PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 58_Suplay Energi Dari Istri


__ADS_3

Setelah beberapa hari mencaritahu tentang Erick dan Rey kini Sassy semakin tergoda dan berniat ingin menggoda dua lelaki tampan itu.


"Aku akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan salah satu dari mereka..yah jangan panggil aku Sassy jika tidak bisa menaklukkan dua pria tampan itu" Sassy menyeringai dan memikirkan sesuatu.


Sassy menghubungi salah seorang kenalannya di dunia bawah..dia ingin melakukan sesuatu pada Laura ataupun Nila..dengan cara itu maka salah satu dari pria tampan itu akan bisa dia dapatkan.


"Apa kau mengerti sekarang..?" ucap Sassy ketika sudah menjelaskan rencananya.


"Kau tenang saja..asal nanti malam aku puas "


"Jangan kawatir..aku akan memuaskan mu"


"Ok ku tunggu nanti malam"


"Tenang sayang"


Sassy tersenyum karena sebentar lagi rencananya untuk mendapatkan salah satu dari mereka akan terwujud.


Dia bersiap-siap untuk pergi menuju apartemen pria bayarannya yang akan membantunya untuk menjalankan rencananya.


"Dengan begini aku akan bisa mendapatkan salah satu dari mereka atau mungkin keduanya hahahah.. Sassy kau begitu menggoda ya.." Sassy bermonolog di depan cermin sambil menatap lekuk tubuhnya.


*


*


*


Di tempat lain Rey dan Erick telah selesai dengan pertemuan penting nya..Rey kembali ke kantor dengan Erick..mereka lelah..ingin mendapatkan suplay energi dari istri-istrinya.


"Lelah sekali hari ini.."ucap Rey sambil menyandarkan kepalanya di Sandara kursi.


"Ya hari ini begitu melelahkan bos..aku butuh pasokan energi"


"Hahaha.. akupun"


Mereka menelfon istri mereka masing-masing..Rey menelfon Laura dan Erick menelfon Nila.


Rey : "Hallo baby kau sedang apa..?"


Laura :"Ini lagi sama si kembar by..ada apa..?"


Rey :"Aku merindukanmu baby"


Laura:"Hubby bisa aja..nanti pulang jam berapa by..?"


Rey :" Nggak tau sayang..kayaknya jam 6'n,ada apa kamu kangen ya..?"


Laura:"Ish kepedean..nanti pulang bawain makanan ya by..apa aja yang penting hubby sendiri yang buat "


Rey :"Hah..sayang kamu jangan bercanda..?"


Laura:"Laura nggak bercanda by..pokoknya bawain"


Rey :"Baiklah..ya udah aku lanjutkan kerajaan ku dulu ya sayang..bye.."

__ADS_1


Laura:" Bye Dady"


Rey mematikan sambungan telepon nya...dia melanjutkan pekerjaannya..dia ingin cepat sampai rumah..dia tak sabar bertemu istri dan anak-anaknya.


Sementara itu Erick juga telah selesai menghubungi Istri nya..dia juga dapat pesanan dari Nila..harus bawa makanan yang di masak sendiri..pusing pusing Luh.


Erick masuk wk ruangan Rey..dia masuk dengan wajah di tekuk penuh tekanan..huh bagaimana bisa dia membawakan pesanan istrinya.


"Ada apa..kenapa wajahmu jelek sekali"


"Aishhh..aku di minya membawa makanan yang ku masak sendiri ketika sudah pulang nanti.. bagaimana ini huhh"


"Hahahha..kenapa kita bisa sama Rick .istriku juga begitu..sudah jangan terlalu di pikirkan nanti kan bisa minta bantuan dari pihak sana"


"Benar juga ya..ah baiklah terimakasih bos"


*


*


*


Laura dan si kembar sudah wangi..mereka sudah mandi dan hanya menunggu Dady pulang saja.


"Anak-anak momy sudah wangi sekali..ayo keluar kita tinggu Dady di luar"


Laura membawa kedua anaknya ke ruang tamu dan menunggu Rey di sana..dia tak sabar menunggu pesanannya..si kembar juga tak berhenti-berhentinya memanggil dady-nya.


"Dadada..dadda.."


