Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 36. Hadiah dari Elang


__ADS_3

"Ya Allah… tolonglah kirim kantong ajaib Doraemon kesini, aku ingin sembunyi, sembunyi dari pria yang ada di hadapanku ini." Batinnya Zoe


Wajah Zoeya semakin memerah bahkan wajahnya saking merahnya sudah mengalahkan warna merah buah tomat menahan rasa malunya. Zoe salah tingkah dengan keadaannya, Zoe mati kutu karena untuk pertama kalinya dirinya berada di dalam suasana dan kondisi yang seperti ini.


"Aku ingin mengecup bibir seksi mungilmu itu, tapi maaf sebelum kita resmi menikah aku tidak akan pernah melakukan hal itu." Gumamnya Elang.


"Ikut Bapak, ada tugas khusus untuk kamu sebagai hukuman karena kamu sudah terlambat datang pagi ini," tegasnya yang tersenyum sangat tipis saking tipisnya sehingga hanya dia yang mampu merasakan dan melihatnya.


"Baik," jawab singkat Zoeya yang sedari tadi sudah menundukkan kepalanya yang tidak sanggup untuk kembali menegakkan kepalanya seperti biasanya.


Zoe pun mengikuti langkah kaki panjang dan lebar milik Elang. Elang masih sering tersenyum jika mengingat tadi saat dia melihat wajah Zoe saat memajukan dan memonyongkan bibirnya seperti pantat bebek saja.


Elang ingin tertawa terbahak-bahak, tapi yah gitu deh image seorang dosen yang jadi Idola Kampus akan merosot drastis jika dia melakukan hal itu, kadar ketampanannya juga pun akan berkurang.


Jalan yang dilalui Zoe bukanlah jalan untuk ke ruangan Dosen, tapi berjalan ke arah Parkiran. Zoe yang sedari tadi berjalan sambil terus menundukkan kepalanya tidak menyadari jika tujuan mereka sudah berbeda dari awal perjanjian.


Saat berada di sekitar Parkiran, baru lah Zoe sadar jika dirinya tidak berada di sekitar area Ruangan khusus dosen melainkan sudah berada di tempat parkiran yang sudah berjejer mobil cantik, super mewah dan canggih.


Di hadapan mobil Bugatti Mobil terkeren dan termahal itu sudah terparkir Cantik dan hadapan Zoe menunggu Zoe untuk menduduki joknya.


Zoe seketika melupakan rasa grogi dan malu-malu meongnya saat matanya melihat mobil super keren yang selama ini jadi mobil incarannya.


Zoe sudah memberitahu Ayahnya Arya Wiguna Albert Kim Said, tapi Ayahnya bukannya tidak mampu untuk memberikan putri tunggalnya, tapi berbagai alasan sehingga Arya tidak mengabulkan permintaan anaknya.


"Wooooww amazing," ucap Zoe yang melangkah maju ke depan mobil tersebut lalu mengelilingi mobil itu sambil mengelus lembut perlahan body mobil itu.


Elang tersenyum melihat tingkah laku wanita pujaannya itu. Elang sengaja membeli mobil itu kemarin, karena tahu jika Zoe pecinta otomotif dan pernah diam-diam menjadi pembalap liar.


Elang melangkahkan kakinya menuju ke arah Zoe yang tidak bosannya tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapi itu.

__ADS_1


"Apa Kamu suka?" tanya Elang yang sangat bahagia melihat kebahagiaan yang terpancar di wajahnya Zoe.


Zoe belum menjawab pertanyaan dari Elang, tapi Elang sudah tahu persis perkataan apa yang terlontar dari bibirnya Zoe.


Dia pun menganggukkan kepalanya. Elang melempar kunci mobilnya ke tangan Zoe. Dengan cekatan dan lincah langsung meraih dengan menangkap kunci mobil tersebut dengan gantungan menara Eiffel.


Zoe menatap penuh dengan tanda tanya ke arah Elang sambil mengangkat tinggi kunci di hadapan wajahnya. Elang pun menganggukkan kepalanya. Tanda mengiyakan perkataan dari Zoeya.


"Let's go Baby," ucap Zoe, tapi hanya perkataan seperti itu mampu membuat Elang menjadi bahagia dan tersipu malu. Sekarang giliran Elang yang dibuat cenat cenut dan jantungnya berdetak bagaikan genderang mau perang.


Setiap ada kamu mengapa jantungku


Berdetak lebih kencang


Seperti genderang mau perang


Setiap ada kamu mengapa darahku


Setiap ada kamu otakku berfikir


Bagaimana caranya berdua bersama kamu


Aku sedang ingin bercinta karena


Mungkin ada kamu di sini aku ingin


Setiap ada kamu mengapa jantungku


Berdetak lebih kencang

__ADS_1


Seperti genderang mau perang


Setiap ada kamu mengapa darahku


Mengalir lebih cepat dari ujung kaki hingga


Zoe berteriak saat sudah duduk dan balik kemudi mobilnya. Mobil yang sedari dulu dia ingin beli. Zoe memasang Kuncinya lalu memutarnya mesin mobil pun hidup, segala aplikasi penunjang yang ada di atas mobil itu pun langsung hidup dan menyala.


Zoe mencepol asal rambut panjang hitam kecokelatan yang bergelombang sehingga leher jenjangnya terekspos dengan sangat jelas dan nyata di mata Elang. Elang kesusahan menelan air liurnya sendiri.


Elang adalah Pria normal seperti pria dewasa lainnya yang berada di luar sana, jika disuguhi pemandangan seperti itu pasti jiwa kelelakiannya bangkit dari tidurnya.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:


...1. Dilema Diantara Dua Pilihan...


...2. Diantara Dua Pilihan...


...3. Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar...


...4. Pelakor Pilihan...


...5. Aku hanya sekedar baby sitter...


...6. Cinta Ceo Pesakitan...


...7. Tetanggaku Idola Suamiku...


...8. Ketika Kesetianku Dipertanyakan...

__ADS_1


Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


I love you all Readers….


__ADS_2