
"Aku sangat membenci Keluarga Wilson maka dari itu aku memanfaatkan kebodohan Ludrick Owen..aku mencuci otaknya agar dia semakin membenci Rey hahaha dan aku berhasil..si bodoh itu percaya dengan semua kata-kata ku"
El mengepalkan tangannya erat-erat..urat kemarahan terlihat jelas di wajah El.
**BUGHHHHH...
BUGHHHHH**...
El menghajar Matteo membabi buta..dia kehilangan kontrol akan dirinya setelah mendengar semua pengakuan setan itu.
"Bajingan kau brengsek..akan ku bunuh kau bedebah sialan" ucap El dengan emosi yang sudah meledak.
Milan dan temannya menahan El agar tidak menghajar Matteo lagi karena mereka takut El akan sulit mengendalikan diri nya lagi setelah menghajar Matteo.
"El tenangkan dirimu..misimu belum semuanya selesai.. bersabarlah sedikit lagi" ucap Milan menenangkan El.
"Huhhh..huhhh..huhhh baiklah aku mengerti"
El sudah lebih tenang dari sebelumnya..dia sudha bisa mengendalikan amarahnya setelah emmbuang nafas berkali-kali.
Flashback end>>>>>>>>
El meninggalkan tempat itu dan menyisakan Milan beserta temannya untuk menyelesaikan dendam mereka.
El tidak mau berlama-lama karena dia harus segera menyerahkan bukti rekaman video dan suara dari hasil interogasi El pada Daddy nya.
El mengirim pesan pada Gia..dia ingin sekali memberitahu pada via bahwa saat ini dia berada di pesawat menuju negara X.
"Sialan kenapa tanganku gatal sekali ingin memberitahu Gia..huhh sabar El sabar sebentar lagi kau bisa memeluk kekasihmu"
El gelisah sepanjang perjalanan..dia tidak sabar untuk segera bertemu dengan Gia..andai El punya kekuatan teleportasi pasti dia sudah menghilang dan muncul di hadapan Gia saat ini.
Lelah perjalanan panjang akhirnya El tertidur di pesawat..dia masuk kedalam kamar yang memang khusus di buat untuknya.
Pesawat itu adalah milik El pribadi..dia membeli pesawat itu karena mendapatkan tender besar dari kliennya dan syukurlah El berhasil membuat kliennya puas.
Hasil jerih payahnya dia tabung untuk membeli properti berupa rumah,vila,pesawat,kapal,mobil,dan juga berupa tabungan khusus di bank Swiss yang jumlahnya bisa di bilang mampu menghidupi anaknya hingga memiliki cucu.
El begitu jeli dengan masa depannya apalagi sekarang di tambah calon ibu dari anak-anaknya sudah hadir dia semakin bertambah semangat dan rajin dalma menabung.
__ADS_1
Sampailah El di negara X..dia bergegas menuju rumah utama Keluarga nya..dia akan menyerahkan bukti yang dia punya pada sang Daddy dna membawa Daddy nya menemui tuan Rey untuk meminta maaf karena sudah menaruh dendam selama bertahun-tahun.
"Mom..El pulang"
Mama El berlari ketika mendengar suara anaknya..dia sangat rindu dengan anaknya itu..betapa sekarang senangnya dia melihat anaknya di depan matanya sendiri.
"El...astaga anak mommy...mommy rindu nak hiks "
"El juga mom..don't cry"
El memeluk mamanya dengan perasaan rindu..dia rindu sekali dengan perempuan yang telah melahirkannya itu.
"Kapan kau datang..?"
Suara yang sangat El kenal semakin mendekati mereka..El melihat Daddy nya berjalan dengan raut wajah datar nya.
"Baru saja" jawab El sekenanya.
Terlihat sang Daddy menghela nafas panjang..El sebenarnya ingin sekali memeluk Daddy nya tapi dia harus menahannya dulu hingga Daddy nya melihat bukti yang dia bawa.
"Untuk apa kau kemari..?"
