PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 55 #S2_Salah Paham


__ADS_3

Flashback 30tahun Sebelumnya>>>>>>>>


Rey masih menatap pisau yang dia pegang dengan seringainya yang khas..setelah melap pisau itu Rey mendekat ke arah salah seorang pria yang sudah terlihat ketakutan.


"Tuan ampuni saya tuan..tolong jangan bunuh saya..ampun tuan" ucap pria di hadapan Rey berkali-kali memohon ampun.


Rey hanya menatapnya datar tanpa ekspresi..dia tak menoleransi sikap pengkhianat..sekali berkhianat pasti selanjutnya akan berkhianat lagi.


"Kau ingin ku maafkan..hahahha..sudah terlambat..kau membuang-buang waktu ku yang amat sangat berharga dan meninggalkan istri juga anak-anak ku hanya untuk meladeni orang seperti mu cih..kau pikir kau siapa hah..waktu yang seharusnya aku habiskan dengan keluarga ku malah terbuang sia-sia oleh bajingan sepertimu".


Rey begitu geram dengan pria di hadapannya saat ini..sedangkan pria yang satunya lagi sudah di bawa ke sebelah oleh anak buah Rey.


"Ampuni aku tuan..maafkan aku.. kumohon"


Rey tak peduli dia mencongkel bola mata pria itu dengan pisau yang dia pegang..pria itu berteriak kesakitan dan meminta ampun tapi tak Rey dengarkan.


"Arkhhhhhh sakitttttttt..ampunnnnnnn"


"Arkhhhhhh ampun..ampun...maafkan akuuuui arghhhhhh"


"Seharusnya kau pergunakan kesempatan yang sudah ku berikan dengan baik..kau harusnya berfikir lagi jika tidak ingin menerima akibatnya..sudah banyak kali aku katakan pada kalian bahwa aku tidak akan mentolerir sikap seorang pengkhianat"


Pria di hadapan Rey hanya bisa meratapi nasibnya..dia memang salah telah berbuat buruk pada perusahaan hanya demi obsesinya.


Rey kembali melakukan kegiatan mengeksekusi nya..Rey berganti mengambil cambuk kesayangannya..dia melap nya sebelum di gunakan.


"Nikmatilah pelajaran dariku"


Setelah mengatakan itu Rey benar-benar menyiksa pria itu.. pria yang bersama dengannya mendengarkan suara menyayat hati sahabatnya..dia tak percaya bisa bertemu dengan sosok Rey yang terkenal dengan pebisnis sukses itu.

__ADS_1


"Alan maafkan aku yang tak bisa berbuat apa-apa..maaf"


Rey kembali menyiksa Alan dengan kejam..dia mematahkan jari-jari Alan dengan menggunakan tang..Rey tak habis pikir dengan para bedebah itu di saat dia sudah memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri tapi kenapa tidak mereka gunakan kesempatan itu.


"Arkhhhhhh ampun tuan..maafkan saya arkhhhhh"


Kesepuluh jari tangan Alan sudah hilang..darah mengalir mengucur begitu deras..Rey tak banyak tingkah lagi dia segera mengambil pedang yang biasa digunakan nya untuk menghabisi nyawa bedebah sialan itu.


"Sudah cukup aku memberikan kesempatan kepada kalian para bedebah sialan.. seharusnya kau sudah paham resikonya jika berurusan dengan keluarga Wilson..rasakan karma atas perbuatan burukmu "


"Tidak tuan..maafkan saya..saya menyesal.."


Rey menyabetkan pedangnya pada leher Alan dan seketika Alan tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan..di saat itu pula teman Alan melihat bagaimana temannya di bunuh di depan mata kepala nya sendiri dengan tak berperasaan.


"Alannnnn..lepaskan aku brengsek.. Alannnnn"


Pria yang bersama Alan hanya bisa menatap sedih tubuh yang tak bernyawa itu..dia geram dengan Rey..dia tak menyangka seorang Rey bisa sekejam itu pada orang biasa yang tak bersalah..dia benci dengan Rey tapi dia tak boleh mati dulu dia harus bisa keluar dari sana demi keluarganya.


Pria tadi terdiam membeku..ada gejolak amarah ketika memandang tubuh tak bernyawa temannya..dia harus bisa keluar hidup-hidup dari tempat mengerikan itu..istri dan anaknya sudha menunggu di rumah.


