
Rey dan Laura sudah selesai dengan urusan makan mereka..lebih tepatnya Laura yang makan dan Rey yang menyuapi Laura.
Awalnya Laura tidak ingin makan tapi setelah melihat makanan di piring Rey akhirnya pertahanan imannya runtuh dan tergoda akan makanan sang suami.
Ketika Rey hendak mengambilkan maknan sendiri untuk Laura..Laura menggelengkan kepalanya..dia tak mau..mungkin bawaan orok.
Sekarang Rey dan Laura sudah berada di kamar tentu saja untuk melakukan kegiatan favorit mereka.
"Baby aku ingin.." rengek Rey sambil mengelus-elus squisy kenyal Laura.
"By..s..stop..by..ahh"
Satu suara horor berhasil lolos dari bibir manis Laura..Rey tersenyum penuh kemenangan mendengar suara horor itu.
"Do you want it baby..?"
"He'em..do it by" pinta Laura dengan suara tertahan sesuatu.
"As your wish baby.."
__ADS_1
Rey melakukan tugasnya yaitu membuat Laura tak berdaya di bawah kungkungannya..Rey mulai bermain-main sebenar lalu tak lama kemudian dia langsung ke permainan inti.
Laura begitu menikmati permainan Rey di atas tubuhnya..setelah mencapai puncak nya keduanya terbaring di atas kasur empuk nan nyaman.
"Terimakasih baby..kau begitu membuatku candu..sungguh aku tak bisa berdekatan dengan wanita lain jika kau saja selaku membuatku on"
"Terserahlah by..Laura capek"
"Tidurlah sayang.."
Keduanya tertidur saling berpelukan.. semakin hari cinta di antara mwreka semakin tumbuh dan berkembang..tidak ada lowongan untuk orang ketiga atau keempat atau kelima dan seterusnya..Laura saja sudah membuatnya puas baik jiwa dan raga Rey.
"Dad..momy rindu Lauren.. ayo kita ke rumah Rey.. please dad"
"Iya mom sebentar lagi..tidak enak..nanti malam saja sekalian kita ijin menginap di rumah Rey bagaimana..?"
"Benarkah.. baiklah momy setuju"
"Ya sudah Dady mau menghubungi Wilson dulu untuk meminta ijin"
__ADS_1
"Baik dad..momy ke kamar dulu".
"Ya"
Tuan Jonathan menghubungi tuan Wilson dan meminta ijin agar di perbolehkan menginap walau 1 malam saja untuk mengobati kerinduan nya pada sang putri.
Tentu saja tuan Wilson mengijinkan dia juga tak mau egois untuk hal seperti ini..dia tau sahabatnya itu sudah begitu merindukan anaknya selama lebih dari 20 tahun ini.
Setelah mendapatkan ijin tuan Jonathan menuju kamarnya dan memberitahukan pada istri nya..tentu saja istrinya begitu senang dan bahagia sekali..dia bahkan sudah tidak sabar ingin segera bertemu Laura.
Nyonya Mariana mulai berkemas..dia bahkan langsung menghubungi asistennya untuk membelikan susu ibu hamil serta makanan sehat untuk ibu hamil.. pokoknya serba serbi ibu hamil lah.
"Momy sudah tidak sabar dad bertemu cucu kita.."
"Sabar sayang.. masih 6bulan lebih lagi kita akan bertemu dengan cucu pertama kita..eh bukan cucu kedua..karna yang pertama sudah tiada saat kejadian naas itu.."
"Iya dad.. syukurlah si Helen dan Anderson sudah mati jika tidak sudah Mony tuntut mereka"
"Tenanglah jangan emosi.. sebentar lagi kan bertemu Laura"
__ADS_1
Mariana tersenyum hangat dan manis sekali saat mengingat akan bertemu Laura..diavtak sabar..dia bahkan melirik ke arah jam yang ada di atas meja..kenapa lama sekali ya.