
"Nggak usah pakai Kakak manggilnya Kak sepertinya Tante yang lebih tua dari Zoe," ujar Zoe disertai tawanya yang garing.
Mereka berjalan menaiki tangga rumah menuju Lantai dua tempat kamar yang sudah disediakan oleh Delia untuk tamu putra bungsunya. Emre sudah menelpon Arya dan menginformasikan semuanya bahwa Zi memiliki teman yang akan dibawa ke kediamannya.
Emre tidak jika besok-besok ada masalah yang terjadi pada mereka dan Arya tidak tahu apa pun itu.
Listi merasa bahagia selama tinggal di rumahnya Zi. Semua anggota keluarganya dan ARTnya menerima dengan tangan terbuka kedatangan Listie di dalam keluarganya. Kebahagiaan itu terpancar dari wajahnya yang sudah semakin cantik karena luka di wajahnya perlahan sudah memudar.BSudah dua bulan lamanya dia tinggal seatap dengan Zi.
Tetapi, intensitas pertemuannya boleh dikatakan hanya sekedar saat mereka duduk di depan meja makan saja. Listie malah senang dengan hal tersebut sehingga dia tidak menggangu konsentrasi kuliahnya Zi.
Dia juga sudah mengurus surat-surat perceraiannya dibantu oleh Tim pengacara hebat dan handal yang dimiliki oleh keluarga besar Arya Wiguna. Roy juga sudah diperiksa oleh pihak kepolisian mengenai tuduhan penyiksaan dan kdrt yang dilakukannya sudah bertahun-tahun itu.
Hari ini mereka makan pagi bersama. Awalnya hanya suara dentingan sendok yang tercipta di antara mereka. Hingga kepala rumah tangga membuka mulutnya untuk bersuara.
"Listie, kebetulan ada pekerjaan di Perusahaan Papa yang membutuhkan karyawan dan pekerjaan itu sepertinya sangat cocok untukmu," terang Arya.
Perhatian mereka tertuju pada Arya dan Listie.
"Serius yang Ayah katakan?" Tanyanya yang sangat antusias untuk kembali bekerja seperti 10 tahun lalu sebelum dia menikah.
"Mulai hari ini Kamu sudah bisa mulai bekerja dan Kamu berangkat saja bersama Zoeya dia akan memperkenalkan Kamu dengan atasan Kamu nantinya," jelasnya Arya sembari sesekali menyendok makanannya.
"Alhamdulillah makasih banyak Ayah, Saya sangat bahagia dengan apa yang kalian sudah lakukan untuk Listie, serasa sudah tidak sanggup untuk membalas kebaikan kalian kalau begini terus," terangnya dengan menundukkan kepalanya yang terharu dengan perlakuan yang diterimanya.
"Kamu tidak perlu sungkan dengan Kami, iya kan Zi?" Tanya Delia yang menatap ke arah putra bungsunya itu.
__ADS_1
Delia sudah tahu dengan perasaan putranya, tetapi dia tidak ingin membatasi atau pun menghalangi keinginan putranya. Hanya saja dia tidak ingin hubungan mereka menjadi penghambat karir dan masa depan putranya itu. Di mana Zidane sudah dua tahun ini membantu menjalankan Perusahaannya Sinopec Group bersama kakaknya Zack.
Zack Lee Arya Wiguna untungnya sudah menunggu wisudanya saja sehingga dia sudah membantu Ayahnya. Sedangkan Zoeya pun demikian
"Key sayang, gimana dengan keadaan Kamu hari ini, apa calon cucu Ayah baik-baik saja?" Tanya Arya yang ingin mengetahui perkembangan dari calon penerusnya.
Keyna yang ditanya seperti itu hanya tersenyum sebelum menjawabnya.
"Alhamdulillah mereka anteng-anteng saja Ayah, bahkan sudah tidak asing pernah mual ataupun pusing hanya saja bobot badanku semakin bertambah,"jawabnya.
Perkataan dari menantu sekaligus keponakannya itu, membuat mereka menganga seakan-akan mereka salah dengar dengan apa yang dikatakan oleh Key barusan. Perhatian mereka terpusat pada Key lalu menatap dan meminta penjelasan dari maksud perkataannya.
"Alhamdulillah, insya Allah Ayah dan Mama akan memiliki dua sekaligus cucu," jawabnya yang sangat bahagia saat mengatakan hal itu.
Delia dan Arya sangat gembira begitu dengan yang ada di dalam ruangan tersebut. Zack belum mengetahui hal tersebut karena sedang berada di Korea Selatan.
"Masih lama Ma, kandungannya juga baru empat bulan," jawab Key.
"Iya juga Mama lupa sayang, Mama terlalu bahagia soalnya," jelas Delia yang tersenyum penuh arti.
Beberapa saat kemudian, mereka sudah selesai sarapan. Zoe dan Listie sudah berada di dalam mobilnya dan akan menuju Perusahaan Sinopec Group. Perusahaan milik Kakeknya Pak Wiguna Albert Kim Said. Sebenarnya Zi yang bisa membantu melakukan hal itu, tapi Arya Ingin memberikan kejutan kepada ke duanya.
...----------------...
Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...
__ADS_1
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
__ADS_1
Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...