PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 39_Di Luar Ekspektasi


__ADS_3

Di kantor Rey tengh marah-marah karena kinerja karyawan nya begitu buruk..padahal mereka sudah di gaji begitu tinggi tapi masih saja seenaknya sendiri.


"Apa kerja kalian hanya menggosipkan hal yang tak penting hah..jika kalian sudah tidak ingin bekerja di sini silahkan angkat kaki dari perusahaan ini" ucap Rey dingin dan tegas di hadapan semua karyawannya.


Rey berubah menjadi garang..mungkin karena dia juga lelah..banyak sekali pekerjaan yang belum selesai di tambah masalah ini serta proyek yang mangkrak serta Laura..sungguh ingin sekali Rey mengeluarkan otaknya.


Setelah selesai dengan para karyawannya kini Rey kembali ke ruangannya dan mengerjakan pekerjaan yang belum selesai itu..setumpuk dokumen yang harus ia periksa..matanya sakit melihat tumpukan dokumen-dokumen di hadapannya.


"Huhhh..lelah sekali.. sebaiknya istirahat sebentar saja"


Rey bergegas menuju ruangan pribadi nya..dia merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya.. sepertinya dia akan pulang larut malam lagi..huh Laura.. bahkan dia tak melihat wajahnya sedari pagi.


"Maafkan kau La..tidak seharusnya aku membwntakmu kemarin malam..bahkan aku belum sempat meminta maaf pada mu.."


Rey terlelap karena otaknya sudah benar-benar seperti benang kusut..dia butuh di refresh..istirahat sebentar saja agar otaknya tak kusut lagi.


Di rumah Laura tengh memikirkan bagaimana caranya membuat suaminya senang..dia akan merencanakan makan malam romantis saja nanti ketika Rey pulang..Laura begitu semangat untuk melakukan itu..mama Rey bahkan ikut bahagia mendengar ide Laura.. dia bersyukur mendapatkan menantu seperti Laura.


"Untuk kelancaran rencanamu momy dan Dady akan menginap di hotel dulu semalam..kau bisa menikmati waktu mu bersama Rey.. bagaimana..?" mama Rey memberikan ide bagus untuk Laura.


"Tapi apa Mony dan Dady tidak apa-apa..Laura tidak enak .."


"Sudah sayang tidak apa-apa..sesekali kau juga perlu Waktu bersama suamimu" timpal papa Rey menyetujui ide istrinya.


"Baiklah terimaskaih mom..dad.. terimakasih"

__ADS_1


"Sama-sama sayang"


Malampun tiba..Laura menunggu kepulangan Rey hingga jam 9 namun belum ada tanda-tanda kemunculan suaminya..hingga Laura terdidur di sofa ruang tamu karena begitu mengantuk.


Sementara itu Rey baru pulang pukul 10 malam..dia masuk ke dalam rumah namun gelap..ada apa dengan orang rumah kenapa tidak menyalakan lampu nya..hisssh benar-benar.


Rey menyalakan lampu dan terlihatlah Laura tengh tidur di sofa..Laura mengerjapkan matanya berkali-kali merasakan silau di matanya.


"Hubby.. sudah pulang.."


"Kenapa tidur di sini..apa kau tak berfikir dengan kesehatan anak-anak hah" Rey membentak Laura karena dia melihat istrinya malah tidur di sofa ruang tamu.


"By Laura nungguin hubby..maaf Laura salah"


Laura..jangan di tanya dia begitu sakit mendengar perkataan suaminya..apa dia salah menunggu suami pulang kerja..hahaha lucu sekali.


Laura membereskan semua makanan yang sudah dia masak..dia juga belum makan hanya makan salad buah saja tadi..dia tak bernafsu untuk makan..sudahlah lebih baik dia istirahat saja.


Laura naik ke kamar setelah membereskan makanannya..Laura masuk dan mendapati Rey tengah berada di kamar mandi..Laura naik ke atas ranjang dan merebahkan tubuhnya serta menarik selimut hingga tubuhnya tertutup hingga sebatas kepala.


Rwy selesai dengan urusan mandinya..dia keluar dari kamar mandi dan mendapati istrinya sudah tertidur..dia pun ikut naik ke ranjang dan langsung tidur..biasanya sebelum tidur dia akan mengelua perut buncit istrinya serta menyapa anak-anak nya..tapi sekarang dia bahkan tidak mempedulikan Laura lagi.


"Kenapa kau berubah by..apa salah Laura.. baiklah jika itu maumu..Laura akan ikuti kemauanmu" batin Laura dengan perlahan menghapus lelehan bening dari matanya.


Pagi pun tiba..Laura dan Rey sudah ada di ruang makan bersama dengan mama dan papa Rey..mama dan papa Rey menyadari sikap Laura dan Rey.. seperti nya ada masalah.

__ADS_1


"Rey bagaimana perusahaan..apa ada masalah..?" tanya papa Rey.


"Sedikit dad..tapi bisa Rey handle"


"Baguslah jika begitu"


Hening.......


Rey melihat piring Laura hanya ada daging ayam saja dan satu lembar roti tawar..Rey mengambilkan sayuran untuk Laura.


"Makan sayur jangan hanya makan daging dan roti" titah Rey dengan suara sedikit dingin.


Laura melihat Rey sejenak dan mengangguk.. kemudian Laura memakan sayut itu seketika dia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya.


Mama Rey melihat perubahan Rey dan Laura..dlaam hati bertanya-tanya apakah Rey tidak tau jika Laura tidak suka sayuran..apa mereka tengh ada masalah..?.


"Laura kau tak apa..?"


Laura mengangguk lemah..Rey menuntun Laura kembali duduk di meja makan..Laura memaksakan diri untuk memakan sayuran yang Rey berikan untuk nya.


"Sayang kau kan tidak suka sayuran..jangan memaksa nak.." ucap mama rey khawatir melihat Laura memaksakan memakan sayuran.


"Tidak apa-apa mom..Laura ingin menjadi istri yang baik"


Deg..............

__ADS_1


__ADS_2