
"Hubby tadi kau bilang katanya aku sakit karena si Jono terong berurat mu..emang dimana dia dan apa yang dia lakukan padaku..?" tanya Laura dengan polosnya.
"APAAAAAAA" kedua orangtua Rey terkejut mendengar pertanyaan Laura.
'Mampus kau Rey..mulutmu harusnya di sekolahkan lagi sudah tau istrimu itu benar-benar polos dan lugu masih saja kau cemari dengan kata-kata modusmu sukurin kau' batin mama Rey bersorak kegirangan melihat wajah pias anaknya.
Mama dan papa Rey hanya bisa menepuk jidatnya melihat kepolosan Laura dan kebodohan anaknya yaitu Rey.
Sebelumnya............
Setelah selesai mandi Laura diminta Rey untuk duduk di ranjang karena Rey ingin mengatakan sesuatu.
"Laura maafkan aku ya karena si Jono terong berurat ku kamu jadi kesakitan seperti ini..maafkan aku" ucap Rey penuh sesal.
"Si Jono..?"tanya Laura sekali lagi.
"Iya maafkan aku ya..lain kali aku akan bilang sama si Jono supaya lebih baik lagi sama kamu"
Laura tak memahami maksud Rey.. akhirnya dia dan Rey keluar dari kamar dan menuju ruang makan.
Setelahnya..................
"Rey kau racuni apa otak menantu kesayangan momy hah"
__ADS_1
"Mom Rey cuma....ah sudahlah ini salah Rey sudahlah jangan di bahas lagi apa kalian tak melihat wajahku ini sudah begitu malu"
"Hahahaha" kedua orangtuanya tertawa.
"Mom,dad kalian kenapa..?"tanya Laura penasaran.
"Tidak apa-apa sayang..sudah kita lanjut sarapan ya..kasihan suamimu itu "
"Iya mom"
Mereka kembali makan dengan suasana hangat..Laura terdiam sejenak kemudian melihat sang mertua dan beralih lagi melihat sang suami..sungguh sempurna.. beruntung sekali kau Laura.
Mama Rey menyadari menantunya terdiam sepertinya Laura tengh memikirkan sesuatu.
"Laura.."
"Iya"
"Apa yang kau rasakan saat bersamaku..?"
"Maksud nya..?"
"Saat kau berada bersama ku apa yang kau rasakan..hatimu merasakan apa..apa jangungmu berdetak lebih cepat dari biasanya ,apakah kau merasa nyaman saat berada di dekatku..?"
__ADS_1
"Laura merasa nyaman di dekat mu hubby..Laura tidak tau apa itu namanya cinta karena Laura tidak pernah merasakan nya.. keseharian Laura di rumah hanya mengerjakan pekerjaan rumah..Laura bahkan tidak punya teman..Laura tidak tau apa itu ponsel..Laura hanya tau urusan dapur,pekerjaan rumah,nyapu,mencuci baju, membersihkan rumah,itu saja yang Laura kerjakan dari kecil hingga dewasa bahkan Laura tidak pernah makan makanan enak seperti yang ada di meja makan tadi" ucap Laura penuh kesedihan.
Rey memeluk Laura ketika merasa bahwa istrinya mulai bersedih..hatinya juga sakit ketika mendengar penuturan Laura tadi.. bagaimana bisa orangtua melakukan itu kepada anaknya sendiri..bahkan kucingpun masih membebaskan anaknya untuk mencari makan sendiri.
"Kau tak pernah keluar rumah Laura.. jalan-jalan atau berbelanja baju mungkin..?"
"Tidak pernah by..Laura pernah ingin ikut jalan-jalan mom dan dad tapi mereka malah memukul Laura kemudian Laura di kurung di gudang yang gelap makannya Laura takut gelap..Laura tidak tau apa salah Laura tapi Laura tidak mau jadi anak durhaka jadi Laura hanya menurut saja apa kata mom dan Dady"
"Kau itu jangan terlalu polos Laura..dunia ini kejam jika kau lengah sedikit maka habislah kau saat itu juga..baik boleh tapi sesekali kau harus tegas apa kau paham hm..?"
"Tapi kata mom dan dad Laura tidak boleh menyakiti perasaan orang lain by"
"Iya mom dan dad benar tapi jika orang itu sudah kelewat batas maka kau di perbolehkan untuk bersikap tegas apa kau mengerti sekarang..?"
"Tapi....-"
"Sekarang kau adalah istriku Laura..kau harus patuh pada suamimu..aku mengijinkan mu untuk bersikap tegas jika ada orang yang menyakiti mu dan aku akan mengijinkanmu membalas perbuatan orang yang sudah menyakitimu sesuai keinginan mu apapun itu"
"Hubby...."
"Kau percaya padaku hm..?"
"Iya.. terimakasih hubby.. terimakasih sudah menerima Laura di keluarga ini"
__ADS_1
Mereka berpelukan sambil merasakan hangatnya sinar matahari pagi yang menerpa kulit mereka..dari dalam rumah terlihat kedua orangtua Rey menangis haru mendengar penuturan Laura..sungguh malang nasibmu Laura.