
Flashback 1 tahun yang lalu>>>>>>>>
Di saat Laura tengah berada di kamar rawat momy Mari di luar sana tengah terjadi drama pacu jantung Dady Jo yang sempat berhenti.
Laura seperti mendengar suara ribut-ribut dari luar..dia dan mamanya saling tatap seketika raut wajah mereka berubah..tidak..tidak mungkin.
Laura membawa mamanya dengan menggunakan kursi roda..mereka begitu panik dan cemas semoga tidak terjadi apa-apa dengan Dady Jo.
"By..ada apa..kenapa banyak dokter by..?" tanya Laura yang sadar keberadaan dokter-dokter yang menangani Dady Jo.
Rey Kelu dia tak ingin membuat istrinya sedih..tapi bagaimana pun juga dia harus mengatakan kebenaran nya pada Laura..apapun resikonya akan Rey tanggung.
"Baby..jantung Dady Jo sempat berhenti..kita doakan saja semoga Dady Jo Baik-baik saja"
Laura bagai mendapatkan pukulan keras di dadanya..dia sesak..sakit..apa kata suaminya tadi jantung dady-nya berhenti..itu artinya..tidak..tidak boleh..dia baru saja merasakan kebahagiaan dan kasih sayang orang tua kandung..Laura tidak mau kehilangan salah satu dari mereka.
"Tidak by..tidak mungkin..Dady Jo janji sama Laura kalau Dady Jo nggak akan ninggalin Laura..kamu bohong kan by..iya kan by..JAWAB BY"
Laura menangis histeris..dia tak terima dengan kondisi saat ini..momy Mari menatap Laura dengan sendu..seharusnya mereka menuruti keinginan Laura kemarin tapi apa yang sudah mereka lakukan..nasi sudah menjadi bubur.
"Jo..hiks..kau harus kuat Jo..jika kau berani meninggalkanku akan aku bawa pergi semua milikmu Jo..kau harus bangun Jo..harus hiks" ucap momy Mari yang sudah di banjiri air mata.
Tak jauh berbeda dengan mama Rey..dia juga tak kalah sedihnya..dia memeluk momy Mari,mama Rey berharap momy Mari akan lebih tenang.
"Kau harus kuat Mari..jangan lemah..ingat anakmu dan suamimu..kuat dan tetap berdoa untuk keselamatan suamimu di dalam sana" ucap mama Rey menyemangati.
"Tapi bagaimana jika....hiks aku tidak sanggup Mira..hiks"
"Sudah jangan pesimis.. berpikir optimis suamimu Sekarang tengah berjuang untuk kembali dengan kita..jangan membuat semangatnya pupus..kau harus kuat"
"Iya Mira..kau benar..hiks..aku harus kuat"
__ADS_1
Sementara Dady Wil juga tak kalah terpukul dengan kondisi sahabat sekaligus besannya..Dady Wil hanya berharap semoga sahabat nya Baik-baik saja.
Tak lama kemudian dokter keluar dengan wjaah sendu..dia bingung harus bagaimana menjelaskan pada mereka.
"Bagaimana dok..?" tanya Dady Wil menyerang sang dokter dengan pertanyaan.
"Maaf tuan..kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi pasien telah pergi..maafkan kami tuan..nyonya"
Sang dokter pergi meninggalkan keluarga yang saat ini tengh berduka..dokter juga sedih karena perjuangan tuan Jonathan selama ini begitu besar meski hanya setitik harapan.
Ada satu dokter yang masih berjaga di sana guna menjelaskan pada keluarga pasien.
"NGGAK..NGGAK MUNGKIN..DADYYYYY...DADY.... HUUHUHUU..JANGAN TINGGALIN LAURA DAD..HIKS.. HUHUHUUUHHUU" Laura berteriak histeris kemudian tak sadarkan diri..Rey tau pasti akan seprti ini jadinya..Rey juga tak terasa menjatuhkan air matanya.. dia terpukul dengan kondisi ini.
"Baby..hiks bangun sayang..jangan seperti ini hiks..Laura..bangun sayang..tuhan kuatkan kami hiks" Rey bergumam menepuk-nepuk pipi Laura berusaha menyadarkan nya.
"Jo..Ti..tidak..Jo..k..k..kau..tidak boleh mendahuluiku Jo..tidak Jo..TIDAKKKKK JOOO... JONATHAN RICHARD KAU HARUS BANGUN JO..HUHUHUU"
Momy Mari tak kuasa menahan sesak di dadanya..dia mendorong kursi roda nya dengan sekuat tenaga..dia tak ingin kehilangan suaminya.
