PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 28_Tes DNA


__ADS_3

Laura dan mama Rey menuju dapur untuk membuatkan makanan..Laura begitu senang karena memiliki mertua yang begitu penyayang seperti mama Rey.


"Sayang kamu jangan berdiri terlalu lama ya..nanti capek kasian baby-nya"


"Nggak apa-apa kok mom..Laura bosen duduk terus"


"Ok lah bumil emang selalu benar"


Mereka berdua tertawa bersama dan mwngundang perhatian dari kaum lelaki yang ada di ruang tamu.


"Lihat tuh dad..istriku di monopoli momy..huh" ketus Rey pada sang papa.


"Hahaha..sudah jangan cemburu..harusnya kau bersyukur karena Mom menyukai Laura..coba bayangkan jika mom tidak suka Laura apa yang akan terjadi coba"


"Iya juga sih.. Rey bersyukur karena momy dan Laura akur..semoga selamanya seperti ini ya dad"


"Amin..kita doakan saja"


Kedua lelaki beda generasi itu melanjutkan ngobrol nya..mereka mengobrol mengenai perusahaan..ya namanya juga laki-laki pasti kerjaan yang di bahas nggak mungkin kan bahas harga cabe.


Di tempat lain tuan Jonathan sudah tau tentang Laura..mereka berniat untuk melakukan tes DNA pada Laura..mereka yakin bahwa Laura adalah putri nya yang hilang 22tahun yang lalu.


"Dad sebaiknya kamu hubungi tuan Wilson agar tak terjadi hal yang tak diinginkan"


"Kau benar sayang... baiklah akan ku hubungi"


Tuan Jonathan menghubungi tuan Wilson dan mengatakan yang sebenarnya.. awalnya tuan Wilson tak percaya tapi ketika tuan Jonathan menunjukan foto putrinya padanya akhirnya dia mau membantu tuan Jonathan untuk melakukan tes DNA.


Sementara itu istri tuan Jonathan sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan putrinya yang sudah lama dia rindukan.


"Akhirnya momy menemukanmu sayang..tunggu sebentar lagi ya"


"Sudah sayang.. Wilson akan membantu kita untuk mendapatkan samole rambut Laura.. bersabarlah"

__ADS_1


"Iya dad..momy akan menunggu sedikit lagi"


Mereka berpelukan saling menenangkan..jujur mereka juga bahagia tapi hasilnya akan terlihat ketika tes itu sudah selesai.


Di negara A tuan Wilson tengah bersantai di gazebo belakang rumah Rey sendirian.


Tiba-tiba ponselnya berdering tak menunggu lama dia mengangkat panggilan itu.


"Ada Jo.. sepertinya kau begitu merindukan ku..?"


"Wil..aku ingin bicara serius padamu..kau bersama siapa saat ini"


"Ada apa..aku sendirian".


"Baguslah..begini Wil.. seperti nya Laura adalah putri ku Lauren yang hilang dulu"


Tuan Wilson terdiam..dia kaget jujur saja dia tak pernah menyadari akan kemiripan Laura dengan istri Jonathan.


"Wil..apa kau mendengarku..?"


"Aku minta tolong padamu..ambiokan sampel rambut Laura untukku..aku ingin melakukan tes DNA agar tak menduga-duga lagi Wil..kau mau kan..?"


"Apa kau yakin..siapa taubkau salah..?".


"Aku sudah mencari tahu tentang Laura Wil..dan semuanya begitu berhubungan dengan kejadian itu"


"Baiklah akan ku usahakan..tapi aku tak mau kau mengambilnya dari kami".


"Kau tenang saja Wil..Laura adalah menantuku dan utri Rey..aku tau Rey begitu menyayangi Laura mana mungkin aku mengambilnya dari kalian".


"Baguslah..tunggulan kabar selanjutnya"


"Baik Wil terimakasih"

__ADS_1


"Ya sama-sama"


Sambungan telepon terputus tuan Wilson diam memikirkan bagaimana caranya mengambil sampel rambut Laura..apa sebaiknya dia memberitahukan pada Rey..walau bagaimanapun Rey juga berhak tau..dia kan suami Laura..DNA juga Laura tengh mengandung anaknya.


Di saat tuan Wilson asik dengan pikirannya Rey datang menghampiri nya dan dusuk di sebelahnya.


"Dad..you ok..?"


"Ah..ya kenapa Rey..?"


"Kau kenapa dad..ada masalah kah..?"


"Tidak..hanya saja ini soal Laura.."


"Laura..kenap dia dad..?"


"Begini Rey.. seperti nya Laura adalah anak dari tuan Jonathan dan istrinya yang hilang dulu..kau tau kan yang kemarin datang dan makan malam bersama "


"Jangan bercanda dad..ini tidak lucu"


"Dady serius Rey.. makannya untuk membuktikan kebenaran nya..Dady butuh bantuanmu untuk mengambil sampel rambut Laura untuk di lakukan tes DNA agar hasilnya terlihat"


Rey diam memikirkan bagaimana nanti jika Laura di ambil oleh keluarga kandungnya..Rey tidak siap jika itu terjadi.


Tua Wilson seperti tau isi pikiran Rey dia segera menenangkan putranya.


"Kau tenang saja..mereka tidak akan mengambil Laura darimu..mereka tau kau begitu menyayangi dan mencintai Laura..jadi mereka tidak akan mengambil Laura darimu"


"Benarkah..apa Dady yakin..?"


"Ya Dady yakin.. percayalah..mereka hanya orang tua yang merindukan sosok putri nya yang telah lama hilang"


"Huhh.. baiklah akan Rey bantu"

__ADS_1


"Good boy"


__ADS_2