
Hari terus berganti tak terasa usia kandungan para bumil sudah memasuki bulan ke 3 dan itu tentunya membuat para calon Dady lebih protektif dan posesif terhadap para bumilnya.
"Baby aku ke kantor dulu ya..kamu jangan nakal ya..?"
"Iya by.. hati-hati"
Rey mengecup bibir Laura sekilas..dia beralih ke perut Laura yang sudah terlihat menonjol sedikit.
"Sayang Dady jangan nakal ya..jangan bikin momy susah ya nak.. baik-baik si sini..Dady kerja dulu ya"
Laura tersenyum melihat tingkah Rey..dia bahagia karena suaminya semakin hari semakin romantis dan perhatian padanya.
Rey berangkat ke kantor..Laura seperti biasa dia bermain dengan Gia dan Gio yang pastinya sudah di culik para Oma nya.
Laura memilih menengok sebentar anak-anaknya..dia juga bermain sebentar karena sejak kehamilan ini Laura mudah lelah dan mudah teler juga.
"Mom Laura ke kamar dulu ya.. tiba-tiba ngantuk terus capek bawaan baby kayaknya"
"Ya udah sana hati-hati jangan cepet-cepet jalannya"
"Iya mom"
Laura memilih beristirahat di kamar bawah karena dia malas harus naik turun tangga.
*
*
*
Sementara itu Erick juga sama seperti Rey..dia begitu protektif dan posesif terhadap istrinya..Erick bahkan menyuruh bibi yang biasa kerja part time di apartemennya kini harus tinggal di rumahnya dan bertugas melayani Nila.
"Sayang aku ke kantor ya..nanti aku usahain pulang cepet"
"Hati-hati sayang"
"Ok..hey anak Dady jangan nakal ya.. baik-baik sama momy..Dady berangkat ya nak"
"Iya Dady hati-hati" ucap Nila menirukan logat anak kecil.
Erick tertawa kemudian dia mengecup kening Nila sebentar kalau pergi ke kantor.
"Sayang kamu pengin tidur ya..okelah ayo kita tidur momy juga lelah"
Nila beristirahat di kamarnya..dia juga sama seperti Laura..gampang lelah dan mudah teler.
*
*
*
Sassy sudah bersiap dengan rencananya..dia menunggu targetnya..pertama dia akan mendekati Erick kemudian berakting seakan dia hampir jatuh dan kemudian pasti Erick akan menahannya agar tidak jati..di saat itulah orang suruhannya memotret adegan itu dengan angel yang berbeda agar terkesan romantis.
"Akhirnya dia datang juga..lihatlah kemampuan akting ku"
__ADS_1
Sassy melangkah mendekati Erick dan dia pura-pura akan jatuh benar dugaannya Erick menangkap tubuh nya dan seketika itu orang suruhannya langsung memotret adegan itu.
"Ah..maaf Erick.." ucap Sassy seakan merasa bersalah.
"Tidak apa" Erick membalas dengan nada dinginnya..dia melangkah menjauh dari Sassy.
"Akhirnya satu ikan berhasil tersangkut di kailku..tinggal satu lagi dan rencana ku akan sukses"
Sassy menunggu Rey datang dan benar saja tak lama kemudian Rey datang dengan di antar supirnya.
Sassy segera mendekati Rey dan dia berakting akan jatuh tapi dugaannya salah..Rey bodoh amat..dia melenggang pergi tanpa menoleh ke arah Sassy..malu benar-benar malu Sassy saat ini.
"Akh...sshh..sial..kenapa Rey susah sekali sih..aku tidak boleh menyerah.. bagaimana pun aku harus mendapatkan foto itu agar rencana ku berhasil"
Sassy bangkit dan mengejar Rey dia hendak meraih tangan Rey tapi dengan sigap Rey menepis nya dan..
Brukh........
Sassy jatuh lagi dan kali ini di depan para karyawan yang hendak masuk ke dalam.
"Sialan..aku di permalukan..awas saja kau Rey..kau akan membalasnya" ucap Sassy dalam hati.
"Anda kenaoa nona..apa anda buta..?" tanya Rey dengan ekspresi datar.
