Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 116


__ADS_3

Mobil perlahan memasuki daerah Taman. Dia sudah mematikan mesin mobilnya, lalu berjalan perlahan ke arah Taman yang ada kursinya tanpa menunggu Lestie menyusulnya.


"Ganteng tunggu aku, apa Kamu gak kasihan sama Tante yang tidak bisa berjalan cepat seperti Kamu dan kalau Tante jatuh kan sakit," teriaknya yang berjalan mengikuti langkah kakinya Zidane.


Pertemuan tidak terduga antara Zidane dengan Listy berakhir di Kantor Polisi. Dia tidak menyangka jika ada perempuan yang masuk ke dalam mobilnya yang membuatnya harus berurusan dengan pihak kepolisian.


Zidane kembali dibuat shock ketika menyadari bahwa Listy untuk kedua kalinya masuk ke dalam mobilnya secara diam-diam. Zidane memutuskan untuk memarkirkan mobilnya di dekat sebuah Taman.


Dia ingin bertanya langsung kepada Listie apa alasannya sehingga harus mobilnya yang jadi tempat persembunyiannya. Mereka sudah duduk di bangku Taman. Posisi mereka berjauhan, mereka masing-masing duduk di ujung bangku.


"Mungkin di sini adalah tempat yang baik dan cukup aman, jadi Saya mohon Tante jujur sama saya apa alasannya Tante masuk ke dalam mobilku?" tanya Zidane tanpa menatap kearah Tante Listi.


Listie menghembuskan nafasnya yang sedikit dia rasa berat. Dengan terpaksa dia harus membuka aibnya di hadapan pria yang sudah sekitar dua minggu itu dia perhatikan.


"Saya adalah seorang istri dari seorang pengusaha sukses, harta, kekayaan segalanya ada, tapi tidak ada kebahagiaan yang saya rasakan selama saya menikah."


Zidane melihat ke arah yang ditatap oleh Lesti, "Saya menikah dengan dia karena dijodohkan oleh kedua orang tuaku, awalnya saya sudah menolak tapi, jika saya menolak maka dia akan memenjarakan kedua orang tuaku jika tidak segera melunasi hutang-hutangnya dalam jangka waktu satu bulan yaitu 1 Triliun rupiah,"


"Terus?" Timpal Zidane dengan sedikit cuek.


"Saya menikah dengannya sudah hampir 10 tahun, tapi selama itu juga tidak ada kebahagiaan sedikitpun yang aku rasakan, bahkan suamiku setiap kali ingin dilayani selalu menyiksa aku dan dia itu termasuk hiperseks yang sudah akut," Listy tersenyum ke arah Zidane yang balik menatapnya.


Lesti hanya tersenyum sekali disaat mengingat kembali kisah rumah tangganya.


"Jadi hanya gara-gara seperti itu Tante harus meninggalkan rumah,anak dan suami Tante?" tanyanya yang heran dengan Tante cantik yang lebih muda dari usianya.

__ADS_1


"Hahahaha, bukan semudah itu aku akan meninggalkan suamiku, lagian aku tidak punya anak," terangnya.


"Maksudnya pernikahan yang sepuluh tahun lamanya, Tante satupun tidak punya anak?" tanyanya yang tidak percaya dengan raut wajahnya yang kebingungan.


"Iya, aku tidak pernah merasakan yang namanya hamil sedikitpun tidak pernah, setiap kali aku harus minum obat pil kontrasepsi agar saya tidak bisa hamil, setiap perempuan itu menginginkan agar segera memiliki buah hati, tapi suamiku tidak ingin memiliki anak," tuturnya.


"Serius!!! suaminya melarang Tante untuk hamil?" tanyanya yang mulai antusias mendengarkan perkataan dari Listy.


Lesti hanya menganggukkan kepalanya tanda perkataannya adalah benar adanya. "Awalnya aku tidak tahu kenapa dia tidak mau memiliki seorang anak dan ternyata dia seperti itu karena dia memiliki pesugihan di dalam kamar sedari dulu tidak boleh ada yang mendekati atau pun masuk ke dalam kamar itu."


"Jadi semua yang dia lakukan sama Tante atas dasar karena ilmu pesugihannya? berarti kalau begitu suami yang tidak beres," ujarnya Zidane.


"Bukan berhenti di situ saja, tapi hampir setiap hari dia membawa perempuan yang berbeda-beda setiap harinya ke dalam rumah Kami dan jika aku melarangnya pasti dia akan memukulku lagi," terangnya.


Matanya sudah berkaca-kaca, dan air matanya sudah siap untuk jatuh membasahi pipinya. Dia terus berusaha untuk menahannya, dia tidak ingin dicap sebagai perempuan lemah yang tidak berdaya.


Zidane kebingungan dan tidak tahu harus berbicara apa. Dia juga tidak bisa menjanjikan apapun untuk saat ini.


"Kasihan juga dengan Tante, kalau seperti ini terus pasti akan berbahaya, tapi masalahnya dia masih berstatus istri orang lain."


"Tapi selain dipukuli apa ada lagi punya bukti lain yang bisa kita jadikan alasan untuk segera menggugat cerai suami Tante? kalau sudah dapat Saya janji akan bantu Tante untuk kabur dari Indonesia."


Kedua mata Listi berbinar terang,dia merasa dapat angin segar untuk segera terlepas dan bebas dari belenggu pernikahannya.


Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...

__ADS_1



dilema diantara dua pilihan


cinta dan dendam


pelakor pilihan


hanya sekedar pengasuh


cinta ceo pesakitan


ketika kesetianku dipertanyakan


menggenggam asa


cinta kedua ceo


kau hanya milikku



Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...

__ADS_1


Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...


__ADS_2