Laura bermain sebentar dengan kedua anaknya.. Gia dan Gio benar-benar super aktif..mereka merangkak dari ujung ke ujung lagi tentunya sudah di beri karpet lantainya..jika tidak kan bisa kotor.


Tak berapa lama Rey datang dari arah pintu sambil menenteng paper bag di tangan satunya.


Laura menyambut Rey..memeluk dan mencium pipi Rey bergantian..Rey senang dengan perlakuan Laura..dia juga membalas ciuman pipi Laura.


Itu tak semudah yang Rey bayangkan karena Gio menatap Rey dengan tatapan tak suka.. Gio merangkak mendekati Laura..kemudian dia memegang kaki Laura..Laura menoleh ke bawah dan meraih Gio dalam gendongannya.. sementara Gia dia di gendong Rey..sudah seperti biasa.


"Gio kenapa ko gitu.." tanya Rey pada Anaknya.


"Da-da-da-da" dengan ekspresi wajah marah Gio menjawab Rey.


"Hey ini istri Dady ya.."


Gio mengeratkan pelukannya pada Laura..Rey hanya bisa terkekeh gemas melihat anaknya seperti itu.. benar-benar duplikatmu Rey.


"Sudah ayo masuk..Dady mandi dulu baru nanti main sama Gio dan Gia" lerai Laura yang paham jika di biarkan pasti tidak ada habisnya.


Akhirnya Rey memilih mandi terlebih dahulu..dia tak sabar menggelitiki Gio sampai terbahak.. sementara Gia dia kalem dan tak neko-neko tapi jika sudah marah pasti akan lama di bujuknya.


*


*


Di rumah Erick.. Erick tengh di cerca pertanyaan oleh Nila.

__ADS_1


"Jawab sekarang..apa kamu yang buat atau di bantu orang lain..?"


"Em..maaf sayang..kan aku nggak bisa masak..jadi minta bantuan yang lain hehe maaf ya yank"


"Kan aku udah bilang kamu yang masak..aku nggak mau makan kalau bukan kamu yang masak.."


"Sayang..jangan gitu dong..nanati anak kita kenapa-kenapa gimana..?"


"Ini juga kemauan anak kita yank..tapi kamu nggak sayang sama kami..ya udah terserah"


"Eh..bukan sayang..ya udah aku masakin di rumah ya..kamu mau makan apa hm..?"


Nila tampak berfikir benar juga jika masak di rumah kan dia tau kalau suaminya itu masak sendiri.


"Aku mau nasi goreng buatanmu"


"Baiklah kamu tunggu di sini ya aku mandi dulu "


"Iya"


Eri k berjalan menuju kamarnya dia mandi sebelum berperang dengan alat dapur..dia belum pernah masak karena selama ini dia hanya bisa masak air saja.


Selesai dengan urusan mandinya..Erick keluar dan menemui Nila.


"Aku masak dulu ya..kamu di sini aja"


"Aku ikut"


"Huh..ya sudah tapi duduk aja..jangan deket-deket kompor"


"Iya bawel"


Erick membawa Nila ke meja minibar yang ada di dapur..Nila duduk dengan nyaman dan meliaht pertunjukan suaminya..dia melihat Erick mulai memotong bahan-bahan yang akan di buat nasi goreng.


"Telornya yang Mateng ya yank.. pinggirnya harus kriuk" ucap Nila menambah permintaan.


"Ok sayang..tunggu di situ"


"Baiklah"


Nila tak sabar ingin memakan masakan suaminya..dia menunggu sambil makan camilan yang ada di atas meja.


Selesailah sudah pertunjukan masak Erick..satu piring nasi goreng sudah siap..Erck membawa nasi goreng itu ke hadapan istrinya.


"Ini sudah jadi..di coba..maaf jika makanannya tidak enak ya yank"


"Nggak apa yank..aku coba ya"


Nila memakan makanan buatan Erick dengan lahap.. seakan-akan tidak ada sesuatu yang aneh..Erick heran melihat istrinya begitu menikmati makanan nya..dia ikut mencoba sedikit dan.


Burrrrr...


Erick menyemburkan nasi goreng itu karena asin sekali.


"Yank kamu nggak apa-apa kan..ini asin sekali loh"

__ADS_1


"Ini enak yank..kamu yang masak tapi kamu juga yang bilang nggak enak .dasar payah"


__ADS_2