
Pagi itu di kediaman Richard kedatangan tamu tak di undang..awalnya Dady Jo penasaran dengan sang tamu setelah dia temui ternyata Safira adik iparnya ralat mantan adik iparnya.
"Mau apa kau..?"
"Beginilah cara menyambut tamu Kaka ipar"
"Cih jangan panggil aku Kaka ipar..kau tidak pernah di anggap Keluarga oleh kami..katakan apa maumu dan tujuanmu kesini..?"
"Apa kau sudah melakukan apa yang aku mau kemarin..?"
"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau menyerahkan sebagian saham Richard Corp untuk wanita seperti mu..lebih baik kau pergi karena kehadiran mu sangat menggangu"
"Hahaha..ingat Jo aku juga istri adikmu walau dia sudah mati..aku memiliki anak dari adikmu dan anakku berhak mendapatkan bagian dari saham Richard Corp ingat itu Jo"
"Mimpi saja kau..jangan pernah berharap yang tidak mungkin Safira..anakmu itu bukan darah daging keluarga Richard kau pikir aku tidak tau hah"
Sagita seketika membeku di tempat.. bagaimana bisa Jonathan tau bahwa anaknya itu bukan anak kandung Jordan adik Jonathan.
"Jangan asal bicara kau Jo..kau begitu tamak akan harta..apa kau tidak pernah berfikir anakku juga memiliki hak atas harta itu..aku istri sah adikmu meski adikmu itu sudah mati sekalipun"
"Hahaha..sudah daripada kau bergumam tidak jelas lebih baik pergi dari sini..aku sudah muak melihat mu"
"Dad..ada apa ini..?" mama Laura datang dan menghampiri suami serta adik iparnya..awalnya dia terkejut melihat kedatangan Safira yang begitu dadakan.
"Safira..mau apa lagi kau..?"
"Ah Kaka ipar.. bagaimana kabarmu ka..aku sangat merindukanmu"
Safira mendekati Mariana tapi Mariana dengan sigap berpindah di samping suaminya..dia risih dengan kehadiran Safira di tengh ketenangan keluarga nya.
"Sudah jangan banyak bicara..katakan apa maumu..?"
"Ternyata Kaka ipar sudah berubah ya..hahaha aku hanya ingin bagian ku saja kaka ipar..katakan pada suamimu itu untuk segera menyerahkan sebagian saham Richard Corp atas namaku"
Mariana tertawa mendengar penuturan Safira barusan..apa dia bilang sebagian saham Richard Corp..dia pikir dia siapa..dan ada hak apa dia meminta saham Richard Corp.
"Jika kau belum bangund dari tidurmu maka segera bangun..tapi jika kau tengh bermimpi maka sadarlah sebelum kau jatuh terperosok semakin dalam..ada hak apa kau ingin harta kekayaan yang tidak ada kaitannya denganmu.."
"Aku juga istri adik iparmu ingat itu Mariana.."
"Dad usir dia..momy pusing menghadapi benalu tidak tau malu seperti dia.."
"Baiklah"
__ADS_1
Dady Jo memanggil anak buahnya dan memerintahkan untuk mengusir Safira dari rumahnya..dia juga sudah muak dengan Safira.
"Kurang ajar..akan ku pastikan kalian menyesal dengan perbuatan kalian ini"
Safira di usir dari kediaman Richard..Dady Jo kembali ke kamar dan menyusul Istri nya.
"Kau tak apa mom..?".
"Tak apa dad..hanya kesal saja"
"Sudah tidak apa-apa.."
"Apa Safira sudah tau jika Lauren sudah kita temukan dad..?"
"Belum seperti nya..jangan sampai dia tau..karena kelemahan kita adalah Laura.."
"Iya dad..momy jadi khawatir..sudah cukup sekali kita kehilangan anak kita karena perempuan itu..momy tidak mau kehilangan Lauren lagi dad"
"Kau tenang saja..Laura punya Rey yang akan melindungi anak kita sepenuh hati.. percayalah..nanti kita ke rumah Rey dan membicarakan hal ini"
"Iya dad.. baiklah"
Skip.....
