
Tuan Wilson menyerahkan tugas untuk mengurus Helen pada anak buahnya..dia memasrahkan mereka untuk berbuat semau mereka pada Helen..dia tak peduli toh wanita itu adalah jelmaan iblis yang tak perlu di kasihani.
"Lakukan apapun yang kalian mau..ingat setelah dua hari penyiksaan barulah kalian habisi dia..lemparkan tubuhnya untuk makanan kembar 5"
"Baik tuan besar terimakasih"
Kembar 5 itu buaya peliharaan nya itung-itung hemat untuk membeli daging di pasar...Mereka mulai menggilir Helen satu persatu hingga Helen benar-benar K.O di buatnya.
"Ayolah sayang jangan K.O dulu kami bwlum kebagian jatah loh hahaha"
"Aku lelah..arghh..sialan kalian aakhh" Helen menjerit ketika depan belakang di masuki benar-benar tersiksa.
Sementara pria yang lain mulai menyesap dan tak segan-segan menggigit pucut squisy yang sudah agak kendor itu..mereka terus bermain di atas tubuh Helen yang sudah tak bisa berkutik lagi.
Ada rasa nikmat bercampur sakit..ya itulah yang Helen rasakan..stamina ketiga pria itu benar-benar luar biasa.. seperti habis minum obat kuat eya..eya..eya..
"Akhhh aku..sss..sampai..ahhh"
Satu pria telah selesai dan kini ganti yang satu lagi dan seterusnya hingga Helen pingsan karena tak kuat melayani ketiga pria itu.
Skip>>>>>>>>>>>>>>
Di negara A Laura dan Rey kini tengh mengunjungi pusat perbelanjaan dekat rumahnya..Rey tak ingin Laura kecapekan..sesekali Laura juga harus di ajak jalan-jalan agar tak jenuh..kadang mereka hanya berjalan-jalan di sekitar komplek pedesaan rumah mereka.
Suasananya begitu hangat apalagi orang-orang sekitar juga ramah tamah dan itu membuat Laura sembuh lebih cepat dari perkiraan.
Rey tak salah memilih tempat untuk mereka karena terbukti Laura pulih lebih cepat dari perkiraan dokter.. sekarang Laura nya benar-benar sudah kembali.
"Baby kita istirahat dulu ya..mau makan apa hm..?"
"Laura mau burrito by..tapi ekstra dagingnya dan dagingnya harus empuk juga warnanya jangan item-item pokoknya yang masih agak merah dan sayurnya juga yang baru metik di kebun pokoknya kalo nggka Laura nggak mau makan"
Glekk..........
Rey mwnwlan salivanya dengan susah payah setelah mendengar permintaan sang istri..matilah kau Rey..
__ADS_1
"Baiklah..aku pesankan dulu ya sayang..kau jangan kemana-mana"
"Hu'um"
Rey menuju tempat sang koki yaitu dapur..Rey mulai mengatakan permintaan Laura tadi pada sang koki..awalnya mereka yang ada di dapur ingin tertawa setelah mendengar perkataan Rey tapi mereka tahan..
Setelah selesai Rey kembali ke tempatnya yang sudah ada Laura disana.
"Maaf lama ya..pesananmu akan siap sebentar lagi"
"Terimakasih hubby"
"Sama-sama sayang"
Tak berapa lama kemudian pesanan Laura siap..benar seperti yang Laura minta..Laura memakannya dengan lahap dan senang..Rey yang melihat itu juga ikut tersenyum.
"Enak..?"
Laura memicingkan matanya menatap Rey curiga..dia segera menyembunyikan makanannya ke bawah meja agar Rey tidak memintanya..sungguh spwrti bocah saja si Laura.
"Laura tidak mau membaginya dengan hubby..hubby pesan sendiri saja"
Rey tabu sekarang kenapa Laura menyembunyikan makanan nya..AW menggemaskan sekali sih kamu.
"Aku tidak akan memintanya sayang..aku hanya bertanya apakah burtitonya enak atau tidak karena jika tidak maka aku akan menutup restoran ini..kau paham hm..?"
Laura mulai mengangkat makanan nya ke atas meja lagi dan memakannya tanpa dosa.
"Oh begitu"
Rey gemas dengan sikap Laura akhirnya dia membungkam Laura dengan bibirnya di depan banyak orang..Laura begitu kaget mendapatkan serangan dadakan dari Rey.
Skip>>>>>>>>>>>
Tuan Wilson dan istrinya sudah tiba di negara A..mereka tengh menuju ke rumah Rey yang ada di pedesaan..mama Rey sudah tidak sabar bertemu Laura..bukannya anaknya yang di dulukan ini malah menantunya yang ingin segera dia temui..huh..memang mertua idaman.
__ADS_1
"Ayo mom sudah sampai itu rumahnya Rey"
Mama Rey melihat rumah yang Rey tempati bersama Laura itu begitu sederhana tapi cantik..di sekitarnya ada taman bunga yang terawat.
"Wah dad..pantas saja Rey dan Laura betah di sini.. benar-benar pilihan yang bagus"
"Sudah ayo masuk"
"Iya"
Mereka masuk dan mendapati seorang pelayan yang sudah berumur dan penjaga kebun serta merangkak mwnjadi penjaga gerbang yang menghampiri mereka.
"Selamat siang tuan besar,nyonya besar..silahkan masuk"
"Terimakasih "
Tak berapa lama Laura dan Rey pulang dan terkejut melihat kedatangan papa dan mamanya.
"Momy..Dady.."
"Laura menantuku"
Mama Rey berlari menghampiri Laura dan memeluknya mengabaikan Rey yang ada di samping Laura.
"Huh.. sebenarnya yang anak kandung itu siapa sih mom..aku atau Laura..kesel"
Rey menuju sofa dan duduk di samping sang Dady.
"Sudah jangan cemberut kau tau kan jika momymu sudah berjumpa dengan Laura dadypun di acuhkan"
"Ya Dady benar..huh"
Walau kesal tapi Rey bersyukur memiliki dua wanita yang di sayangi nya itu akur tak seperti menantu dan mertua di luaran sana.
__ADS_1