PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 157_Membuka Aib Sendiri


__ADS_3

Rey tengah menunggu Laura di ruang tamu..dia dengan sabar menunggu sambil bermain ponselnya mengecek setiap laporan yang masuk.


Laura selesai dan memanggil Rey..Rey menoleh dan mendapati Laura begitu memukau..dia tak rela istrinya di lihat orang lain dalam keadaan cantik begini.


"Baby..apa yang kau pakai..no..no..no ganti baby..ganti..aku tak mau kau memakai pakaian ini"


"Hah..ganti bagaimana by..ini kan nggak terbuka juga di bawah lutut gaunnya.."


"No..no..no..ayo aku pilihkan"


Akhirnya Laura pasrah..dia mengikuti Rey ke kamar lagi..entah pakaian apa yang akan Rey pilihkan untuknya.


Rey mulai mencari-cari pakaian yang kiranya bisa menguntungkan dirinya nanti di kantor..karena nanti Rey akan minta enak-enak juga dengan Laura mumpung free.


"Ini coba pakai yang ini baby..lebih tertutup nanti pakai jasku saja untuk bagian atasnya"


Laura menerimanya dengan lapang dada..dia mengganti pakaiannya dengan pakaian pilihan Rey..dia tetap terlihat canti meski sederhana tampilannya.



"Bagaimana by..?"


"Perfect baby..i like it..ini pakai jasku aku tak mau kulit indahmu di sentuh sinar matahari"


"Hishhhh baiklah"


Mereka berangkat menuju kantor..Rey senang karena dia di temani istrinya.. terimakasih Kanjeng-kanjeng..kalian yang terbaik..pikirnya.


Sampailah mereka di kantor..Rey menggandeng Laura..romantis..serasi..itulah deskripsi para karyawan Rey yang melihatnya berjalan beriringan dengan istrinya.


"Kau mau makan sesuatu baby..?" tanya Rey ketika sudah sampai di ruangannya.


"Tidak by..apa Laura nggak jadi sekertaris hubby lagi..?"


"Tidak usah..aku tak mau kau kelelahan..kau paham hm..?"


"Iya paham by..lalu Laura mau apa di sini ya..?"


"Kau mau melakukan sesuatu..?"


"Apa itu by..?"


"Pijat aku.. bagaimana..?"


"Baiklah"


Laura memijat kepala Rey..Rey di sambil bekerja memeriksa beberapa dokumen..dia merasa kepalanya lebih baik dari sebelumnya.


"Kau pintar memijat ya baby..?"


"Jangan meledekku"


"Tidak sayang..aku serius"


"Terimakasih hubby sayang"


Di saat mereka tengah asik pijat-pijatan Erick masuk dan mengatakan ada rapat dadakan..Rey terpaksa menyudahi sesi pijat nya dengan Laura.


"Baby kau tunggu di sini saja atau mau ikut..?"

__ADS_1


"Ikut saja by..Laura juga bosan"


"Baiklah ayo"


Laura menggandeng lengan Rey..dia mengikuti Rey sampai di tempat rapat..semua mata menatap mereka..Rey begitu tampan..Laura juga cantik sungguh perpaduan yang sempurna.


"Jaga pandangan kalian..jangan sampai aku keluarkan bola mata kalian dari tempatnya" ucap Rey dingin ketika menyadari tatapan para pria yang begitu mendamba Laura.


"Rapat kita mulai..Erick persiapkan segala nya"


"Baik bos"


Erick membagikan dokumen yang akan mereka bahas..Rey tak melepas pandangan nya dari Laura..dia sebenarnya tidak rela jika Laura di tatap seperti itu oleh para laki-laki.


Rapat berjalan lancar..Rey puas akan hasilnya..dia memberikan bonus untuk mereka yang telah bekerja keras.


"By Laura lapar"


"Kau lapar... baiklah ayo ke ruanganku"


Semua tercengang..Rey bersikap lembut hanya pada Laura saja..tadi saja mereka di tatap dengan tajam olehnya sekarang mereka merinding melihat dan mendengar kata-kata yang keluar dari bosnya begitu lembut.


"Erick kau handle sisanya..istriku lapar aku tak mungkin membiarkan nya kelaparan.."


"Baik bos"


"Ayo baby.."


Rey pergi dari ruang rapat menuju ruangannya..dia memesan makanan sesuai keinginan Laura.


Makanan telah siap..Rey menyuapi Laura..dia memanjakan Laura dengan sepenuh hati..hari ini Laura seperti ratu sehari.