Rey tengah di kamar bersama Laura..dia tengah bermesraan dengan istri nya.
"Hah.. berlibur..berdua..?"
"Iya baby..anggap saja buang sial dan buang suntuk"
"Lalu anak-anak bagaimana by..masa di tinggal kan mereka masih kecil"
"Sesekali gak apa-apa kan baby..lagian anak-anak pasti gak akan rewel kok..ya..ya..ya..baby ya...please"
Laura berfikir sejenak..benar juga apa kata suaminya..di sisi lain dia juga ingin berduaan dengan suaminya menikmati keindahan tempat tujuannya tapi di satu sisi ada ketiga anaknya sungguh berat.
"Biar Laura tanya Momy dan Dady dulu aja by.."
"Ya udah nanti biar aku omongin lagi sama para kanjeng"
"Ok by.."
Rey memeluk Laura mesra..dia sebenarnya sudah terbakar api gairah tapi dia tahan dulu karena tak ingin membuat istrinya lelah.
__ADS_1
"By kau kenapa..?"
"Em..tidak apa-apa baby"
"Benar..?"
"Hehe.. sebenarnya si Jono ingin di manja baby.."
Laura terkekeh mendengar penuturan Rey.. bisa-bisanya dia menyalahkan si Jono di saat dia sendiri yang sudah terbakar gairah.. suaminya ini ada-ada saja.
"Si Jono apa si pemiliknya..?"
"Ishhh si Jono baby..mau ya please..!!"
"Hahqhq.. baiklah tapi inget janagn kebablasan"
"Ok siap ratuku"
Dan pertempuran pun terjafi di pagi yang masih dingin dan sangat cocok untuk bermain kuda jingkrak di atas ranjang.
Sementara itu Safira tengah di buat kesal dengan Kaka iparnya ralat mantan kakak iparnya..dia kesal karena caranya belum berhasil juga untuk merebut harta keluarga Richard..dia akan berusaha lagi supaya harta itu bisa dia dapatkan.
"Tunggu saja pembalasan ku Mariana Jonathan..kalian akan membayar semua yang telah kalian perbuat kepadaku..aku bersumpah "
Safira pergi menuju rumah nya..dia mempunyai anak laki-laki..anaknya tidak ingin ikut campur dalam urusan orangtuanya.
"Hallo nak..kau sedang apa..?"
"Aku sibuk mom..sudah dulu"
"Hey anak kurang ajar..aku ini ibumu kenapa kau begitu dingin padaku hah.."
"Kau memang yang telah melahirkan ku tapi kau bukan ibuku karena ibuku sudah tiada sejak dia mengirimku pergi jauh darinya.."
"Bastian maafkan momy nak..momy....-"
Bastian sudah menutup sambungan telepon nya..dia muak dengan ocehan ibunya..selalu ingin meminta bantuannya untuk menyingkirkan penghalang dalam rencana nya.. Bastian tentu saja menolak..dia masih punya hati nurani.
"Dasar anak kurang ajar..tidak tau diri..jika kutau begini sudah ku bunuh sejak dalam kandungan arghhhhhh sialan"
Bastian memang anaknya tapi bukan anaknya Jordan adik Jonathan..dia berselingkuh saat Jordan tengah dinas ke luar negeri..dia tak tau jika Jordan itu sudah tau bahwa dia ada main di luar dengan seseorang.
Jordan akan menunggu hingga dia kembali tapi naas saat di perjalanan menuju rumah nya dia mengalami kecelakaan lebih tepatnya di celakai oleh seseorang maka dari itu dia belum sempat membongkar kedok busuk istrinya.
__ADS_1
Safira yang tau jika dia di mata-matai oleh suaminya yaitu Jordan..dia memilih jalan aman..dia tau resikonya jika berani bermain dengan laki-laki lain.
Da menyuruh kekasihnya untuk melakukan sebuah rencana yang akan menguntungkan mereka berdua yaitu dengan cara mensabotase mobil Jordan hingga mengalami rem blong dan mengakibatkan kecelakaan yang menewaskan semua yang ada di mobil itu.. benar-benar licik dan kurang di rukiyah si tante Safira.