
Di saat Gia sudah siap..El malah tidak jadi menuntaskan hasratnya karena tak mau membuat malam pernikahan mereka nanti menjadi tidak istimewa.
"Sweetie lebih baik aku mandi saja..jangan masuk ke kamar ini selama setengah jam oke" ucap El dengan nafas memburu.
Gia mengangguk paham..dia bukan gadis polos seperti Mommy nya yang tak tau mengenai hubungan intim..dia tau karena para rekan bisnisnya itu sudah menikah dan kadang curhat padanya mengenai hubungan intim.
"Baiklah aku keluar dulu"
Gia keluar dan El segera menuju kamar mandi untuk berendam dengan air dingin..dia ingin menenangkan Ucup yang sudah ingin berkelana ke surga dunia nya.
"Jangan sampai malam pengantin kami menjadi tidak istimewa dengan kelakuanku..oh shittt bisa-bisanya aku lepas kendali terhadap Gia..huhhh..Ucup tenang dulu sekarang belum waktunya kau menjelajah.. bersabarlah dua hari lagi oke boy " ucap El sambil menenangkan Ucup yang merajuk.
Sementara Gia menjadi tidak enak kepada El..dia merasa bersalah karena sudah membuat sesuatu yang tadinya tidur menjadi terbangun.
"Apa El tersiksa..astaga maafkan aku El.."
Gia khawatir El akan kesakitan..sudah 20 menit sejak dia keluar dari kamar El..kenapa El belum juga keluar .apa sudah selesai atau masih menenangkan si Ucup.
"Kenapa El belum keluar juga ya..aduh bagaimana ini..apa aku masuk saja ya..tapi tadi El bilang 30 menit..ah sudahlah kalau terjadi sesuatu pada El bagaimana..aku juga yang bersalah nantinya"
Akhirnya Gia memutuskan untuk masuk kedalam kamar El lagi..dia tak perduli akan terjadi apa nantinya.. sekarang keadaan El yang lebih penting.
Gia perlahan masuk kedalam kamar..masih sepi..pintu kamar mandi masih tertutup..apa El pingsan di salam . bagaimana ini..apa yang harus dia lakukan.
"El...kau baik-baik saja..?"
Gia mendekati kamar mandi di saat dia hampir sampai di depan pintu tiba-tiba pintu terbuka dan muncullah El dengan memakai handuk yang menutupi pinggangnya saja.
Gia terpesona melihat pemandangan menggiurkan di hadapannya..astaga kenapa calon suaminya itu menggoda sekali..so hot and sexy.
"Sweetie..kenapa masuk.. keluarlah aku harus berpakaian dulu..aku tak mau malam pengantin kita tidak istimewa jika aku memakan mu sekarang" ucap El mendekati Gia yang berdiri di hadapan nya.
"A..aku..hanya..hanya ingin.. memastikan keadaan mu El..kau baik-baik saja..?"
__ADS_1
"Aku baik-baik saja Sweetie.. sekarang keluar dulu ya..?"
"Tidak..kau pakai saja pakaian mu..aku akan menunggumu di sini..tenang saja aku tidak akan melihatnya"
"Astaga Sweetie aku tidak mau lepas kendali lagi..aku tidak mau melakukan sesuatu yang akan membuat kita menjadi berdosa.."
"Bukankah berdua di kamar, berpacaran,berkissing itu juga sebuah dosa El..jadi jangan banyak omong pakai pakaianmu segera"
Setelah berkata begitu Gia berbaring di ranjang empuk El..dia membelakangi El karena tidak mau membuat El tidak nyaman..padahal dengan kehadirannya di kamar saja sudah sangat tidak nyaman dna ebrhasik membuat Ucup merajuk lagi.
"Astaga apakah kau tidak takut aku menerkam mu Sweetie..?"
"Tidak..toh akhirnya kita juga akan menikah 2 hari lagi bedanya jika kau menerkam ku sekarang berarti malam pengantin nya sudah kadaluarsa"
"Huhhh..baiklah..tetap membelakangi ku dan jangan berbalik jika belum ku suruh..paham Sweetie..?"
