
Seminggu setelah pertemuan itu El tak pernah absen mencaritahu tentang Gia.. identitas diri Gia sangat rapat..dia tidak bisa mencaritahu tentang Gia.
"Siapa sebenarnya Gia itu..kenapa identitas nya sangat sulit ditembus.."
El begitu frustasi karena tak bisa menemukan identitas asli dari Gia..dia bahkan sampai membayar mahal seorang IT handal tapi hasilnya nihil.
El bahkan tak habis pikir kenapa bisa sangat rapih data mengenai Gia..dia harus berusaha lebih keras lagi agar bisa mendapat semua informasi mengenai Gia.
"Tomy suruh Seseorang untuk mengikuti Gia.. identitas nya benar-benar membuatku penasaran"
"Siap tuan"
"Bagus laporkan apapun hasilnya"
"Baik"
Tomy keluar dari ruangan El.. sementara El kembali duduk di kursi kebesarannya..dia harus bisa mendapatkan identitas dan juga hati Gia..dia tak bisa menunggu Terlalu lama lagi..dia takut saingannya akan muncul seiring berjalannya waktu.
Skip>>>>>>>>
Seorang pria yang sudah berumur saat ini tengah tersenyum melihat layar komputer nya..dia tersenyum karena baru saja ada seseorang yang ingin meretas data diri salah seorang anggota keluarga Wilson.
"Sepertinya dia sangat ingin tau.. baiklah sebaiknya aku laporkan pada bos Rey saja"
Orang itu menghubungi bosnya..tak lama kemudian telepon tersambung.
"Ya Deril katakan.." ucap Rey dari seberang sana.
"Bos ada informasi untukmu"
"Informasi apa itu..?"
"Ada seseorang yang tengah mencari tahu identitas anggota keluarga Wilson"
"Siapa yang berani mencaritahu dan siapa yang tengah di carinya..?"
"Aku belum tau bos siapa yang berani mencaritahu tentang Keluarga Wilson..yang tengah dia cari adalah identitas nona Gia bos"
Rey terdiam..ntahlah apa yang tengah Rey pikirkan..Deril tau harus bagaimana menjaga keamanan privasi Keluarga Wilson..dia akan menjaga dengan segenap kekuatannya.
"Baiklah Deril terus amankan dan jaga privasi Keluarga ku..cari siapa yang berani melakukan hal bodoh itu..aku tak ingin putriku kenapa-kenapa"
"Baik bos laksanakan.. bagaimana kabar ka Laura bos..?"
"Hey jangan menanyakan istriku..jaga istrimu saja huh"
"Hahahah bos..bos..aku hanya rindu dengan ka laura bos"
"Berani sekali kau merindukan istriku..minta ku kirim ke Amazon kau"
"Aahahaha.. baiklah"
__ADS_1
Sambungan telepon terputus Deril kembali ke rumahnya untuk bertemu dengan istrinya..dia sudha menikah dan memiliki 2 orang anak perempuan berusia 6tahun.. sedangkan Dena dia masih asik sendiri..dia tak mau menikah muda sebelum karirnya sukses sebagai agensi yang menaungi para model.
Rey kembali bersama Laura di kamar..dia tak mau menceritakan tentang Maslaah saat ini pada Laura karena dia tak mau membuat Laura kepikiran dan akhirnya jatuh sakit.
"Baby apa kau tak mau berlibur..?"
"Berlibur..kemana by..?"
"Pulau H mungkin..mau ya hm..?"
"Pulau H.. baiklah tapi apa anak-anak tidak keberatan..?"
"Tidak akan sayang.. baiklah lusa kita berangkat hanya berdua"
"Baiklah by"
Rey dan Laura berpelukan sambil menikmati suasana sore hari di balkon kamar mereka..kamar yang menjadi saksi sejarah percintaan mereka dari awal hingga akhirnya mereka bisa memiliki keluarga lengkap.
Skip>>>>>>>
"Hani besok aku akan ke kota x untuk memantau perkembangan proyek di sana kau handle di sini ya..?"
