PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 145_Akhirnya Bisa Enak-enak Lagi


__ADS_3

Malam nya Laura sudah tidak bisa lagi menguji suaminya..dia kalah..dia akan memberikan hak suaminya malam ini.


"Baiklah sudah cukup rasanya..kasihan suamiku..dia pasti tersiksa..sayangkan sabun di kamar mandi habis sama hubby"


Laura mulai mempersiapkan diri..dia mandi dan sejenak meraba dan memastikan bahwa area sekitar itu sudah aman dan tidak terasa sakit atau apalah itu.


"Sudah aman..huhh..ok Laura now you turn to serve your husband..you can do it Laura" Laura menyemangati diri nya sendiri.


Jujur Laura gugup entah kenapa..padahal dia sudah biasa melakukan kegiatan enak-enak dengan Rey tapi entahlah saat ini dia begitu gugup.


Laura memilih berendam sebentar dia ingin merilekskan pikiran dan tubuhnya sebelum sang singa kelaparan itu menyerang nya lagi.


Di saat Laura tengah asik berendam..Rey datang dengan penampilan kusutnya.. seperti nya suaminya itu benar-benar menahan hasratnya mati-matian.


Laura melihat sekilas kemudian dia berpaling lagi..dia tak mau kejutannya sia-sia.


"Aku duluan baby.." ucap Rey ketika menyudahi mandinya..


"Iya by" jawab Laura singkat.


Rey tau Laura juga diam-diam curi-curi pandang ke arahnya..dia hanya bisa tersenyum kecil melihat tingkah Laura..dia tak mau menyerang Laura di saat kondisi Laura sedang tidak memungkinkan untuk melayaninya.


Rey keluar dari kamar mandi dia sudah memakai pakaian nya..dia lelah..Rey menuju ranjang dan berbaring.


Laura menghela nafas lega.. benar-benar 10 menit yang menegangkan.


Laura menyudahi mandinya ketika sudah hampir larut..dia segera membilas tubuh nya..dia bersiap untuk kejutan yang akan dia berikan pada Rey.


"Ok now you ready Laura.. it's time to serve your husband"


Laura keluar setelah selesai menyiapkan segala sesuatunya..dia melihat sang suami sudah terlelap..baju tidur Rey sedikit tersingkap di bagian bawah nya.


"Hishhh kenapa aku bisa hornny hanya melihat otot perut suamiku saja"


Laura mendekati ranjang..dia naik perlahan..dia mulai naik ke atas tubuh Rey..Laura begitu gugup apakah dia benar-benar akan melakukan ini.


Rey seakan-akan merasa sesak di perutnya..dia membuka matanya..dia terkejut melihat istrinya tengah duduk di atas perut nya hanya dengan memakai lingerie super sekseh.


"Baby..apa yang kau lakukan..?" Tanya Rey masih dengan raut keterkejutannya.


Laura menutup bibir Rey dengan telunjuknya..dia berkata pelan.


"Bukan pertanyaan itu yang ingin ku dengar by..tapi apakah kau tak ingin bermain-main denganku..?"


Rey seakan tak percaya dengan apa yang dia lihat..dia hendak bangun tapi terjatuh lagi karena Laura mendorong nya agar tetap terlentang di atas kasur.


"Don't move hubby..Laura sudah siap"


"Baby bukannya dokter bikang seminggu baru boleh bermain berarti masih kurang dua hari lagi kan..lalu..ini..kau.. maksud nya apa baby..?"


Laura tersenyum dia tau kebingungan Rey..Laura menjelaskan semuanya pada Rey..Rey awalnya tak percaya tapi setelahnya dia menyeringai lebar.


"Jadi kau hanya ingin mengujiku sayang.. baiklah karena kau sudah mulai berbohong padaku maka rasakan hukuman dariku baby..akan ku buat kau menjerit dan mendessah di bawahku" ucap Rey ketika berhasil membalikkan tubuh Laura hingga dia berhasil menindih tubuh Laura.


