
Pakaian itu teronggok begitu saja hingga membuat kamar tidur itu sedikit berantakan dengan apa yang dilakukan oleh pasutri ini. Dia memainkan kedua aset terpenting milik istrinya itu. Dengan silih berganti hingga mereka sama-sama menikmatinya dengan penuh kebahagiaan di rona wajah mereka yang sangat tampak nyata terpancarnya.
"Heemmmph, baby aku su-ka," cicitnya Cilla dengan terbata menahan gejolak di dadanya yang sudah membuncah hingga ke ubun-ubunnya.
Bagian intinya sudah berdenyut menginginkan sesuatu yang lebih dari hanya sekedar belaian saja. Dengan irama dan ritme yang sedikit pelan dan lambat hingga Andreas tidak kuasa menahannya lagi.
Andreas malam itu menuntut haknya, dia menginginkan Pricilla seutuhnya dan tidak terlepas dari Pricilla yang sedang berbadan dua itu. Andreas melakukan semua itu di atas tubuh istrinya dengan penuh kelembutan,dia takut jika apa yang dilakukannya membuat calon bayinya terusik.
"Aku sangat mencintaimu Pricilla," racaunya dengan seirama hentakan demi hentakannya.
Senyuman terbit dari sudut bibirnya ketika semburan lava panas itu membasahi milik istrinya. Mereka sama-sama tersenyum bahagia dan lega. Sesuatu yang seharian ini mereka tahan sudah terlaksana dan terlampiaskan dengan penuh kasih sayang.
Mereka melupakan candaan dari Dokter Aulia yang melarang mereka berhubungan intim di saat kandungan dan masa kehamilan Cilla yang cukup muda dan rentang terjadi sesuatu itu. Dari itulah Andreas menggenjot tubuhnya dengan sangat pelan dan ekstra hati-hati demi keselamatan calon bayi mereka.
"Kamu tidak apa-apa kan sayang?" Tanyanya Andreas disaat dia memacu dirinya di atas tubuh Cilla.
Andreas melihat Cilla yang seperti meringis kesakitan. Sehingga dia berhenti sesaat untuk memastikan hal tersebut.
"Aku baik-baik saja kok sayang," jawabnya dengan wajahnya yang merona memerah menahan rasa malunya ditanya seperti itu oleh suaminya.
Kebahagiaan Istri adalah disaat bisa memenuhi kewajibannya di atas ranjang. Seorang suami pun sama akan sangat bahagia dan lega serta plong jika apa yang mengganjal di dalam hati dan pikirannya bisa tersalurkan dengan baik di atas tubuh sang istri tercinta.
Berniat menyenangkan pasangan juga jadi bagian dari adab serta tata cara berhubungan suami istri sesuai Sunnah dan syariat Islam.
Dalam Islam membahagiakan suami itu penting karena surga istri ada di bawah kaki suaminya. Suami pun juga harus memperlakukan istrinya dengan baik.
Karena hubungan intim suami istri tentu dilandasi dengan niat untuk saling memberi kesenangan pada diri sendiri dan juga pasangan.
Intending to please your partner is also part of the adab and procedures for marital relations according to the Sunnah and Islamic law.
A good wife in Islam is one who intends to please her husband in everything he does, including when making love.
__ADS_1
In Islam, making the husband happy is important because the wife's paradise is under her husband's feet. Husbands also have to treat their wives well.
Because the intimate relationship of husband and wife is certainly based on the intention to give each other pleasure to yourself and your partner.
Fulfilling her obligations as a wife, serving her husband is worship, preparing a husband's meal is a reward tree, washing husband's clothes is a charity piggy bank that continues to grow every day.
Do all that with patience and hope for a reward from Him.
Memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri, melayani suami adalah ibadah, menyiapkan makan suami adalah pohon pahala, mencuci pakaian suami adalah celengan amal yang terus bertambah tiap hari.
Lakukan semua itu dengan penuh kesabaran dan mengharap pahala dari-Nya.
Intending to please your partner is also part of the adab and procedures for marital relations according to the Sunnah and Islamic law.
A good wife in Islam is one who intends to please her husband in everything he does, including when making love.
In Islam, making the husband happy is important because the wife's paradise is under her husband's feet. Husbands also have to treat their wives well.
Because the intimate relationship of husband and wife is certainly based on the intention to give each other pleasure to yourself and your partner.
Berniat menyenangkan pasangan juga jadi bagian dari adab serta tata cara berhubungan suami istri sesuai Sunnah dan syariat Islam.
Dalam Islam membahagiakan suami itu penting karena surga istri ada di bawah kaki suaminya. Suami pun juga harus memperlakukan istrinya dengan baik.
Karena hubungan intim suami istri tentu dilandasi dengan niat untuk saling memberi kesenangan pada diri sendiri dan juga pasangan.
Andreas sangat bahagia dan bersyukur mendapatkan seorang wanita menjadi pendamping hidupnya yang sangat pengertian dan penuh kelembutan serta kasih sayang yang tulus mampu meruntuhkan kerasnya tembok keegoisan yang bertahta di dalam hatinya.
"Makasih banyak sayang, Abang sangat bahagia bisa menikahi gadis secantik dan sebaik Kamu," tuturnya dengan tangannya yang masih setia melingkar di pinggang polos Istrinya.
"Aku juga berterima kasih kepada Kamu Abang, karena cintamu yang tulus mampu merubah segala kelakuan dan sifat jelekku yang selama ini aku lakoni tiap hari, bahkan karena Abang Aku menemukan arti hidup yang sebenarnya," balasnya yang ikut mengalungkan tangannya ke pinggang suaminya.
__ADS_1
Mereka tertidur pulas setelah melaksanakan kewajiban mereka walaupun hanya satu ronde saja, mereka sudah sama-sama bahagia. Andreas tidak ingin egois dan menuntut lebih dari apa yang mampu istrinya persembahkan mengingat jika wanita tersayang dan tercantiknya sedang berbadan dua.
......................
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung My Queen Heart dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan dan Votenya serta komentarnya yah...
__ADS_1
Maaf jika ada kesalahan dalam pengetikannya atau Typonya...