PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 46 #S2_Aku Juga Merindukanmu


__ADS_3

Gia membuka ponsel nya dan melihat banyaknya pesan masuk dari El..dia tersenyum senang..Gian hanya melirik sebentar..dia geleng-geleng kepala melihat tingkah kakaknya itu.


"Ternyata El mengirim pesan..ishhh kenapa aku tidak tau" batin Gia membalas pesan El.


**El :Gia sedang apa..sudah makan..?"


El : Kalau sudah ada waktu balas pesanku ya..aku menunggumu.


El :Gia apa kau baik-baik saja..kenapa tidak membalas pesanku..apa terjadi sesuatu..balas jika kau sudah membaca pesanku.


El :Gia kau dimana..bolehkah kita makan malam bersama nanti..aku akan menjemputmu nanti malam jika kau mau..aku merindukanmu.


El :Kau benar-benar membuatku khawatir Gia..kau dimana..sedang apa..dengan siapa..aku khawatir Gia.


5 panggilan tak terjawab dari El**.


Gia tersenyum melihat isi pesan El..dia jadi merasa di perhatikan..balas apa ya Gia..kenapa dia jadi bingung Sendiri.


Gia :Maaf El aku sudah makan dengan adikku tadi..maaf seharian aku sibuk jadi tidak melihat ponsel.


Gia : Aku mau makan malam denganmu..aku tunggu di rumah.


Gia tersenyum melihat jawaban yang dia kirim..kenapa rasanya seperti anak ABG saja..astaga efek tidak pernah dekat laki-laki.


"Kau kenapa senyum-senyum sendiri..?"


"Ah..tidak..tidak apa-apa"


"Aneh"


"Ssstt diam dan menyetir saja brother"


"Cerewet"


Tak berapa lama kemudian El membalas pesan dari Gia..Gia rasanya ingin melompat tapi tidak bisa karena berada di dalam mobil..mengapa El begitu manis..kan jadi melting dianya.


El : Syukurlah jika sudah makan.. baiklah akan aku jemput nanti malam..pakai gaun terbaik agar kau terlihat lebih cantik..jangan memakai pakaian terbuka aku tidak mau mata pria lain memandangmu dengan tatapan memuja..kau hanya milikku Gia.


Gia hanya tersenyum..dia tak tau harus membalas apa..apa El mengklaim dia itu miliknya..wah.. bagaimana bisa dia mengklaim orang seperti itu..tapi dia suka juga sikap El..ahhh jadi gemesh.


**Gia : Baiklah..sejak kapan aku menjadi milikmu El..jangan mengada-ada nanti pacarmu cemburu.


El :Aku tak punya pacar..kau kan calon pacarku..mulai sekarang kau milikku dan tidak boleh berdekatan dengan laki-laki lain selain keluargamu.

__ADS_1


Gia : Terserah kau saja.


El : Baiklah..kau dimana sekarang..?.


Gia : Aku dalam perjalanan pulang dengan adikku.


El : Baiklah..jika sudah sampai rumah kabari aku.


Gia :Iya El.


El :Take care..aku merindukanmu**.


Gia tak menjawab pesan terakhir dari El..dia malu..bingung harus menjawab apa..apakah dia juga Merindukan El..oh God ini tidak baik bagi jantung.


Gia masih menatap isi oesan terakhir El.. bagaimana ini..jawab apa ya..Gia tidak berpengalaman dalam urusan percintaan..dia menyesal tidak mencoba menjalin hubungan dengan laki-laki sebelum nya.


Gia :Aku juga Merindukan mu.


Gia berteriak dalam mobil setelah mengirim balasan itu..dia kelabakan..jarinya benar-benar tidak sejalan dengan otaknya.


Gian terlonjak kaget mendengar jeritan kakanya..dia memegang dadanya karena saking kagetnya..dia bahkan sampai mengerem mendadak.


"Kau gila hah..astaga hampir saja aku jantungan" omel Gian ketika sudah menetralkan pacuan jantungnya.


"Oops.. sorry brother..hehe lanjutkan peace.."


Sementara itu seorang pria di ruangannya tenagh berteriak kegirangan setelah melihat ponselnya..pria itu bersorak-sorai membaca pesan dari sang pujaan hati.


