PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 94_Di Luar Dugaan


__ADS_3

Rey sudah memprediksi hal-hal tak terduga yang bisa saja di lakukan oleh Sarah..benar dugaan Rey Sarah hendak menembaknya namun gagal karena Rey sudah menendang tangan Sarah terlebih dulu sebelum peluru itu keluar.


"Kau pikir bisa dengan mudahnya membunuhku hah..jika kau berpikir Keluarga ku lah yang telah membunuh anakmu itu maka terserah kau saja..tapi satu hal yang harus kau tau anakmu itu sudah gila dia bahkan dengan tega menyakiti bayi yang tidak berbuat salah..diabdengan teganya mencubit bayi itu hingga memar dan menyebabkan bayi itu demam hingga 3 hari bahkan ibu bayi itu sampai depresi dengan keadaan bayinya yang seperti itu..kau mau tau siapa ayah bayi itu..ayahnya adalah AKU.."


Sarah sempat terdiam memikirkan setiap kata dari Rey..dia jadi ragu apakah benar anaknya yang berulah duluan..tapi anaknya bahkan sampai meninggal dan jelas-jelas keluarga Wilson yang bertanggung jawab akan hal itu.


"Tidak mungkin Alya berbuat seperti itu..aku kenal anakku..dia anak yang baik dia penyayang..tidak mungkin dia seperti orang tak punya hati hingga menyakiti anakmu..kau pasti ingin memutarbalikkan fakta nya iya kan..hahahha..Rey..Rey kau kira aku ini bodoh hah"


Rey sudah tidak bisa berkata-kata lagi dia mengambil ponselnya dan memberikan rekaman video dimana Alya datang dan langsung mencubit Gia hingga menangis kejer bahkan Alya masih sempat membentak anaknya dan mengatakan bahwa dia yang lebih pantas menjadi istrinya.


Sarah terkejut melihat fakta bahwa ternyata anaknya yang bersalah..dia tak bisa berbuat apa-apa lagi..ini salah anaknya jika dia yang di posisi Rey pun dia akan melakukan hal yang sama.


jadi selama ini dia sudah salah paham dengan keluarga Wilson.


"Ti..tidak..tidak mungkin..arghhhhhh tidak mungkin "


Rey menatap datar Sarah..dia tau Sarah itu depresi..dia membiarkan Sarah berteriak-teriak semaunya..dia tak peduli..semua anak buah Sarah sudah Rey lumpuhkan..kini tinggal Sarah seorang diri saja.


"Sudah tidak usah banyak drama.. terimalah hukuman atas perbuatan mu pada keluarga ku"


"Hahahaha....hahahaha....."


Sarah hanya tertawa..dia sudah benar-benar kehilangan kewarasannya.


"Hukuman..hukuman apa yang akan kau berikan padaku Rey..kau masih bisa menghukum ku atau tidak sewkah melihat ini"


Sarah melempar ponselnya pada Rey..Rey memutar video yang ada di ponsel Sarah dan terkejut melihat Laura tengh di ikat di kursi dengan kondisi yang berdarah-darah..Rey langsung meremas Ponsel itu dan melempar nya ke sembarang arah.


"Bajingan..kau apakan istriku brengsek"


Rey mencekik Sarah hingga terbatuk karena saking kencangnya cekikan Rey pada leher Sarah..Rey emosi melihat istrinya di siksa seperti itu.

__ADS_1


"Hahahah..kau membunuhku maka istrimu juga akan mati Rey hahahaha...uhuk..uhuk"


Rey tak bis berbuat apa-apa keselamatan istrinya lebih penting sekarang..dia melemparkan tubuh Sarah ke lantai dan menyuruh anak buahnya membawa Sarah ke kandang Leon..dia sendiri yang akan membunuh Sarah jika sampai Laura kenapa-kenapa.


"Deril tolong lacak keberadaan istriku"


Deril langsung bergerak mengotak Atik komputer nya yang sudah tersambung dengan ponsel Sarah tadi..tak berapa lama kemudian Deril berhasik melacak keberadaan Laura.


