PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 91_Sedikit Lebih Tenang


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian Laura tak sadarkan diri Rey begitu over protective dalam segalanya..dia tak ingin kejadian serupa terulang lagi..semenjak hari itu Laura jadi banyak diam..bahkan sering merenung di kamar.


Rey tau itu karena dia selalu memantau sang istri dari ponselnya..dia tak ingin Laura berbuat apa-apa pada dirinya sendiri..apalagi sampai kembali terpuruk akan rasa bersalahnya.


"Hari ini jadwalku apa saja Rick..?"


"Anda sudah free bos.. jadwalnya tidak terlalu padat..nanti ada meeting biar saya wakilkan saja"


"Baiklah terimakasih Rick..aku berhutang kepada mu"


"Tidak usah begitu bos..santai saja"


"Baiklah aku pulang dulu..aku khawatir pada kondisi Laura"


"Iya bos.. hati-hati"


Rey pulang dengan membawa makanan kesukaan Laura yaitu coklat..Rey membawa sekardus coklat khusus untuk Laura seorang.


Rey sampai di rumah dia langsung mencari keberadaan sang istri..dia rindu dengan istri kecilnya..Rey masuk ek kamar dan menemukan sang istri tengj duduk di balkon kamarnya..Rey menghampiri istrinya dan memeluk nya memberikan ketenangan oada istrinya.


"Kau sedang apa baby..?"


Laura menoleh ke samping dan mendapati suami tampannya tengh mengecup pipi nya dan bersandar di bahunya .


"Kau sudah pulang by..?"


"Iya sayang..aku merindukanmu"


"Laura juga"


"Are you ok baby..?"


"I don't know by"


"Why..tell me"


Laura membalikkan badannya dan saling berhadapan dengan suaminya..dia elus rahang Rey serta di kecup kemudian dia peluk tubuh Rey dengan erat.


"Laura hanya merasa bersalah by"


"Merasa bersalah pada siapa baby..?"


"Ntahlah hati Laura tiba-tiba merasa bersalah karena sesuatu..Laura juga tidak tau by"


Rey semakin yakin jika Laura kembali teringat kejadian waktu itu..Rey mengeratkan pelukannya dan mencium kening istrinya kemudian mellumat bibir ma ia istri nya.


"Jangan pernah merasa seperti itu baby..jika kau tidak melakukan kesalahan apapun maka jangan di fikirkan..kau masih punya aku..mommy..Dady..dan anak-anak yang masih menyayangi mu dan juga membutuhkan mu sayang..jadi aku mohon hilangkan pikiran itu dari kepalamu ya..kau punya tanggung jawab mengurus anak-anak kau tak inginkan anak-anak kurang kaaih sayang karena momynya hanya sibuk memikirkan sesuatu yang bahkan tidak dia lakukan..?"


Laura terdiam sejenak..Laura memikirkan perkataan Rey..benar juga kata Rey kenapa dia harus memikirkan hal yang bahkan tidak dia lakukan sama sekali..harusnya dia fokus pada keluarganya bukan malah merenungkan sesuatu yang tak pasti.

__ADS_1


"By maaf..Laura bersalah by..maafin Laura.. seharusnya Laura lebih dewasa lagi maaf by"


"Hey baby kau tak bersalah..lebih baik sekarang kita fokuskan oada pertumbuhan anak-anak ok"


"Iya by..Laura janji akan lebih perhatian pada anak-anak lagi"


"Bagus..lebih baik sekarang kita masuk hari mulai gelap dan juga cuacanya dingin aku tak ingin kau sakit baby"


Mereka masuk ke kamar dan membersihkan diri..di kamar mandi terdengar suara horor yang pastinya membuat para jomblo kepanasan jika mendengar nya.


Rey benar-benar tidak kenal waktu..dia terus saja menggempur Istri nya walau Laura sudah begitu lelah..biarlah yang penting istrinya sudah kembali seperti biasa.


*


*


Di rumah Erick..Erick dan Nila juga baru selesai melakukan olahraga nya di kamar..setelah Via tidur Erick dengan gercep melakukan kegiatan favorit nya yaitu bermain kuda-kudaan bersama Nila.


