
Seorang wanita bernama Ava sangat membenci Keluarga Wilson..bukan hanya selalu kalah tender keluarganya bahkan harus menjadi korban amukan jika sang bos besar tengah kalah dari Wilson Group.
"Ava janji ka Ava akan balaskan semua rasa sakit kakak..Kaka temnag saja"
Entahlah ada apa dengan para rival Wilson Group sehingga mereka banyak sekali musuhnya..mereka yang tak suka dengan kesusksesan Wilson Group akan melakukan apapun agar mereka bisa membalas sakit hatinya.
Seperti yang di lakukan Ava dengan cara mengutus beberapa orang suruhannya untuk melenyapkan keluarga Wilson..dia tak peduli harus mengeluarkan biaya besar agar misinya berhasil.
Orang suruhannya mengikuti mobil Gian dan Gia sejak pulang dari hotel kota x..Gian bukan tidak tau jika mobil di belakangnya tengah mengikutinya..dia sengaja memancing mobil itu ke tempat yang sepi untuk melakukan uji coba.
Mobil Gian dan Gia berhenti..Gian keluar dari mobil dengan pelan agar kakaknya tidak terbangun..dia menghampiri mobil itu dengan sebuah pedang kesayangannya..di seret pedang itu pada jalan aspal dan menimbulkan suara yang begitu indah di telinga.
"Katakan"
"Kami hanya di suruh untuk menghabisi seorang wanita yang bersamamu"
"Lalu"
"Lebih baik kau minggir daripada kami habisi bersama dengan wanita itu"
"Berani Coba..?"
"Kau menantang kami hahaha kau akan kalah karena kau hanya seorang diri dan kami berlima "
"Baiklah patut di coba"
Gian tanpa aba-aba langsung menyabetkan pedangnya pada satu orang yang sedari tadi meremehkannya..dia tak berhenti di situ saja dia mengayunkan pedangnya pada dua orang lagi dan membuat keduanya kehilangan kepalanya.
Tersisa dua lagi..Gian menatap dua orang itu dengan tatapan malas..dia tau orang-orang ini pasti lemah..dia butuh lawan yang seimbang.. benar-benar membosankan sekali.
Selesai dengan pertarungan tak seimbang itu Gian kembali ke mobiln dan melepas jas nya dia tak mau kakaknya mencium bau darah pria lemah itu.
"Dasar kebo "
Gian melajukan mobilnya lagi menuju kota kelahirannya..dia sudah lelah dalam perjalanan i tambah lagi dengan para cecunguk itu yang sok berani ingin uji coba mempertahankan nyawa.
Setelah hampir siang akhirnya mereka sampai di kediaman Rey..Gian membangunkan kakaknya yang tidur layaknya kebo susah di bangunkan.
"Ka bangun udah sampe"
__ADS_1
Gian menepuk-nepuk pipi Gia sedikit keras tapi tidak ada respon dari Gia..apakah kakaknya itu tidur atau mati benar-benar seperti kebo.
Akhirnya Gian mengangkat Gia masuk ke rumah dan membaringkan nya di sofa..Gian menuju kamarnya setelah membaringkan Gia di sofa..dia mau membersihkan diri karean lelah dan lengket.
Rey melihat Gian masuk ke kamarnya kemudian Rey menuju ke ruang tamu dan melihat Gia sedang tidur di sofa dengan posisi kaki di atas sandaran sofa serta mulut yang sedikit menganga.
"Astaga princess ku ini..huhh bagaimana jika jodohmu melihat ini girl.. benar-benar"
Rey mengangkat Gia ke kamarnya..dia tak ingin pelayanannya melihat kebiasaan buruk Gia..Gia terkenal sebagai pribadi yang sedikit cuek juga memperhatikan penampilan nya..tapi lihatlah bagaimana cara dia tidur.. benar-benar sembrono.
"Hubby Gia kenapa by..?"
"Princess kita tidur seperti kebo baby"
"Ishhh anak sendiri di bilang seperti kebo"
"Sudah ayo keluar biarkan princess kita itu istirahat"
"Baiklah"
Rey dan Laura keluar dari kamar Gia..mereka menuju ruang keluarga dan bersantai-santai di sana..Rey membahas mengenai perusahaan Daddy Jo yang sekarang di pimpin oleh Via..mereka tak menyangka bocah-bocah itu mau mempelajari bisnis.
