PURA-PURA BUTA

PURA-PURA BUTA
Cap 152_Laura Keguguran..?


__ADS_3

Rey sekarang berada di ruang kerjanya..dia sempat menghancurkan barang-barang di ruangan itu.. terlihatlah ruangan yang awalnya rapih dan bersih kini menjadi seperti kapal pecah.


"Arghhhhh bodoh kau Rey..kenapa kau kasar dengan Laura..dia hanya bercanda Rey..ayolah kau sensitif sekali sih..sial"


Rey terus mengumpat dia yakin sekarang Laura pasti sedang marah dengannya..entah kenapa Rey tiba-tiba terpancing oleh kata-kata Laura..padahal sudah biasa dia mendengar kata-kata itu dari Laura.


Rey benar-benar tidak bisa menahan perasaan nya..dia menyesal..dia beranjak dari duduknya dia ingin menemui istrinya dan meminta maaf.


Sampai di depan kamar Rey membuka pintunya dan tak menemukan Laura di dalamnya..terdengar suara air dari kamar mandi..pasti Laura tengah mandi.


"Sebaiknya aku tunggu saja..huhh jangan terbawa emosi lagi Rey..ingat istrimu itu tidak bermaksud begitu..dia hanya iseng saja"


Rey menekankan kata-kata itu dalam benaknya..dia bertekad untuk meminta maaf pada Laura.


Laura keluar dari kamar mandi dengan mata yang sembab dan wajah yang lebih terlihat fresh..Rey mendekati Laura tapi Laura reflek mundur.


"Baby..maafkan aku"


Laura tak menjawab..raut ketakutan masih terlihat di wajahnya..untuk sementara dia tak ingin bertemu dengan suaminya.


"Pergi.."


"No baby..maafkan aku.. please"


"Pergi..pergi.. PERGI"


Rey tak menyangka Laura akan menjadi setakut ini padanya..dia benar-benar merutuki kebodohannya karena sudah berbuat kasar pada Laura.


Sebelumnya........


Rey mendengar kata-kata selingkuh dari mulut Laura tidak bisa lagi menahan diri dan juga emosi..padahal sudah biasa mendengar keisengannya entahlah hari ini dia begitu sensitif.


Rey mencium Laura kasar..dia bahkan menggigit bibir Laura hingga berdarah..tak berhenti sampai di situ saja..Rey bahkan dengan tanpa sadar hendak mencekik leher Laura dengan kuat jika Laura tak menahan tangan Rey.


"Aku paling tidak suka mendengar kata-kata terkutuk itu dari bibir ini..kau pikir aku bodoh hah..kau memikirkan hal yang tidak akan mungkin pernah aku lakukan.. terimalah hukumanku Laura"


Rey menggigit leher Laura hingga memerah..dia melucuti semua pakaiannya juga pakaian Laura..sedikit kasar tak ada lembut-lembutnya.. setelah semua polos dia meremmas squisy Laura dengan kuat..Laura tentu saja kesakitan.

__ADS_1


"Jika kau berkata seperti itu lagi maka aku tak akan segan menyakitimu Laura"


Rey langsung melakukan penyatuan tanpa foreplay dulu..Laura memekik kesakitan saat benda tumpul itu masuk begitu saja di saat dia belum siap.


"By sakit akhhh..ampun by hiks.."


Sakit..amat sakit Laura tak tahan dia memilih diam..dia tak menikmati permainan mereka..bahkan suara yang keluar hanya suara kesakitan dan rintihan memohon ampun pada Rey.


Rey tak peduli dia terus memainkan tubuh Laura sesukanya..dia remmas dengan kuat benda kenyal Laura..kadang dia juga kullum dengan memberikan gigitan pada pucuknya..dan itu semua tak luput dari teriakan kesakitan Laura.


Hingga permainan berakhir Rey meninggalkan Laura begitu saja bagai seorang ja*ang murahan..Laura begitu sakit melihat sikap suaminya..sepertinya dia memang salah bercanda di situasi yang tak memungkinkan.


Setelahnya......


Laura memilih masuk ke kamar mandi lagi..dia tak ingin berhadapan dengan Rey dulu untuk sementara waktu..dia masih trauma dengan penyiksaan Rey tadi.


Rey sakit melihat sikap Laura yang takut padanya..dia bersalah..dia menyesal..lihatlah karena ulahmu istrimu takut di dekatmu.


"Baby maafkan aku sayang..buka pintunya Laura.. mari kita bicara..maafkan aku La"


"PERGIIII..JANGAN DEKAT-DEKAT LAURA.."