"Kau tak makan by..ini enak loh"


"Sudah by..Laura seprti babi makan tidur saja kerjanya"


"Hahaha..tidaklah baby..kau itu seperti ratu"


"Apaan sih by..Laura malu ih"


Rey gemas melihat wajah malu-malu nya Laura..dia tak tahan melihat bibir Laura menganggur..dia cium tanpa aba-aba.


"Emhhh..ehmmm"


"Bernafas lah baby"


"Huhh..huhhh..kau mau membunuh Laura by..huhhh..jahat sekali"


"Maaf aku tak tahan dengan bibirmu"


"Ishhh tau ah"


Rey melihat Laura masuk ke ruangan pribadinya..dia mengikuti Laura dan seketika suara-suara horor mulai terdengar..mereka bermain dengan begitu lembut.


Skip.......


Sorenya Willy dan Vallery mendatangi kediaman Rey..dia ingin curhat pada Rey tentang malam pertamanya yang super anehnya.


Sampailah mereka di kediaman Rey..mereka masuk dan menunggu di ruang tamu..Rey turun dari atas dengan Laura..mereka seperti nya baru selesai enak-enak.

__ADS_1


"Woho pengantin baru..ada apa ..?"


"Ayo ke ruang kerjamu saja aku mau curhat"


"Hahah baiklah..baby kau temani Vallery dulu ya..aku ada urusan sebentar"


"Iya by"


Rey menuju ruang kerjanya..Willy cemberut terus ketika sampai di ruang kerja Rey..Rey heran melihat wajah pengantin baru itu.


"Kau kenapa..aku tak suka wajah jelek mu"


"Ishhh..aku mau curhat Rey.."


"Katakan"


"Malam pertama mu dengan kakak ipar bagaimana..lancar atau penuh drama"


"Hey jangan macam-macam kau.."


"Ishhh aku hanya tanya Rey jawablah"


"Ehem..lancar jaya memang kau tak lancar..?"


"Huhhh..aku penuh drama sepanjang permainan kami..bahkan Joni sempat di siksa oleh Vallery..waktu pencoblosan juga tak semudah itu..harus ada lagu kesukaannya dulu baru aku bisa mengalihkan perhatiannya..sungguh malam pertama yang dramatis"


"Hahahaha... hahahha...ahahha..Willy..Willy"


"Jangan meledekku brengsek"


"Hahahah..nasibmu Will..nasibmu hahahaha"


Willy kesal dengan Rey..dia ingin curhat tapi malah di tertawakan..padahal dia sudah membongkar aibnya sendiri demi membuang dongkol di hatinya.


Skip........


"Vall.. bagaimana malam pertamamu..apa lancar..?"


"Malam pertama Vall lancar ka.. Willy itunya besar juga menakutkan..tapi lucu karena bisa berdiri sendiri..Vall heran ko Vall nggak punya ya ka..?"


"Hahaha..kita kan perempuan Vall.."


"Hehe.. Vall juga di kasih tau Willy kalau nggak boleh cerita ke siapapun soal malam pertama kita"


"Benarkah..tapi kenapa kau cerita ke Kaka..?"


"Hehe Vall kelepasan..anggep aja Kaka nggak pernah denger apa-apa ya..?"


"Hahah baiklah.. baiklah..kau mau bulan madu kemana Vall dengan Willy..?"


"Nggak tau ka.. Willy nggak bilang..katanya enak-enak dulu baru bulan madu"


"Astaga anak itu.. baiklah terserah kalian saja".


Mereka mengobrol dengan santai.. sementara Rey tak berhenti-berhentinya tertawa bahkan sampai perutnya kaku dan matanya berair..sungguh cerita Willy sangat lucu..malam pertama yang dramatis.


Rey akan menceritakan pada Laura nanti..untung saja Laura tidak seheboh Vallery jika tidak maka Jono sudah bisa di pastikan tidak mau bangun tidur.


"Untung istriku tidak seprti Vallery..hahahah..istriku memang polos saat itu tapi dengan pelan aku bisa menuntunnya untuk lebih memahami segalanya"

__ADS_1


"Kau beruntung Rey..semoga Vallery bisa berubah seperti Kaka ipar juga"


Mereka tertawa bersama..Rey puas melihat wajah tersiksa Willy..tapi dia juga kasian dengan Willy..semoga Vallery bisa berubah sedikit demi sedikit.


__ADS_2