
"Akan ku hancurkan kebahagiaan kalian..aku pastikan kau jadi milikku Rey"
Orang itu pergi setelah beberapa saat melihat dengan intens kebahagiaan keluarga Rey..dia cemburu karena tak bisa masuk kedalam Keluarga Rey.
Wanita itu adalah wanita yang sama yang telah memeluk Rey di kantor waktu itu..dia bahkan tiada pernah kapok untuk mendekati Rey.. benar-benar wanita tak tau malu.
Frisly..wanita itu namanya Frisly..dua terobsesi dengan Rey..jika dia tak bisa mendapatkan Rey maka Taka akan ada yang bisa memiliki Rey siapapun itu.
*
*
*
Hari sudah petang Rey dan keluarganya sudah kembali ke rumah..Laura dengan manjanya minta di gendong sampai rumah..tentu saja Rey tak bisa menolak pesona bumil satu itu.
"Kau istirahat saja ya..aku tau kau lelah.." ucap Rey ketika sudah sampai di kamarnya.
"By..Laura mau di mandiin sama hubby" rengek Laura dengan wajah malu-malu lagi nya.
Rey yang mendengar itu langsung sumringah..rejeki nomplok ini mah..dengan sigap Rey menggendong Laura masuk kedalam kamar mandi..tentu saja mandinya bukan mandi biasa..mandi sekalian olahraga.
Setelah selesai dengan mandinya me ka keluar..Rey dengan telaten memakaikan baju pada istrinya yang terlihat kepayahan..dasar kau Rey bini mu lagi hamdun loh.
"Istirahat ya baby.. terimakasih sudah melayaniku kapanpun aku ingin..love you sayang"
__ADS_1
Rey mendaratkan kecupan di bibir manis Laura.. kemudian Rey pergi ke ruang kerja karena dia ada misi untuk memberantas pengganggu yang sempat membuatnya berselisih paham dengan orang rumah.
Rey menghubungi Erick dan mengatakan rencananya pada sang asisten sekaligus sekertaris pribadinya.
"Apa kau mengerti Rick..??"
"Saya mengerti tuan..segera saya laksanakan"
"Bagus..kabari aku jika sudah berhasil"
"Siap tuan"
Sambungan telepon terputus Rey kemudian mulai membuka dokumen yang ada di atas meja kerjanya..banyak pekerjaan yang belum sempat dia selesaikan.Rey sepertinya akan lembur malam ini..toh besok kan weekend jadi tidak ada salahnya lembur dan besok hanya tinggal bermesraan dengan Laura.
"Bagaimana kalau kita besok BBQn di belakang rumah..sudah lama tidak di adakan acara seperti itu"
"Ide bagus..aku sangat setuju Jo"
"Baiklah biar besok aku bawakan dagingnya..karena aku ingin Laura merasa dekat dengan kami juga" ucap Mariana.
"Tentu saja boleh..biar kami yang menyiapkan yang lainnya" timpal mama Rey.
"Baiklah biar nanti malam kita bicarakan pada mereka.. sepertinya mereka masih sibuk dengan urusannya masing-masing"
"Iya kau benar..sudah lebih baik kita istirahat juga..aku sudah lelah".
__ADS_1
"Kalian menginapkan..?"
"Kau bodoh atau bagaimana Wil..aku kan harus mempersiapkan untuk acara besok..jadi kami oulang saja tidak apa-apa"
"Kalian yakin..?"
"Yakin..sudah ya kami oulang dulu.. titip Laura".
"Pasti"
Tuan Jonathan dan istrinya pulang ke apartemen nya untuk mempersiapkan segala sesuatunya.. sementara tuan Wilson dan istrinya juga masuk ke kamarnya..mereka lelah..rasanya hari ini benar-benar berat sekali..apa karena faktor U ya jadi seperti ini.
*
*
*
Sementara itu Erick sudah melakukan apa yang di perintahkan oleh Rey..dia bahkan sudah tidak sabar untuk melihat reaksinya besok.
"Rasakan..siapa suruh membuat bosku murka.. tanggung sendiri akibatnya"
Rey pergi dari sana dan menuju ke apartemennya..dia juga lelah setelah seharian menghandle pekerjaan bos besar nya.
"Huhh..kapan ya aku ketemu jodhku..?"
__ADS_1