"Sudah tidak apa-apa..toh mereka sendiri yang mau..Kita tidak pernah memaksakan kehendak pada mereka kan..biarkan saja toh ini maunya anak-anak..mereka begitu karena sayang dengan oara Orangtua nya"
"Iya by Laura paham..apa tidak sebaiknya kita adakan liburan keluarga..sudah lama kita tidak liburan bersama"
"Bisa di atur baby..lihat senggangnya anak-anak saja ya"
"Baiklah by"
Skip>>>>>>>>>
El terus kepikiran tentang kedekatan Gia dan Gian..dia seakan tak rela jika Gia bermanja pada laki-laki lain termasuk adiknya sekalipun..lagian jika yang tidak tau pasti mengira Gia dan Gian itu sepasang kekasih.
"Shitt kenapa aku harus melihat kedekatan mereka sih..kenapa juga ac-nya panas sekali huhh"
El marah-marah tidak jelas di kamar hotelnya..dia besok baru akan pulang..dia sudah tidak tahan dengan situasi yang ada..baru merasa tenang sebentar dia mendapatkan laporan dari anak buahnya yang membuntuti Gia kemanapun.
"Katakan"
__ADS_1
"Bos nona Gia dan laki-laki itu sudah kembali ke kota Y"
"APAAAA..astaga kenapa tidak memberitahuku..?"
"Maaf bos saya kira anda tau kepulangan nona Gia karena menginap di hotel yang anda tempati bos"
"APAAAA..astaga kenapa aku tidak menyadarinya shitt"
Sambungan telepon terputus..El merebahkan tubuhnya di ranjang..dia meninju-ninju bantal di atas ranjang..dia kesal karena tidak mengetahui bahwa Gia ternyata berada di hotel yang sama dengan nya..dan sialnya lagi Gia sudah kembali ke kota Y.
"Arghhhh kenapa aku tidak tau info sekecil ini..sialan..jika aku tau kita berada di hotel yang sama pasti sudah ku ajak dia berkencan sejak kemarin..sial..sial..sial"
El berbaring memijat kepalanya yang berdenyut..dia akan pulang besok..dia akan menemui Gia dan mengutarakan isi hatinya..persetan dengan masa lalu sialan itu..toh belum tentu juga kebenarannya.
Skip>>>>>>>
"Jadi kalian gagal menghabisi wanita itu hahahahah"
"Maaf bos..semua orang suruhan kita tewas oleh satu pria yang bersama perempuan itu bos"
"Apa..jadi satu lawan 5 benar-benar mengecewakan..kalian emua itu bodoh.. bagaimana bisa kalian kalah oleh satu orang saja hah..kirim lebih banyak orang lagi"
"Baik bos"
Wanita itu tak percaya bagaimana bisa lima orang bisa kalah melawan satu orang.. benar-benar dia semakin penasaran dengan siapa pria yang begitu kuat bisa mengalahkan anak buahnya.
"Gia aku akan pastikan kau lenyap di tanganku..tunggulah jika sampai orang suruhanku gagal lagi maka kau akan berhadapan denganku"
Wanita itu semakin terobsesi untuk membunuh Gia..dia akan balaskan semua rasa sakitnya pada Gia..dia akan melakukan apapun untuk membuat Gia menderita..dia tidak terima hanya dua saja yang menderita sedangkan Gia..Dian bahagia dengan kehidupan nya bahkna laki-laki yang dia cintai mulai tertarik dengan Gia.
"Lionel kau akan menyesal karena telah memilih wanita itu daripada aku..akan ku buat kau kembali padaku apapun akan ku lakukan..tunggulah sampai waktunya tiba".
*
*
*
Alhamdulillah bisa up lagi..mohon bersabar gaes ni aja nulisnya di sambil nyuci piring..nyuci baju..bersihin sisa semalam dan banyak lagi lainnya..maaf ya gaes jika terlalu lama maklum othor cuma sama ibu othor aja beres-beres nya jadi agak lama.
__ADS_1
Di tunggu terus update tannya ya gaes..love you all β€οΈβ€οΈπ