"Terimakasih sayang sudah melayaniku kapanpun aku butuh"


"Hm"


Nila tak punya tenaga dua kelelahan karena senjata Laras panjang lunak suaminya begitu membuatnya tak berdaya.


Eri k terkekeh melihat Nila tak berdaya..dia mengangkat Nila menuju kamar mandi..mereka mandi bersama..kali ini tiada lagi gempur menggempur karena Erick tau istri nya itu benar-benar tidak berdaya lagi.


Mereka sudah selesai dengan acara mandinya..kini Erick dan Nila sedang makan malam..sedangkan baby Via sedang bermain dengan susternya.


"Iya nyonya.."


Nila dan Erick pun makan dengan tenang..Erick bercerita tentang keadaan Laura pada istri nya..tentu sjaa Nila merasa cemas dan juga iba pada Laura..kenapa di saat mereka sudah mulai tenang ada saja hal yang tak terduga terjadi.


"Besok Weekend ke rumah ka Rey ya yank.."


"Iya sayang..besok kita ke sana sekalian nginep mau kan..?"


"Mau dong..berapa hari yank..?"


"2 hari aja kali ya..takut ganggu mereka juga"


"Baiklah"


Nila begitu senang karena akan menginap di rumah Kaka iparnya..di sana dia bisa bertukar informasi dengan Laura juga bisa menemaninya agar tidak terlalu bosan dan malah memikirkan hal-hal yang tak seharusnya dia pikirkan.


*


*


Di tempat lain Deril mulai melakukan perombakan pada atap rumahnya.. sedikit demi sedikit Deril ingin merubah rumahnya yang sudah tua.

__ADS_1


"Mom sedikit demi sedikit Deril akan memperbaiki rumah ini agar kita tidak cemas lagi ketika hujan datang..tidak apa kan mom..?"


"Tidak apa sayang..momy berterimakasih padamu malah..kau sudah bekerja keras demi momy dan adik.. terimakasih nak dan maaf momy tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup kalian dengan layak"


"Sudah mom ini sudah jadi kewajiban Deril sebagai anak momy..kita jalani bersama ya mom"


"Iya sayang..besok kau libur atau tidak nak..momy mau mengajakmu mengunjungi Dady.."


"Deril libur mom besok kan weekend jadi semuanya libur"


"Baiklah..itu bagus"


Di saat mereka tengh mengobrol tiba-tiba datang sekitar 3 orang pria berbadan besar serta memakai setelan jas hitam mengetuk pintu rumah Deril.


Tok..tok..tok...


Deril dan mamanya saling pandang siapa malam-malam begini bertamu ke rumah mereka.


"Siapa ya..?" tanya Deril ketika sudah membuka pintu.


"Apa benar ini kediaman tuan Deril Alexander"


"Ya benar..kalian siapa..?"


"Bolehkah anda ikut kami sebentar bos kami ingin bertemu dengan anda secara pribadi"


"Siapa bos kalian..?"


"Nanti anda akan tau tuan..mari silahkan "


Mama Deril keluar dan mencegah anaknya pergi...Mama Deril takut anaknya kenapa-kenapa lagian siapa yang menyuruh orang-orang ini membawa anaknya pergi.


"Deril jangan pergi nak..momy tidak mengijinkan mu"


"Tidak apa mom..Deril akan baik-baik saja"


"Tidak nak..momy tidak mengijinkan mu pergi..dan kalian siapa yang menyuruh kalian hah katakan"


Para bodyguard itu hanya saling pandang pasalnya tadi bosnya hanya menyuruh mereka membawa Deril saja dan bosnya juga bilang jika ini adalah kejutan..mereka tidak menjawab.


"Apa kalian bisu hah..siapa yang menyuruh kalian ..?"


"Maaf nyonya kami tidak bisa menyebutkan nama bos kami karen beliau bilang ini kejutan"


"Sudah mom tidak apa-apa..momy istirahatlah jika Deril sudah di sana Deril akan menghubungi momy"


"Kau yakin boy"


"Iya mom..Deril pergi ya"

__ADS_1


"Baiklah hati-hati nak"


Deril di bawa oleh para bodyguard itu Mamuju mobil dan mobilnya pun melesat pergi meninggalkan rumah nya.


__ADS_2