"Baik nona..apa tidak sebaiknya anda meminta salah satu anggota keluarga anda untuk menemani anda di sana nona..?"
"Tidak usah Hani..aku bisa sendiri..jika ada sesuatu yang mendesak hubungi Via saja..dia ada di perusahaan Opa Jonathan"
"Baik nona"
"Daddy maafkan Gia..aku jadi rindu dengan Daddy..pulang ah"
Gia memasuki mobilnya dan melesat membelah jalanan yang tak terlalu ramai.. Gia mampir ke salah satu toko roti sebelum nya dia sudah berganti pakaian..dia tak mau terlihat seperti wanita karir.
Dia hanya memakai baju hitam lengan panjang dan juga celana jeans serta rambutnya di gerai..Gia terlihat santai saat memakai outfit seperti itu.
"Permisi saya mau pesan Black Forest nya satu ya"
"Baik nona tunggu sebentar"
Gia duduk sambil menunggu pesanannya selesai..dia duduk di salah satu kursi pelanggan..tanpa Gia sadari ada orang yang sedang mengikuti nya sejak dari perusahaan.. Gia tak merasakan bahwa dia sedang di ikuti.
"Bos target sedang di toko kue"
"Terus pantau jangan sampai lengah"
"Baik bos.. laksanakan"
Orang di seberang sana sangat penasaran dengan Gia..ya siapa lagi kalau bukan El..El menyuruh salah seorang
anak buahnya untuk mengikuti Gia kemanapun..dia ingin memastikan identitas asli wanita pujaan nya.
__ADS_1
Gia kembali ke mobilnya setelah membayar pesanannya..dia menuju kediaman Rey..orang yang mengikuti Gia mengambil gambar Gia saat memasuki kediaman keluarga Rey.
"Wah sepertinya wanita itu berasal dati Keluarga ternama bos.."
"Maksudnya..katakan dengan jelas"
"Saya melihat wanita itu masuk ke dalam rumah keluarga Reyhan Jade Wilson bos"
"Apa..kau tak salah melihat kan..?"
"Tidak bos..saya yakin"
"Huhh baiklah cukup untuk hari ini..besok kau lanjutkan lagi"
"Baik bos"
El memijit pelipisnya dia bingung sebenarnya takdir apa yang membawanya hingga bertemu dengan Gia..apakah dia harus senang atau marah.. El tak tau harus berbuat apa dia bersikap bagaimana.
"Kenapa kita harus bertemu..tuhan mengapa jadi begini"
El kembali merenung..apakah dia akan lanjutkan perasaan nya atau kalah dengan masa lalu..dia tak tau..dia bingung..andai waktu bisa di putar kembali..dia akan memilih untuk tidak terlibat dengan masa lalu.
Skip>>>>>
"Mommy .. Daddy IM home"
"Hey girl you home.." ucap Rey yang melihat putrinya pulang.
"Daddy i Miss you so much.."
"Hey what happen princess"
"Daddy Gia jadi tau rasanya jadi Daddy..lelah,capek,lemes,huh you are the best dad"
"Oh my..kau sudah dewasa ternyata girl"
"No dad.. Gia tetap jadi anak gadis manja Daddy"
"Of course girl..ayo masuk mommy masak banyak hari ini"
"Really..aku jadi lapar..oh ya Gia juga bawa kue untuk kita"
"Baiklah mandilah dulu kami tunggu di meja makan"
"Ok dad..bye"
Gia menuju kamarnya..dia mau mandi dulu..badannya lengket dan juga lelah.. sementara Rey dia hanya tersenyum melihat tingkah putrinya..dia tak menyangka putrinya sudah dewasa.
"Siapkah aku melepas putri ku kelak..huhh rasanya baru kemarin aku menimangnya".
Rey kemudian melangkah menuju ruang makan bergabung bersama yang lainnya..dia melihat keluarga kecilnya dengan senyuman.
__ADS_1
"Mom andai kau masih hidup..kau pasti akan bahagia melihat anak-anakku tumbuh dewasa..tenanglah di sana mom..kami doakan semoga kau tetap bahagia di alam sana Rey rindu mommy" batin Rey merindukan mamanya.