Sekitar 10 menit kemudian di saat suasana masih sedikit terbawah kepiluan dan kesedihan tiba-tiba terdengar suara batuk dari arah ranjang Dady Jo.. semua orang yang masih menangisi dady Jo tersentak kaget..mereka bangkit dari lantai dingin rumah sakit.
"J..Jo..k..kau..kau sudah kembali Jo..suamiku..kau kembali.. terimakasih tuhan.. terimakasih" ucap momy Mari yang masih mendekap tangan suaminya.
Mama Rey dan Dady Wil tak kalah terkejut mereka tak menyangka keajaiban benar-benar ada..tuhan masih menyayangi mereka hingga mereka di perbolehkan untuk melihat dan bersama Dady Jo lebih lama.
Dokter jaga yang ada di ruangan itu dengan sigap memeriksa kondisi pasiennya..dia segera memasangkan alat bantu pernapasan.
"Sungguh kuasa Tuhan, tuan..nyonya..pasien telah kembali"
Dokter ijin keluar karena tugasnya sudah selesai..Rey datang setelah membaringkan Laura di salah satu kamar VIP tak jauh dari kamar rawat Dady Jo.
__ADS_1
"Dad.."
"Rey..Dady Jo kembali..dia kembali pada kita" ucap Dady Wil memeluk anaknya.
Rey juga kaget..tapi tak berapa lama kemudian dia tersenyum..tangis bahagia mengalir begitu saja dari matanya..sungguh Tuhan masih menyayangi keluarga mereka.
Di saat keadaan mulai membaik dari arah pintu tiba-tiba masuk seorang pria yang usianya kira-kira 50n..dia tak seorang diri..dia bersama seorang wanita yang juga usianya tak jauh berbeda dengan sang pria.
"Tuan Rey..maaf kami mengganggu waktunya" ucap sang pria yang sudah masuk.
"Mr Mayashi..?"
Rey terheran-heran dengan keberadaan rekan bisnisnya..mengapa orang Jepang itu ada di rumah sakit malah sekarang berada di ruang rawat Dady Jo.. mertuanya.
"Oh maaf..saya kemarin datang ke perusahaan anda untuk melakukan pertemuan penting tapi kata sekertaris anda,anda tengah ada urusan keluarga..dan katanya mertua Anda tengah koma di rumah sakit..saya langsung ke pointnya saja..saya punya kenalan di Jepang seorang dokter hebat semoga bisa membantu pemulihan mertua Anda tuan Rey..saya sudah membuktikannya karena dulu istri saya juga sempat koma dan harapan hidupnya sangatlah kecil..tapi saya terus berusaha akhirnya usaha kami berhasil dan istri saya selamat.." jelas tuan Mayashi pada Rey.
Rey seprti mendapatkan pencerahan..dia setuju tidak ada salahnya berusaha untuk hasilnya dia serahkan pada authorπ.
Setelah menimbang-nimbang dengan anggota Keluarga yang lain akhirnya kesepakatan bersama mereka capai.
"Baiklah kami terima saran dan rekomendasi dari anda mr Mayashi.. terimakasih atas sarannya..saya sangat berhutang kepada anda"ucap Rey dengan memeluk Mr Mayashi.
"Tidak ada masalah tuan Rey..kita sama-sama pernah di posisi yang sama..saya tau bagaimana rasanya..sudah sewajarnya saya berbagi informasi dengan yang lain"
"Ya anda benar Mr Mayashi..sekali lagi terimakasih"
Dan akhirnya malam itu juga Dady Jo terbang ke Jepang bersama Momy Mari dan juga kedua orangtua Rey.
Sebelumnya Laura sudah sadar ketika Dady Jo akan di bawa ke Jepang..Laura kira dady-nya akan di makamkan.. tentu saja Laura histeris..tapi Rey dengan sigap memeluknya..dia menjelaskan pada Laura bahwa dady-nya sudah kembali.
Laura begitu bahagia hingga air matanya mengalir tanpa henti..dia bersyukur karena masih ada kesempatan untuk berbakti kepada kedua orang tuanya.
__ADS_1
πππ Flashback terpanjang 1000 kata lebih jempol author Ampe kebasπππ
jangan lupa kasih dukungan buat author ya biar author makin semangat nulisnya okehhhh Love you semuaπππ.