"Apa aku tidak salah lihat..ini nyata kan..astaga Gia merindukanku juga..arghhhhhh yesssss..wohoooo.. akhirnya lampu hijau menyala..yeayyyyy "


El melompat-lompat kegirangan..dia senang perasaan nya berbalas..jadi tidak sabar nanti malam..dia akan memberikan kejutan untuk Gia..ahhh tidak sabar..tidak sabar dia menunggu nanti..kenapa waktu begitu lama..sialan.


"Aku harus bersiap agar terlihat sempurna di mata Gia..huhhh kenapa aku jadi gerogi begini..sialan..di depan klien saja aku tidak begini tapi di depan Gia kenaoa aku bisa begitu gerogi..oh God jangan sampai aku mempermalukan diriku sendiri di depan Gia".


El memilih pulang untuk segera bersiap..dia akan berendam dengan sabun wangi agar tubuhnya wangi dan tidak membuat Gia ilfill..dia juga akan memakai parfum baru yang dia pesan secara khusu dari luar negeri.


Dia akan memakai pakaian yang dia pesan dari seorang designer ternama di kota ini hanya untuk makan malam dengan Gia..dia bahkan sudah mereservasi tempat makan mereka hanya untuk Gia seorang.


"Gia aku tidak sabar menjadikan mu milikku..huhhh sabar El semua akan indah pada waktunya..Ucup jangan bikin malu aku ya nanti..awas kalau kau bangun ketika melihat pesona sarangmu..ku jitak kau".


El masih berendam di bathtub kamarnya..dia akan berendam agar bau sabun yang dia pesan dari luar negeri bisa melekat di badannya.


"Seperti nya aku sudah gila karena Gia..astaga El sebegitu cintanya kah kau pada Gia..huhh baiklah aku mengaku kalah..persetan dengan masa lalu..kami hanya akan bahagia berdua di masa depan bukan masa lalu".

__ADS_1


Skip>>>>>>>>>


"Pakai baju mana ya..astaga ini atau ini..kenapa aku bingung sekali..sialan haruskah aku minta Genie membantuku atau kakak ipar tapi bisa di ledek aku..arghhh menyebalkan"


Setelah memilih-milih akhirnya Gia menemukan baju yang kiranya cocok dengan dia..dia tak tau apakah ini terlalu berlebihan atau tidak..lihat saja reaksi El nanti.


Setelah lama bersiap akhirnya waktu sudah menunjukkan pukul 7 petang..Gia menatap ponselnya dan tersenyum ketika membaca eodan dari El yang mengatakan bahwa dia sudah di depan.


**El :Aku sudah di depan..kau sudah bersiap..?.


Gia :Aku turun sekarang**.


Gia turun dan menghampiri El..El menghadap belakang ketika dia berbalik dia melihat pujaan hatinya begitu cantik..sialan gaunnya kenapa memperlihatkan oaha mulusnya..oh God apakah Ucup bisa tahan godaan.



"Hay..maaf lama" ucap Gia.


El terbengong melihat penampilan Gia..benarkah ini gadisnya..bahkan dia sudah menyebut Gia itu gadisnya.. benar-benar calon bucin selanjutnya.


"Ah..tidak..tidak..aku yang terlalu cepat..ayo"


"Iya.. baiklah"


Gia masuk ke mobil..dia duduk di samping El..El begitu terkesima melihat kecantikan dan kefeminiman Gia.. benar-benar cantik..kenapa dia tak tau selama ini sialan informasi mengenai Gia kan sangat rapat.


"Kita mau kemana El..?"


"Rahasia"


"Ishhh menyebalkan"


"Haha sabar nanti juga tau"


"Hmm"


El mengusap rambut panjang Gia..dia suka Gia yang feminim..seperti melihat orang berbeda..ahh dia jadi tidak sabar untuk menghalalkan gadisnya.


"Sabar Ucup jangan berontak nanti ku kasih pembungkus baru buatmu oke..huhhh sabar El sabar" batin El menenangkan si Ucup yang sudah bangun.


Mereka sampai di tempat tujuan..Gia turun setelah di bukakan pintu oleh El..El meminta Gia menutup mata sebelum masuk karena ada kejutan untuknya.


Mereka masuk..penutup mata Gia masih melekat di matanya..El bersiap untuk memulai kejutannya..dia mendudukkan Gia dulu karena dia harus bersiap untuk memberikan kejutan untuk Gia.

__ADS_1


Setelah semuanya selesai El berlutut di depan Gia dengan memegang sebuah kotak cincin couple yang sudah El pesan jauh-jauh hari sebelumnya.


"Buka penutup matamu Gia" ucap El.


__ADS_2