PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 101_Masih Berusaha


__ADS_3

3 Bulan sejak berakhirnya Sarah Rey dan keluarganya seakan mendapatkan angin segarnya kembali..sudah tidak ada lagi yang mengganggu ketenangan Keluarga mereka.


"Baby aku ke kantor dulu ya..ada pertemuan penting hari ini.."


"Iya by hati-hati nanti Laura antar makan siang ke kantor ya..?"


"Sure baby..aku akan menunggumu"


"Ok by"


Rey berangkat ke kantor di antar supir..dia malas mengendarai mobil sendiri.. dia juga bisa memantau istri dan anaknya dari ponselnya..dia meluaht Laura di kamar anak-anaknya..dia senang Laura tidak memiliki trauma atau apapun itu setelah kejadian tempo dulu.


Rey sampai di kantor dan di sambut Eri k yang sudah bersiap di ruangannya..mereka ada meeting dengan salah satu rekan bisnisnya.


"Apa mereka belum samoai Rick..?"


"Sebentar lagi bos..sekitar jam makan siang mereka sudah sampai"


"Jam makan siang..kenaoa begitu lama sekali..aku ada janji dengan Laura untuk makan siang bersama"


"Ya maaf bos kan tidak memberitahu ku"


"Huhh.. baiklah tidak apa"


Rey melanjutkan pekerjaannya dia sudah tidak sbara menantikan siang..dia ingin makan bersama istrinya..dia ingin beromantis dulu dengan Laura.


*


*


Di kediaman Rey Laura sudah bersiap-siap..dia baru selesai masak untuk di bawa ke kantor Rey dan makan bersama dengan Rey.


"Laura mandi dulu lah..masih ada 1 jam lagi"


Laura naik ke kamarnya dan memulai acara mandinya..kakinya sudah benar-benar pulih kembali.. dia tak merasakan sakit lagi..Laura juga tidak memiliki trauma..dia seakan tidak peduli dengan kejadian itu.


Selesai dengan acara mandinya..Laura bersiap dia memakai sebuah gaun lengan tertutup hanya sebatas siku berwarna putih selutu.. Laura tidak memakai heels dia hanya memakai flat shoes berwarna cream..serta tas bermerek D yang menambah kecantikan dan keanggunan penampilannya.


Laura menuju kantor Rey karena hari semakin siang dan jam makan siang juga sebentar lagi..Laura di antar supir dia tidak di perbolehkan menyetir sendiri meskipun Laura bisa menyetir mobil tapi Laura belum berani jika tidak di temani Rey.


"Akhirnya sampai..pak terimaskaih ya sudah mengantar Laura..bapak pulang saja nanti biar saya sama Rey pulangnya"


"Baiklah nona.."


Supir pun pulang sesuai perintah Laura..Laura hendak masuk tapi dia tertabrak seseorang..Laura hampir saja jatuh jika tidak berpegangan pada pintu.

__ADS_1


"Akhhh.."


"Ah maaf..apa kau baik-baik saja..?" tanya pria itu pada Laura.


"Tidak apa.." Laura berusaha tidak bersentuhan dengan laki-laki lain karena tidak ingin membuat Rey salah paham.


"Ok maaf sekali lagi.." ucap pria itu lagi.


"Ya.. permisi"


Laura memilih pergi dari sana karena jujur Laura tidak nyaman dengan tatapan mata pria itu..dia risih..berani sekali orang itu menatap milik Rey.


Sedangkan orang itu masih menatap kepergian Laura hingga sampai di lift dan Laura pun menghilang di dalamnya.


"Seperti familiar tapi siapa ya..?" ucap pria itu yang merasa seperti pernah melihat Laura.


"Ah sudahlah..aku hanya akan melihat Lala seorang..dia adalah gadis kecil pujaan hati ku"


Orang itu adalah Steven..dia akan melakukan pertemuan dengan Rey setelah makan siang nanti..mereka akan membahas mengenai proyek kerjasama mereka ynag sempat tertunda karena suatu hal.


Steven menuju ruang meeting untuk sekedar merilekskan pikiran nya..dia rindu dengan Lala tapi setelah melihat Laura dia seakan lupa dengan Lala..tidak bisa seperti ini..dia tidak boleh gegabah Lala pasti akan kembali ntah itu kapan dan bagaimana mereka akan bertemu kelak.