"S..sa..saya Ludrick Owen tuan..ampuni saya tuan saya tidak tau apa-apa..saya hanya bertemu dengannya teman lama saya"


Rey tersenyum..dia tak mungkin menghabisi seseorang yang tidak ada hubungannya dengan masalahnya..dia akan membiarkan Ludrick bebas tapi tetap di awasi hingga dia tidak macam-macam.


"Antarkan dia kembali ke rumahnya jangan sampai aku mendengar satu saja kabar atau informasi mengenai kejadian hari ini..kau paham Ludrick Owen..?"


"S..saya..p..paham..tu..tuan"


Rey tak menjawab dia pergi meninggalkan Ludrick dengan anak buahnya..dia akan kembali ke negara X untuk memeluk istri dan anak-anaknya.

__ADS_1


Anak buah Rey mengantarkan Ludrick pulang seperti perintah bosnya..sepanjang perjalanan Ludrick sudah tidak bicara lagi..dia tak mau cari mati masih ada anak dan istrinya yang begitu membutuhkannya.


"Ingat pesan bos kami jangan cari masalah jika tidak mau menanggung akibatnya" ucap anak buah Rey dengan sedikit bau-bau ancaman.


"Sa..saya mengerti"


Sebulan setelah kejadian itu hari-hari Ludrick mulai berjalan lancar seperti biasanya..dia tak mendapat teror atau apapun itu dari Rey..Rey benar-benar menepati janjinya jika dia juga menepati janjinya.


Di saat dia dan keluarganya tengah berkumpul di rumah tiba-tiba terdengar suara ledakan yang membuatnya terpental juga anak dan istrinya.. Ludrick bangkit dari reruntuhan rumah yang sudah hancur itu dan menghampiri anak dan istrinya.


"Cat,El kalian tidak apa-apa kan..uhuk.."


"Kami baik-baik saja Lud..ada apa ini sebenarnya..kenapa rumah kita hancur Lud hiks"


"Aku juga tidak tau.. sebaiknya kita pergi dari sini..aku tak ingin terjadi sesuatu pada kita"


Ludrick membawa anak dan istrinya pergi dari sana..dia melihat ada secarik kertas di depan rumahnya..dia mengambil kertas itu dan melihatnya..matanya membulat sempurna melihat isi pesan dalam kertas itu.


"Siaaln kau..beraninya kau ingin membunuhku dan keluarga ku..aku akan membalasnya Rey tunggu saja jika sudah tepat waktunya..bajingan kau".


Ludrick membuka kertas itu dan menemukan tulisan yang berisi ancaman untuk nya dan keluarga nya tentunya..


***Ludrick Owen aku hanya ingin memastikan bahwa kau tidak macam-macam dan menyebarkan rumor yang tak bermoral pada publik dan merugikan ku.. Jangan muncul lagi di hadapanku jika tidak kau dan keluarga mu akan merasakan tajamnya mata pisau ku.. Ludrick Owen jika kita bertemu lagi di masa depan maka aku akan langsung membunuhmu beserta keluarga mu..Aku Reyhan Jade Wilson bisa melakukan apapun untuk membuat para bedebah kecil seperti kalian bungkam..Nikmatilah waktumu dan keluargamu selagi kau masih bisa***.


Ludrick benar-benar geram dengan Rey..dia tak menyangka Rey bisa melakukan hal semenjijikan itu..tanpa Rey suruh dan ancam pun dia akan diam..dia masih sayang keluarga nya..tidak mungkin dia akan macam-macam.


"Tunggulah pembalasanku Rey..kau akan menyesal telah berbuat sejauh ini hanya demi ingin menghilangkan ku sebagai saksi..aku bersumpah akan membuatmu membayar mahal atas perbuatan kejammu ini".


Di saat Ludrick tengah meluapkan segala amarahnya di sisi lain pula seorang pria tengah tertawa senang menyaksikan perbuatan nya..dia senang bisa mengadu domba Ludrick dan Rey.

__ADS_1


"Reyhan Jade Wilson bersiaplah untuk menerima kebencian orang-orang padamu dan keluarga mu..untung saja si bodoh itu sudah mati.. terimakasih Rey kau sudah menyelamatkan ku hahahaha".


__ADS_2