"Bos lokasinya tak jauh dari apartemen Sarah..sekitar 3 km dekat gudang kosong tepatnya di salah satu rumah kosong"


"Kita ke sana sekarang"


"Baik bos"


Rey dan yang lainnya menuju tempat dimana Laura di Sandra..deoanjang Joana Rey benar-benar tidak bisa tenang..dia memikirkan kondisi Laura yang menurutnya mengenaskan..sakit sekali Rey melihat Laura seprti itu.


Mereka sampai di lokasi..Rey sudah membuat rencana tadi saat di perjalanan..Rey melihat banyak penjagaan di sekitar rumah..Rey memutar otaknya bagaimana caranya agar tidak menimbulkan keributan dan mengundang lebih banyak penjagaan.


Deril mempunyai ide..di jamin aman dan tak beresiko tinggi.


Rey masuk bersama Erick dan derik juga beberapa orang..yang lain dari belakang dan atap..Rey mencari keberadaan Laura..dia semakin tak tenang..takut lauranya kenapa-kenapa.


Sampailah Rey di ruang tamu...Rey melihat sekitar r orang tengah menjaga Laura.. kondisi Laura benar-benar membuat nya khawatir.


"Bagaimana Rick apa sudah siap semuanya"


"Sudah bos"


Rey sudah tidak sabar untuk menyelamatkan istrinya..dia menembakkan gas air mata pada orang-orang itu dan seketika mereka terbius..di saat Rey mendekati Laura tiba-tiba dari arah samping satu tembakan mendarat twoay di bahunya.


"Ssshhh..shitt.." Rey meringis merasakan bahunya sakit.

__ADS_1


Erick dan yang lainnya bersiaga tidak ada orang lalu darimana datangnya peluru itu..tak berapa lama kemudian seorang pria usianya seumuran dengan Rey mendatangi Rey..dia bertepuk tangan ketika mwluhat aksi Rey.


"Selamat datang tuan Reyhan Wilson..saya begitu terkesan dengan aksi anda barusan.. benar-benar menarik sekali"


"Jeremy Renner..ternyata kau bukan hanya pecundang tapi juga pengecut ya..hahaha kau selalu kalah dengan ku dan kali ini kau juga akan kalah lagi "


"Hahahaha..jangan mimpi Rey..kali ini kaulah yang kalah bukan aku karena apa.. aku punya kunci kekalahanmu"


Jeremy memerintahkan anak buahnya membawa kunci kekalahan Rey..ya Jeremy mensandra Gia juga..Rey terkejut melihat anaknya juga di Sandra oleh bajingan keparat bin brengsek seperti Jeremy.


"Keparat kau..Jeremy"


"Santai saja Rey..aku tak akan berbuat apa-apa oaad anakmu..akubpunya pilihan untukmu Rey..jika kau pintar kau pasti akan memilih yang paling kau butuhkan.


"Katakan keparat..jangan basa basi"


"Ok pilihannya adalah anakmu atau istrimu..?"


Deg...bagai Dejavu Rey pernah mendengar kalimat ini..tapi dimana dan kapan..Rey mengingat kembali mimpi Laura..ah ya benar Laura pernah bercerita tentang mimpi nya.


"Ternyata itu bukan sekedar mimpi saja" gumam Rey dalam hati.


"Bagaimana Rey pilihan sudah kau tentukan..?"


Rey terdiam menatap istrinya yang tengh menatapnya juga..kemudian Rey melihat arah putrinya..tidak mungkin baginya untuk memilih salah satu di antara mereka.


"Aku tidak akan memilih..berikan pilihan lain "


"Hahaha..seorang Reyhan Jade Wilson tengah di Landa kegundahan.. benar-benar mengecewakan.. baiklah jika kau tidak bisa memilih maka akan ku bunuh keduanya bagaimana..?"


"JANGAN GILA KAU JEREMY"

__ADS_1


Apa yang harus Rey lakukan sekarang...dia tak mungkin memilih..keduanya adalah hidupnya tidak mungkin dia membiarkannya di sakiti.


Rey benar-benar di buat tidak berdaya..Rey menatap Laura dengan tatapan sendu..dia sakit melihat keadaan istrinya seperti itu..Rey menangis tak mampu berbuat apapun saat ini.. haruskah dia mengorbankan dirinya untuk melindungi Laura dan putrinya.


__ADS_2