"La aku harap kamu baik-baik saja saat ini..jika kamu sudah memiliki kekasih maka aku akan mengikhlaskan mu bwrsama dia jika benar-benar kau bahagia..tapibjika kau masih sendiri aku tak akan berlama-lama dan akan meminangmu menjadi pendamping hidup ku"


Skip..........


Rey kwkyar dari kamar pribadinya dan terkejut melihat istrinya sudah duduk rapih di sofa ruangan nya dengan beberapa makanan sudah terhidang di atas meja.


"Baby..kau mengejutkan ku"


"Hahah..maaf by.."


Laura berjalan mendekati Rey dan mengambil beberapa Riau untuk mengelap sisa air yang masih ada di wajah Rey..dengan telatwn Laura membersihkan wajah Rey hingga selesai.


"Sudah kau terlihat lebih tampak by.."


"Jangan memancing ku baby..aku tengh lapar saat ini dan kau tak ingin kau jadi makan siangku" ucap Rey yang sudah merengkuh pinggang Laura untuk lebih menempel pada nya.


"Sudah ayo makan..keburu dingin by"


"Baiklah..suapi aku"


"Siap"


Rey di suapi Laura..dia senang melihat penampilan istrinya..meski di bilang tertutup tapi masih begitu cantik dan menggoda..Rey jadi gerah sendiri..aduh Jono sebentar kenapa..sabar nanti juga dapet jatah kok.

__ADS_1


Selesai dengan acara makan makannya Rey mendekati Laura dan mencium pipi nya..dia gemas dengan pipi Laura..ingin sekali dia gigit itu pipi.


"Baby.."


"Hm..?"


"Baby.."


"Apa by"


"Aku mau"


"Mau apa..?"


"Itu"


"Huh..yang jelas kenapa by"


"Ishhh aku mau di service baby..si Jono udah bangun"


Laura hanya menghela nafas panjang..suaminya ini benar-benar tidak kenal tempat dan waktu..masih saja beralasan si Jono..bilang saja kalau ingin tidak usah mengkambinghitamkan si Jono.


"Kau mau Sekarang atau nantibmalam Double..?"


Rey gelagapan mendengar penuturan Laura..aduh bagaimana ini..jika mau Sekarang jatah nanti malam otomatis kurang atau bisa saja lenyap.. dia harus bagaimana sekarang..pilih yang mana..?.


"Em..baby..jangan gitu dong..aku bentar lagi ada meeting masa gak di kasih penyemangat sih..tega bener deh"


" Terserah hubby aja..kan Laura udah kasih pilihan ke hubby"


"Tapi kan pilihan nya sulit baby..aku sekarang udah on fire loh masa gak kasihan sama si Jono yang udah kebelet"


"Huh.. baiklah janji jangan terlalu berlebihan"


Akhirnya Laura mengalah..dia kasihan melihat Rey menahan hasratnyaa.. sudahlah itung-itung penyemangat buat suaminya.


Rey kegirangan..dia langsung membawa Laura menuju kamar pribadi nya..dia melancarkan aksinya hingga terpuaskan.. benar-benar jika urusan begituan saja nomor satu..


"Thanks baby..aku semakin mencintaimu.."


Rey menyerang Laura dengan lembut sesuai permintaan Laura dia tak ingin berlebihan dan akan membuat Laura kesakitan..dia tak ingin menyakiti istrinya.


Selesai dengan pertempuran tengh hari itu Rey benar-benar puas.. sedangkan Laura dia tidur dan tak menghiraukan suaminya..dia lelah melayani birahi Rey yang tak pernah puas hanya bermain sekali.


"Terimakasih sayangku..aku mandi dulu setelah ini aku ada meeting..kau istirahatlah setelah selesai meeting kita pulang..maaf aku terlalu berlebihan tadi..cup"

__ADS_1


Rey mandi kemudian setelah selesai dia mulai bersiap untuk bmeeting dengan kliennya..dia membiarkan Laura beristirahat dia tau istrinya itu pasti lelah karena melayaninya dua kali tadi.. benar-benar minta di garuk di Rey.


__ADS_2