Laura hanya bisa pasrah..sekarang dia hanya bisa merutuki kebodohannya yang sudah berbelas kasih pada suaminya yang bringas itu.


"Are you ready to play baby..?"


Laura hanya bisa mendessah ketika tangan dan lidah Rey mulai menjajah tubuh nya..dia tak ada tenaga untuk sekedar menjawab.


"Ah..by..j..jangan..di ..gi..gigit..by..sshh"


Rey benar-benar balas dendam atas lima hari yang dia lewati tanpa penyatuan.. dia seakan tak mendengar suara Laura..yang ada di otaknya hanya hawa naffsu saja saat ini.


Rey mulai menyatukan dirinya dengan Laura..dia bergerak mengikuti irama yang mereka ciptakan sendiri.

__ADS_1


"Ah..Laura..baby..kau nikmat sayang.."


Rey meracau tak jelas karena merasakan kenikmatan yang sempat tertunda selama 5 hari itu..dia benar-benar menggempur Laura.


"By..ah..jangan..ber..lebi..Han..sshhh.." ucap Laura di sela-sela dessahannya.


Rey tersadar dia tak ingin merasakan tersiksa lagi..dia mulai lebih mengontrol diri nya lagi..dia tak ingin Laura sakit lagi.


"Ah..baby..aku..ahhh...sshhh..sampai.."


Rey sampai di puncaknya..dia menekan pinggu Laura..seketika pasokan air tajinnya tumpah dalam rahim Laura.


Rey tumbang di sebelah Laura..dia benar-benar puas hari ini.. penantiannya terbayar dengan lunas.


"Terimakasih baby..kau selalu bisa membuatku puas.. istirahatlah aku masih ingin bermain lagi"


"By..jangan berlebihan ingat kata dokter.." ucap Laura di sela-sela mengatur nafas nya.


Rey tersenyum..dia mengingat lagi perkataan dokter waktu itu..dia juga tak ingin Laura sakit lagi..dia juga yang tersiksa ujungnya.


"Tenang sayang aku masih bisa mengontrol diriku..maaf sudah membuatmu lelah"


Laura terlelap dia tak ada tenaga untuk membalas ucapan Rey.. benar-benar Rey begitu bringas seakan tak pernah enak-enak sejak lama.


Rey berbaring di samping Laura..dia peluk dan kecupi tengkuk Laura..Laura menahan suaranya agar tidak membangkitkan si Jono.


"Baby aku ingin lagi.. bolehkah..?" Ucap Rey dengan nafas beratnya.


Laura tak bisa menolak..dia mengiyakan permintaan Rey..sudah terlanjur juga maka rasakan saja dan nikmatilah.


Skip..........


Tuan Samuel sangat berterimakasih kepada Rey.. akhirnya perusahaannya tidak jadi mengalami fase kebangkrutan..dia senang..dia akan membalas Budi pada Rey.


Kemarin dia menghubungi Rey untuk meminta bantuannya..dia meminta di kenalkan pada Deril sang ahli IT handal.


Dia tak menyangka hanya kurang dari 10 menit perusahaannya sudah kembali normal lagi..dia takjub pada bocah itu..dia memberikan bonus besar pada Deril.


Awalnya Rey bingung dengan permintaan Samuel tapi setelah Samuel bercerita panjang lebar mereka juga sempat bertemu di cafe dekat perusahaan Rey.


Sebelumnya...


"Halo tuan Samuel..ada apa ya..?" Ucap Rey ketika telepon sudah tersambung.


"Hallo tuan Rey..maaf mengganggu waktunya"


"Tidak apa..ada apa anda tiba-tiba menghubungi saya tuan Samuel..?"


"Begini tuan Rey..saya butuh bantuan anda..apakah anda bisa membantu saya..?"


"Bantuan apa tuan Samuel..?"


"Lebih baik kita bertemu saja bagaimana tuan Rey..?"


"Baiklah..sore ini jam 4 di cafe dekat kantorku.."


