuk di periksa lagi.

__ADS_1


"Baiklah kita mulai permainan ini agar lebih menarik lagi..silahkan kau coba dulu setelah itu giliran ku yang memegang kendali nya"


__ADS_2