"Ah..ti..tidak..tidak apa-apa"
"Ok"
Rey pergi dari sana dan meninggalkan Sassy yang tengh terbakar emosi..Rey tersenyum sinis dengan modus Sassy.. dia pikir Rey tak tau apa rencana busuknya.
Rey sampai di ruangannya dan segera memeriksa dokumen yang ada di atas mejanya.
Sementara itu Sassy langsung pergi dari kantor Rey..dia akan kembali lagi nanti dengan rencana barunya.. setidaknya dia sudah dapat satu ikan dan tak sia-sia juga usahanya.
"Kali ini aku yakin Nila akan hancur melihat Erick berpelukan dengan wanita lain..opss..hanya editan"
Sassy mendatangi kediaman Erick dan ingin bertemu dengan Nila..dia akan membuat Nila meninggalkan Erick.
Ting..tong..
Pintu terbuka dan terlihatlah seorang wanita paruh baya di hadapannya.
"Nona cari siapa..dan anda juga siapa..?"
"Saya Sassy sepupunya Nila..apa Nila ada di dalam bi..?"
Bibi melihat dari atas sampai bawah..dia curiga dengan orang di hadapannya.
"Maaf Nyonya sedang keluar.."
"Oh bolehkah saya menunggu di dalam saja bi..?"
"Maaf tidak bisa"
Bibi langsung menutup pintu dan menguncinya..dia tau pasti wanita itu punya niat tidak baik pada Nyonya nya.
__ADS_1
"Sebaiknya aku menghubungi tuan Erick saja.."
Bibi menelepon Erick dan mengatakan bahwa tadi aada wanita bernama Sassy ingin menemui Nila..Erick marah tentu saja.. bagaimana bisa wanita plastik itu tau rumahnya.
Erick meminta agar tidak mengijinkan atau membiarkan perempuan itu masuk kedalam rumahnya.
Bibi mengikuti perintah majikannya..dia juga tak suka dengan wanita itu.
Sassy yang mendapatkan penolakan akhirnya meluapkan emosi nya dengan mengumpat Nila berkali-kali.
"Sialan..dasar Nila sialan.."
"Mentang-mentang sudah jadi orang kaya sekarang dia melupakan kami..arghhhh sialan kau Nila"
Sassy memilih kembali ke apartemennya..dia sudah mencetak hasil fotonya dan besok dia akan menggunakan foto itu untuk mendekati eei k tentunya.
Untuk saat ini dia harus bersabar hingga dia bisa bertemu dengan Nila dan menunjukan foto itu padanya..dia sudah tidak sabar ingin melihat ekspresi wajah Nila saat mengetahui nya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore..Rey pulang ke rumahnya dan Erick juga begitu..mereka merindukan istri-istri mereka.
"Baby aku pulang"
Laura mendekati Rey dan memeluk tubuh suaminya..dia endus bau suaminya dan mencium pipi suaminya.
"Hubby udah pulang..capek..?"
"Iya sayang..mau pijit plus-plus dong"
"Ishhh apa sih by..mandi dulu sana"
"Abis mandi pijit plus-plus ya baby"
"Iya..udah sana pergi"
"Oke sayangku..love.. you"
"Love you more hubby"
Rey telah selesai dengan sesi mandinya..dia mendekati Laura yang sedang duduk di depan meja rias..Rey memeluk Laura dari belakang..dia ciumi leher istrinya..harum sekali..begitu menenangkan.
"Baby..IM ready.."
"Do it hubby..ahh"
Rey sudah menyerang squisy Laura dengan rakus bak bayi..Laura merasakan aliran darah nya mulai memanas.
Dia ingin mengambil alih permainannya..tapi Rey tak mau di dominasi..dia terus memimpin permainan mereka hingga sampai di puncaknya.
"Thanks baby..kau selalu bisa membuatku on..aku tak pernah puas denganmu"
"Laura lelah by..Laura tidur dulu oke"
"Tidurlah baby"
Laura tertidur dengan bwebantalkan lengan Rey..mereka sama-sama tertidur saling memeluk.
__ADS_1