"Baiklah tuan Rey.. terimakasih atas waktunya..maaf mengganggu"


"Tidak apa tuan Samuel.."


Sambungan terputus..Rey bersiap untuk menemui tuan Samuel..dia penasaran dengan bantuan yang tuan Samuel butuhkan.


Tuan Samuel sudah bersiap..dia segera berangkat karena waktunya juga lumayan dari perusahaannya menuju lokasi janjian.


Tuan Samuel sampai di cafe janjian nya..dia memilih mereservasi tempat agar mereka lebih nyaman berbincang perihal perusahaan nya.

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian Rey datang..dia masuk dan di antar menuju ruangan yang sudah di pesan oleh tuan Samuel.


"Tuan Rey..silahkan duduk"


"Terimakasih..maaf lama sedikit ada masalah tadi"


"Tidak apa tuan Rey..silahkan mau pesan apa..?"


"Em.. langsung saja tuan Samuel..saya sudah di tunggu istri saya sebenarnya"


"Baiklah..begini tuan Rey..saya butuh bantuan seorang IT handal untuk mengamankan data perusahaan saya yang terkena hack oleh orang lain"


Rey mengerti sekarang..dia juga pernah mengalami hal serupa..Rey akan membantunya.


"Baiklah seperti nya saya sudah paham masalah anda tuan Samuel..saya akan mengenalkan anda pada seorang ahli IT handal kepercayaan saya"


Rey menghubungi Deril..dia mengatakan pada Deril bahwa ada yang membutuhkan bantuannya.. Deril setuju-setuju saja..dia senang tenaganya di butuhkan.


"Akan saya kirimkan nomornya pada anda tuan Samuel..katakan saja teman bos Rey..saya sudah mengatakannya tadi"


"Baiklah terimakasih banyak tuan Rey..jika tidak ada Anda saya tak tau bagaimana nasib para karyawan saya nantinya"


"Tidak usah sungkan..saya pernah mengalami hal serupa..saya tau bagaimana rasanya"


Mereka berbincang sebentar sebelum Rey memutus untuk pulang ke rumah.


Akhirnya tuan Samuel tidak perlu lagi merasa was-was mulai sekarang..dia langsung menghubungi Deril ketika nomornya sudah sampai di ponselnya.


Sesudahnya.........


Tuan Samuel senang akhirnya perusahaan yang dia rintis dari nol tidak jadi runtuh sia-sia..dia terharu juga bahagia.


"Aku hanya tinggal mencari tau dalang dari masalah ini..lihat saja nanti akan aku buat kau menderita brengsek"


Tuan Samuel menghubungi Deril lagi untuk melacak si pelaku..dia membayar Deril dua kali lipat jika berhasil menemukan si pelaku.


Deril tentu saja dengan senang hati membantu..dia tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini..demi masa depan adik nya tentu saja dia akan berjuang keras.


Skip.......


Paginya..Laura bangun dengan badan yang remuk..dia benar-benar menyesali keputusan nya.


"Ishhh hubby ganas banget..pegel semua kan badannya"


Laura menggerutu kesal karena ulah Rey..dia benar-benar tak di ijinkan beristirahat..dia terus di gempur hingga subuh tadi.


Rey masuk ke kamarnya dia menemukan Laura dengan wajah yang cemberut..dia tau kenapa wajah istrinya cemberut begitu.


"Morning baby..kenapa cemberut sih kan aku jadi on lagi..!!"


"Apa..awas aja ya by..kamu mau Laura nggak bisa jalan selamanya hah..?"


"Hey santai baby..aku hanya bercanda..jangan kesel gitu dong..ayo aku mandikan"


"No..nanti modus lagi"


"Hishh..janji cuma mandiin baby..aku juga tau batasanku sekarang."


"Janji..?"


"Iya janji baby"


"Baiklah"


Akhirnya Rey memandikan Laura..hanya mandi gaes no macem-macem.

__ADS_1


__ADS_2