PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 53_Merasa Di Terima


__ADS_3

Nila memeluk Erick tanpa aba-aba..dia begitu senang.. bagaimana bisa Erick mendapatkan surat ini lagi.. setaunya surat ini kan ada pada pamannya.


"Terimakasih.. terimakasih..hiks.."


"Hey jangan menangis..kau tak senang..?"


"Aku..hiks..aku senang sekali..hiks.. terimakasih Rick.. terimakasih..hiks"


Erick menghapus air mata Nila..dia memeluk Nila lagi..dia menenangkan Nila yang masih terlihat menangis bahagia.


"Nila..aku ingin bicara sesuatu pada mu.."


"Apa.. katakanlah"


"Ntah kapan perasaan ini tumbuh dalam hatiku.. setiap kali berada di dekatmu aku selalu merasa nyaman..aku tau mungkin ini terlalu cepat tapi aku tak ingin berlama-lama lagi.. mengenalmu lebih dari 2bulan sudah cukup membuktikan bahwa kau pantas bersanding dengan ku..Huh..Nila apakah kau mau menjadi pelengkap hidupku..apakah kau mau jadi istriku Nila..?"


Nila terkejut dan syok..apakah dia sedang bermimpi..apakah Erick sedang melamarnya..oh Tuhan jangan bangunkan aku dari mimpi indah ini.


"Nila..hey..kau kenapa" Erick menepuk pipi Nila karena Nila melamun.


"Ah.. kenapa..ada apa..?"


"Will you marry me..?"


"Erick..kau serius..jangan main-main Rick..kau tau aku seperti apa..aku tak punya apapun dan aku merasa tak pantas untukmu Rick" ucap Nila lirih sambil menunduk.


"Siapa bilang..kau lebih dari kata pantas untuk ku.."


"Tapi..aku.."


"Aku mencintaimu tanpa peduli status mu Nila..aku merasa nyaman berada di dekatmu dan hagiku sudah terpaut jauh mencintaimu"


"Erick..aku..aku.. bersedia"


"Benarkah..kau tak bercanda kan"


"Ya..aku bersedia Erick"


"Aaaaaa..yes finally IM not single yesssss"


Mereka berpelukan saling mengucapkan terima kasih..Erick begitu senang akhirnya perjuangannya mendapatkan surat itu membuahkan hasil bahkan bonus juga.


Nila juga merasa bahagia karena ada pria yang mau menerima nya dengan segala kekurangannya..dia berjanji akan setia dan selalu berada di sisi Erick hingga akhir.


Mereka pulang setelah melakukan acara tukar cincin..besok Erick akan membawanya menemui keluarga Wilson karena Erick sebatang kara jadi Keluarga Wilson sudah menganggapnya sebagai anggota keluarga Wilson.


*


*


*


Keesokan paginya.....


Laura dan si kembar kini tengh bermain di kamar..Rey sudah mulai bekerja..di rumah ada mama Rey serta papa Rey juga orang tua nya..Laura begitu beruntung bisa mendapatkan kebahagiaan yang tak terkira.


"Gio lapar..sini nen dulu.."

__ADS_1


Laura menggendong Gio dan menyusuinya..Gio kelaparan terlihat dari caranya menyesap sumber makanannya begitu kuat dan tak sabaran.


"Hey pelan-pelan nggak ada yang minta sayang"


Gio terus menyesap dengan kuat dan sukses membuat Laura meringis merasakan perih di pucuk squisy nya.


Sementara Gia dia mah kalem..nggak neko-neko..dan tidak seperti Gio yang super aktif..mungkin sifat Gia menurun dari Laura.


Mama Rey dan momy nya datang menemui Laura dan menemani bermain..mereka senang melihat tingkah si kembar apalagi Gio huh.. benar-benar super aktif.


"Gio sudah selesai sayang..?" tanya mama Rey yang terlihat tak sabar bermain dengan si kembar.


"Sudah mom..giliran Gia.."


"Baiklah"


Gia menyusu dengan anggun dia kalem sekali..terlihat santai dan tak buru-buru seperti Gio..mereka melihat Via seperti itu merasa takjub.. benar-benar membuat mereka jatuh cinta pada gadis mungil itu.


Tak berapa lama Gia selesai dengan acara susu menyusu nya..dia di ambil Omanya dan di bawa kabur meninggalkan Laura seorang diri..huhh memang dasar Oma nya begitu tak sabaran.


"Sepertinya aku harus ekstra sabar...anakku selalu saja di culik setiap 1 jam sekali huhh"


Laura memilih memasak untuk makan siang.. sebelum nya Laura sudah pumping terlebih dahulu sebelum memasak..dia melakukan itu agar air ASI-nya tidaj mubazir.