"Kau..huhhh..bukti apa..pasti hanya rekayasa..tidak perlu repot-repot"
"Terserah anda mau menganggap nya apa tapi yang pasti saya sudah memenuhi tugas saya dalam membela kebenaran"
"Cih.. kebenaran apa yang kau katakan..kau lebih membela Keluarga pembunuh itu daripada Keluarga mu sendiri..kau pikir kau tumbuh di mana hah"
El mengepalkan tangannya ketika Daddy nya lagi dan lagi menghakimi Keluarga Wilson..ingin rasanya dia hajar orang yang ada di hadapannya tapi sayangnya orang itu adalah ayahnya sendiri.
"CUKUP....jangan pernah lagi sekali-kali nya anda menghakimi orang yang tidak bersalah..anda memang sudah di buatkan akan dendam bodoh anda ya tuan Owen..?"
"Kurang ajar..kau pikir kau siapa hah..berani sekali kau mengatakan pada ku begitu"
"Silahkan anda dengarkan dan lihat secara baik-baik bukti dari saya..setelah anda melihatnya saya harap anda tidak menyesali semua perkataan anda barusan dan dendam bodoh anda selama ini"
El menyerakan rekaman yang dia dapatkan saat di negara S..dia ingin melihat apakah sang Daddy masih bisa berkoar-koar bahwa tuan Rey adalah orang yang hina.
El kembali duduk dan menunggu respon Daddy nya..jika di ingat kembali saat dia menginterogasi Matteo itu dia geram ingin rasanya dia bunuh Matteo berkali-kali agar terpuaskan rasa sakitnya.
__ADS_1
"Ini..ini tidak mungkin..tidak.." ucap sang Daddy ketika sudah melihat isi rekaman itu.
"D..dad..mommy kecewa padamu dad..hiks..kau lihat orang yang selalu kau jadikan contoh rupanya orang itu juga yang telah menghancurkan kebahagiaan kita hiks..kenapa kau begitu bodoh dad..mommy kecewa padamu hiks"
El bangkit dan membawa sang mommy kedalam pelukannya..dia menenangkan mommy nya agar tidak terlalu larut dalam kenangan masa lalu.
"El maafkan kami El..maafkan kami yang tak percaya dengan penilaian mu..mommy tidak tau harus berbuat apa hiks..maafkan mommy"
"Sudah mom jangan menangis..semuanya belum terlambat jika kita mau berusaha.. temuilah Keluarga Gia dan meminta Maaf lah pada mereka karena kalian sudah mendendam pada mereka bertahun-tahun lamanya.."
"Ya kau benar nak..mommy akan melakukan yang terbaik".
"Thanks mom.. love you"
"Love you too boy"
Sementara papa El masih termangu melihat video pengakuan Matteo atas semua kesalahan yang pernah dia lakukan sewaktu dulu.
"Matteo..beraninya kau membuatku sebagai alat untuk balas dendam mu..sialan kau" geram Daddy El mengingat-ingat kembali perbuatannya dulu.
"Bagaimana tuan..apa masih kurang buktinya..?"
"Maafkan Daddy El..Daddy bersalah"
"Hahaha..kau sudah sadar rupanya tuan..minta maaflah pada mereka yang telah kau berikan dendam dan kebencian tak beralasan itu".
"Baiklah El Daddy akan meminta maaf pada mereka"
El tersenyum melihat raut ketulusan dari Daddy nya..dia mendekati sang Daddy dan memeluknya erat..dia tau pasti Daddy nya juga terkejut akan isi rekaman itu.
Keesokan harinya.............
El dan keluarganya menemui keluarga Wilson..mereka bermaksud untuk melamar Gia dan memeinta maaf atas dendam dan kebencian yang tak beralasan terhadap keluarga Wilson.
"El Daddy takut dan malu bertemu mereka..apakah mereka akan membenci Daddy..?"
"Jangan berfikir yang tidak-tidak dad..rileks saja.. Keluarga Wilson baik dan penyayang orangnya"
"Baiklah Daddy percaya padamu boy.."
__ADS_1