Rey memilih pergi dulu dia tak mau membuat Laura semakin takut padanya.. pelan-pelan saja..semoga Laura bisa memaafkan nya.


Skip.......


Paginya...Laura bangun dengan badan yang lemas..dia mengurung diri di kamar mandi hanya menggunakan bathrobe saja..tentu dia kedinginan.


Area sensitifnya sakit..entahlah semoga tidak ada hal buruk..tubuhnya sakit banyak bekas gigitan Rey yang sudah membiru.


Laura melihat tampilan dirinya di kaca kamar mandi..sungguh mengenaskan..bibir yang luka..leher yang membiru karena gigitan suaminya..bahkan dadanya begitu sakit dan perih.


"Akshhh..sakit..kenapa bagian intiku sakit sekali.."


Laura masih kesakitan..dia tak tau apakah karena efek bercinta tanpa foreplay dulu hingga sekarang bagian intinya jadi sakit.. benar-benar sakit.


Laura keluar kamar mandi dia sudah berpakaian..Laura berjalan dengan tertatih-tatih sambil memegangi bagian intinya yang terasa sakit.

__ADS_1


Tanpa Laura sadari ada darah di kakinya..Laura sudah tidak bisa merasakan darah mengalir karena dia hanya fokus pada bagian intinya yang seperti di remas.


"To..tolong..sshhh..sakit.."


Laura berusaha berteriak namun suaranya tidak keluar..dia oasrah hingga akhirnya dia tak sadarkan diri karena terlalu lama menahan sakit di area intinya.


Rey masuk dan terkejut melihat Laura tergeletak di lantai..awalnya Rey ingin mengatakan bahwa sahabatnya dokter Willy sudah datang..dia berharap kedatangan dokter Willy juga Vallery akan merubah suasana antara Rey dan Laura yang sedang tak baik-baik saja.


Ketika Rey masuk dia malah melihat istrinya sudah tak sadarkan diri di lantai dingin kamar mereka..yang paling membuatnya terkejut lagi adalah darah di kaki Laura yang mengalir dari area inti Laura.


"Baby..Laura... sayang bangun sayang..astaga kau kenapa Laura..kenapa ada darah..baby bangunlah..maafkan aku sayang"


Rey membaringkan Laura di atas ranjang..dia berteriak memanggil sahabatnya dokter Willy untuk memeriksa Laura..Laura sudah di gantikan pakaian oleh Rey.


"WILLY.. WILLY"


Semua orang yang ada di bawah langsung naik ke atas setelah mendengar teriakan Rey.


"Ada apa Rey..?" tanya Willy ketika sudah sampai di atas.


"Tolong..periksa istriku..bukan kau tapi Vallery saja"


Akhirnya setelah perdebatan kecil Vallery memeriksa keadaan Laura..Vallery keluar dengan raut sedih.


"Ada apa katakan.. bagaimana keadaan istriku..?"


"Maaf ka..ka Laura keguguran" ucap Vallery dengan berat menyampaikan berita duka itu.


Semua orang terkejut..apa Laura hamil.. bagaimana mereka tidak menyadari nya..lalu sekarang Laura keguguran..kenapa aneh sekali.. bagaimana bisa.


"Apa..ke.. keguguran..istriku hamil..kenapa..kenapa aku tak tau..Laura.."


"Usia kandungannya masih sangat muda baru 1 Minggu ka mungkin ka Laura juga tak menyadarinya..karena terjadi guncangan hebat hingga kantong janinnya tak bisa bertahan lama..juga di bagian sensitif ka Laura terdapat lecet..em..maaf ka apa Kaka melakukan hubungan tanpa foreplay dulu atau pemanasan dulu karena tadi aku melihat area itu bengkak dan sedikit lecet..maaf kalau Vall lancang"


Semua mata tertuju pada Rey..mama Rey tak tahan dia menarik Rey dan menampar pipi Rey berkali-kali hingga berdarah..dia kecewa dengan Rey.


"Brengsek kau Rey..kau memperlakukan Laura seprti ja*ang murahan hah..momy tidak bisa menerima ini Rey.. ceraikan Laura sekarang juga..biar Momy dan mertuamu membahagiakan Laura.." ucap mama Rey dengan air mata yang sudah mengalir deras..dia meluapkan emosi nya pada Rey.

__ADS_1


"Mom..nggak..nggak akan pernah Rey mau bercerai dari Laura..nggak akan mom"


__ADS_2