Laura masak dengan tenang karena si kembar tengah berada dalam dekapan Oma dan opa nya..dia pasrah saja yang penting mereka bahagia..Laura sudah cukup.


Sementara itu di kantor Rey tengh memperhatikan sikap asisten nya.


"Rick apa kau sudah minum obat..?"


"Hah.. maksud nya apa bos..?"


"Tidak bos..memangnya ada apa..?"


"Kau senyum-senyum sendiri begitu membuatku salah paham mengira kau sudah gila"


"Astaga kau jahat sekali bos..aku tengh bahagia bos" Erick tersenyum lagi dan kali ini senyumnya begitu merekah.


"Ada apa..?"


"Aku sudah mempunyai calon istri bos.."


Rey hanya bisa mengangguk dan mengucapkan selamat.. perempuan seperti apa yang mau menerima laki-laki gila seperti Erick ini.


"Apakah kau memakai pelet untuk mendapatkan perempuan itu Rick..?"


"Ya Tuhan bos...walau saya jomblo sudah lama tapi usaha ku untuk mendapatkan pujaan hati tidak seperti itu..ini murni hati ke hati "


"Yayaya terserah saja..fokuslah bekerja jangan lupa bawa calonmu menemui momy dan Dady"


"Tenang bos nanti malam akan saya bawa"


"Ok"


Eri k kembali ke ruangannya..dia menghubungi Nila untuk bersiap nanti malam..Setelah selesai Erick melakukan pekerjaannya lagi.


Rey ikut senang atas berita bahagia ini..dia menghubungi Laura untuk memasakkan makanan karena nanti malam akan ada tamu spesial.

__ADS_1


Rey mulai bekerja lagi dia sudah tak sabar bertemu malaikat kecil nya..ah rasanya ingin segera pulang saja.


"Sedang apa ya Gia dan Gio sekarang..apa di culik Oma dan Opa nya lagi..huh mereka itu kebiasaan"


Sore pun tiba Rey pulang dan Langsung mandi karena dia sudah tak sabar bertemu kedua anaknya.


"Hubby sudah pulang..?"


"Iya sayang..Amna Gia Dan Gio..?"


"Biasa by..di culik opa Oma"


"Astaga mereka itu kebiasaan.. sebenarnya Gio dan Gia anaknya siapa sih"


Laura tertawa melihat kekesalan suaminya..dia senang .


"Sudah tidak apa-apa..kan waktu kita jadi lebih banyak by..apa kau tak ingin berduaan dengan Laura by..?" ucap Laura sambil mengelus si Jono.


"Ohhhkhhh..shitt Laura..baby..kau nakal sekali" Rey sudah terpancing gai*ah..dia segera melancarkan aksinya yaitu melakukan kegiatan favorit nya olahraga ranjang.


"Ahh..hubby jangan di gigit sshh"


"Sorry baby..aku terlalu bergai*ah"


"Ah..kau begitu..nik..mat baby..ahh"


Rey begitu senang karena sekian lama berpuasa akhirnya waktu berbuka sudah tiba..dia bisa melepaskan hasratnya lagi dan mengucapkan selamat tinggal pada sabun di kamar mandi.


Malam pun tiba..Erick dan Nila sudah sampai di kediaman Rey..mereka di sambut hangat oleh keluarga Wilson.


"Masuk nak Erick.." ucap mama Rey pada Erick.


"Terimakasih mom..maaf Erick mengganggu waktu nya.."


"Kau bicara apa sih anak nakal"


"Maaf mom"


Erick dan Nila duduk di ruang makan bersama yang lainnya..Laura juga Rey mereka memangku satu anaknya masing-masing.


Nila tersenyum melihat keharmonisan keluarga Wilson..dia merasa di terima di keluarga ini..dia senang.


"Jadi kapan kalian akan menikah..?" tanya papa Rey memulai percakapan.


"Mungkin 2 bulan lagi dad..soalnya masih ada yang harus Eri k selesaikan"


"Baguslah lebih cepat lebih baik..jangan kelamaan"


"Baik dad.. terimakasih sudah menerima Erick di keluarga ini.."


"Anak nakal kau bicara apa sih..kita semua keluarga" timpal Rey.


"Benar Rick kita adalah Keluarga..jangan sungkan"


"Terimakasih semuanya"


"Sudah ayo makan nanti keburu dingin makananya" papa rwy menyudahi pembahasan melow ini karena pasti nanti ada air mata yang keluar.

__ADS_1


Papa Rey sudah menganggap Erick sebagai anaknya sendiri..Erick adalah anak dari sahabatnya yaitu Gerald dan istrinya Nelsy..mereka meninggal ketika usia Eri k 10 tahun.


Tuan Wilson mengangkat Erick sebagai anaknya sendiri dan menyayangi nya seperti dia menyayangi Rey.


__ADS_2