"Iya paham"
Akhirnya El mengalah..dia mengambil pakaian nya kemudian mulai memakai nya di kamar..El terus menatap ke arah Gia yang tengah membelakangi nya..dia bertanya-tanya gadis by itu benar-benar tidak takut sama sekali..apakah gadisnya itu sudah pernah melakukan hubungan intim dengan seseorang..astaga El pikiranmu..jangan kau meragukan kejujuran dan kesetiaan keturunan keluarga Wilson.
Selesai memakai pakaian nya El membaringkan tubuhnya di ranjang bersama Gia..dia memeluk Gia dari belakang..El akan menunggu momen-momen seperti ini beberapa hari lagi.
"Sweetie..aku tidak sabar untuk seperti ini setiap hari"
"Aku juga El.. bersabarlah dan simpan untuk malam pengantin kita..kau bisa kan..?"
"Ya Sweetie..aku bisa.."
"El.."
"Ya Sweetie"
"Tadi apa yang kau lakukan di kamar mandi..kenapa lama sekali.. kau tak melakukan itu kan untuk memuaskan kebutuhan biologis mu..?"
__ADS_1
El membalikkan tubuh Gia untuk mwngahdao pada nya..El yakin otak gadisnya itu sudah traveling kemana-mana..astaga kenapa gadisnya berfikir dia akan segila itu.
Jetakkkk.....
Satu sentilan mendarat mulus di kening Gia..Gia meringis merasakan sakit tapi tidak terlalu sakit dia hanya berakting agar di perhatikan.
"Akhh..ssshh..jahat sekali sih..sakit"
"Tidak usah akting..tidak cocok"
"Astaga tega sekali"
"Memang kenyataannya..dengar Sweetie..aku tidak segila yang kau pikirkan..aku masih bisa menahan diri jika kau tidak di depanku..aku cukup berendam dengan air dingin maka dia akan tenang meskipun itu sakit dan menyiksa untukku tapi itu jauh lebih baik daripada harus melakukan Ona*ni atau melampiaskan pada jallang yang sudah terkontaminasi dengan banyak orang..Jika aku mau sudah dari dulu aku melakukan hal bodoh itu tapi aku tidak melakukan nya karena sayang jika bibit unggulku harus bercecer dimana-mana"
"Benarkah kau tidak pernah melakukan hubungan itu dengan wanita lain..?"
"Tidka Sweetie..semua yang ku lakukan bersamamu adalah yang pertama untukku..semua hal mulai dari bergandengan tangan, memeluk mu,menciummu,hingga berpacaran..itu semua adalah yang pertama untuk ku Sweetie"
Gia tidak percaya dengan kata-kata El..tidak mungkin laki-laki dewasa seperti El tidak melakukan hubungan dengan seorang wanita..apakah dia harus mencari taunya.
"Kau tidak percaya padaku Sweetie..?"
"Ah..em..Bu..bukan begitu El..tapi..tapi aku hanya.. sudahlah El tidak usah di bahas lagi..sudah malam lebih baik kita pulang saja aku takut mommy dan Daddy akan mencincang tubuh mu jika aku pulang malam"
"Baiklah Sweetie..ayo"
Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke rumah Gia..El juga tak mungkin menahan dan meminta Gia untuk menginap di rumahnya karena El tau Gia wanita terhormat yang tidak mungkin membiarkan Keluarga nya malu.
Sampailah mereka di rumah Gia..El turun dan membukakan pintu untuk Gia..dia mengulurkan tangannya agar Gia tidak terantuk sisi atas mobil.
"Terimakasih pangeran ku" ucap Gia sambil mengecup bibir El sekilas.
"Wah kau semakin nakal saja Sweetie..aku jadi tidak sabar untuk memakan mu"
__ADS_1
"APA YANG KALIAN LAKUKAN"