
Di hari kedatangannya di Indonesia, Elliana sudah mantap dan memutuskan untuk menggugat cerai suaminya dengan banyaknya bukti yang cukup untuk melakukan hal itu.
Bukti yang paling buat dia sedih dan kecewa adalah Mark bermain perempuan bahkan hampir setiap hari. Tapi, Eliana tidak ingin mengatakan hal ini kepada pihak pengacaranya dan terutama kepada anggota keluarganya.
Bukti itu dia peroleh dari detektif yang dia sewa selama ini. Hancur sangat hancur berkeping-keping hingga tak tersisa.
Rasa kecewa, bahagia dan sedih bercampur aduk menjadi satu. Banyak diantara mereka yang tidak menyangka, jika selama ini Mark memperlakukan anaknya seperti tawanan perang saja.
Mama Elisabeth merasakan keheranan yang sangat. Rumah tangga anaknya ternyata menyimpan duri yang sangat tajam.
"Moms apa kita benar akan pergi jauh dari Indonesia?" Tanyanya Keyna yang tidak percaya dengan keputusan bulat yang telah diambil oleh mamanya itu.
Keyna melihat raut wajah Mommynya tidak bisa terbaca olehnya. Key baru tersadar jika selama ini orang yang telah melahirkannya hidup tertekan dengan sikap dari Daddy-nya itu.
Rumah tangga yang kelihatan aman,adem ayem saja ternyata tidak selamanya berjalan mulus sesuai dengan apa yang kita lihat.
"Maafkan aku, ini jalan yang terbaik untuk kita berdua, selama ini Aku sudah cukup bersabar untuk menerima semua sikap dan perlakuan kasarmu padaku dan karena anak-anak lah Aku bertahan sampai detik ini," batinnya Bu Elliana.
Air matanya perlahan menetes membasahi pipinya. Dia segera mengalihkan pandangannya ke arah luar jendela mobilnya, agar kedua anaknya tidak mengetahui apa yang dialami saat ini.
"Kita akan tinggal di Bali, untuk sementara waktu kita akan ke kota M dulu, mungkin sekitar satu minggu di sana baru kita berangkat ke Bali," jawab Nyonya Eiliana
Matanya sedari tadi berkaca-kaca dan berusaha sekuat tenaga untuk menahan tangisnya.
"Sedari awal kita menikah aku emang belum ada rasa cinta, tapi setelah mengetahui Mas selingkuh dan akhir-akhir ini sering bersikap kasar, aku sudah tidak sanggup diperlakukan seperti itu lagi," Bu Elliana membatin.
Awalnya mereka menikah karena perjodohan, tapi baru berjalan beberapa bulan pernikahannya diterjang ombak prahara. Di mana hingga 1 tahun dirinya belum juga hamil. Dan yang paling parah adalah saat dirinya ketahuan tidur dengan wanita lain dan wanita itu hamil anak perempuan.
__ADS_1
Eliana hampir saja putus asa dan menyerah dengan keadaannya. Tapi, dia kembali teringat dengan masa depan anak kembarnya. Key dan Raditya.
Elliana kembali mengurungkan niatnya untuk bercerai dengan suaminya. Dia pun diam dan tidak ingin membuka aib rumah tangganya di hadapan orang lain dan untuk siapa pun.
"Mommy," Key menyentuh punggung tangan Momsnya.
Eliana menatap putrinya dengan senyuman yang sangat jelas terlihat di wajahnya.
"Raditya Kamu tahu kan jalan ke pelabuhan?, kita ke Makassar naik kapal laut saja, dan tolong singgah di jalan XX kita jual mobil ini baru kita gocar ke Pelabuhan."
Zack dan Raditya menatap ke arah wajah Mommynya.
"Moms apa sudah memikirkan baik-baik, Raditya tidak ingin Moms menyesali semuanya, tolong berfikir lah sebaik mungkin, jika kita meninggalkan kota Jakarta menuju Makassar, maaf tidak ada lagi kata untuk pulang bersama Daddy lagi," dengan suara yang cukup tegas.
Eliana memantapkan hati dan pikirannya agar sejalan sehingga bisa menentukan pilihan jalan yang akan mereka lalui nantinya.
Kesungguhan dan keseriusan itu terpatri di mimik wajahnya. Key yang melihat Momsnya meneteskan air matanya.
Raditya kedua matanya memerah entah menahan amarahnya atau menahan kesedihannya, hanya dia yang tahu dengan Sang Pencipta semata.
"Aku tahu apa yang Mommy rasakan, aku pernah melihat Mommy dipukuli oleh Daddy, tapi Mommy sangat baik menutupi kelakuan Daddy dengan sangat baik, Mommy terlalu sabar dan baik."
Raditya sesekali menatap ke arah Mommynya melalui kaca spion mobilnya.
"Raditya, stop depan yah sayang," perintahnya yang memegang pundak putranya.
...****************...
__ADS_1
Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya:
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
__ADS_1
Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...