Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 95


__ADS_3

Cincin pernikahan hanya sebuah simbol kebahagiaan, tetapi kebahagiaan sesungguhnya ada dalam bahtera rumah tangga. Pernikahan yang hebat bukanlah ketika pasangan sempurna berkumpul bersama, melainkan ketika pasangan yang tidak sempurna belajar untuk menikmati perbedaan mereka.


Eliana sudah memutuskan semuanya dengan matang. Dia sudah cukup lelah dengan semua yang terjadi di dalam hubungan rumah tangganya.


"Maafkan Eliana Ma, sudah buat mama kecewa," Eliana memegang ke dua tangan Mama Elisabeth.


Mama Elisabeth menggelengkan kepalanya, lalu berkata,"Mama yang seharusnya minta maaf sama Kamu, semua ini kesalahan Mama yang telah menyetujui permintaan perjodohan kalian dulu."


"Kita tidak boleh terus larut dalam penyesalan, semua ini sudah jalannya Ma."


Eliana tidak ingin melepas pelukan Mamanya, tapi waktu keberangkatan kapal mereka sudah semakin mendekat sehingga dengan berat hati dia mengurai pelukannya.


"Kami berangkat dulu, insya Allah satu hari sebelum hari raya idul Adha kami akan datang."


"Hati-hati sayang," Delia meneteskan air matanya melihat putra sulungnya baru saja menikah, tapi mereka harus berpisah karena keadaan yang tidak memungkinkan.


Arya memeluk tubuh istrinya yang bergetar menahan isak tangisnya. Semua ikut dalam kesedihan saat mereka akan berpisah.


"Mommy!!" teriak Amanda yang berlari berhamburan ke dalam pelukan mama sambungnya.


Langkah kakinya Eliana terhenti lalu menolehkan kepalanya ke arah belakang. Dia melupakan keberadaan putri sambungnya yang tidak lama lagi akan melepas masa lajangnya dan akan menikah dengan Alexander. Amanda berlari lalu memeluk tubuh Elliana.


"Mommy gak marah kan sama Amanda?" tanyanya dengan deraian air matanya.


Eliana memegangi ke dua pipinya Amanda.


"Mommy tidak pernah melupakan Amanda, Mommy hanya minta maaf jika tidak bisa menjadi Ibu yang baik untuk Amanda, mungkin selama ini sudah membuat Amanda kecewa," jelasnya Nyonya Emiliana.


"Amanda bahagia dan bangga punya Mommy Eliana, andai saja Mommy tidak ada mungkin Amanda tidak akan tahu gimana kehidupanku selama ini," pungkasnya Amanda yang bangga sudah menjadi bagian dari kehidupannya Bu Eliana.


"Mommy hanya bisa bilang, jangan sekali-kali membenci Daddy Kamu, walaupun Mommy sudah bercerai dengan Daddy Kamu, tapi bagiku Kamu tetap putri kecilnya Mommy sampai kapan pun," senyuman teduh dipersembahkan untuk putrinya.


Perpisahan di antara mereka menyisakan luka lara, mereka tidak menyangka jika mereka akan berada pada titik level terendah dalam hidupnya. Malam semakin larut, Kapal yang mereka tumpangi pun sudah meninggalkan pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Zoya memeluk tubuh adik sepupunya itu. Mereka saling menguatkan satu sama lain.


Mark tidak menyangka jika istrinya yang selama ini selalu patuh dan penurut padanya, malam ini jadi istri yang membangkang dan berani meninggalkannya tanpa ijinnya.


Rasa egonya sudah menutupi rasa cinta dan sayangnya kepada anak-anak dan istrinya. Hidupnya berbanding terbalik setelah mengenal Keluarganya Jefri mantan calon tunangan Keyna putrinya. Mark bahkan hanya marah-marah saja tanpa ada niatan untuk mengejar atau pun mencari keberadaan anak dan istrinya itu.


Satu Minggu kemudian, Mark kembali ke Prancis tanpa Eliana yang selalu menemani dan mendampinginya dalam keadaan apa pun. Bukannya pulang ke rumahnya, malahan dia mendatangi apartemen kekasih yang selama ini menjadi wanita selingkuhannya.

__ADS_1


Wajahnya sedari tadi berseri-seri, serasa dia tidak pernah mengalami perceraian dengan istrinya yang sudah hampir 25 tahun hidup bersamanya. Langkahnya pasti dengan langkah yang cukup panjang dan lebar. Dia menaiki lift dengan senyuman yang selalu setia menemani langkahnya. Dia bagaikan anak remaja yang baru mengenal cinta saja.


Tinngggg...


Bunyi pintu Lift terbuka, Dia berjalan tergesa-gesa saking tidak sabarnya untuk bertemu dengan selingkuhannya. Dia bersiap memegang gagang pintu Apartemen tersebut yang kebetulan tidak terkunci dengan password.


"Tumben gak dikunci?" tanyanya yang keheranan dengan sikap pacarnya yang tidak menutup pintunya dengan rapat dan menguncinya.


Bila memang engkau tak lagi cinta


Lebih baik engkau katakan saja


Kurelakan bila kau ingin pergi


Meninggalkan luka di dalam hati


Cukup sudah kau lukai hatiku


Yang selalu tulus mencintaimu


Ku iklaskan semua yang terjadi


Kuakhiri, cukup sampai disini


Pergilah engkau bersamanya


Anggaplah diriku yang tak pernah ada


Cukup aku saja,


Bila nanti engkau tak bahagia


Kembalilah pintu selalu terbuka


Namun, hati takkan bisa kembali


Seperti dulu lagi


Cukup sudah kau lukai hatiku

__ADS_1


Yang selalu tulus mencintaimu


Ku ikhlaskan semua yang terjadi


Kuakhiri, cukup sampai disini


Pergilah engkau bersamanya


Anggaplah diriku yang tak pernah ada


Cukup aku saja.


Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya:



dilema diantara dua pilihan


cinta dan dendam


pelakor pilihan


hanya sekedar pengasuh


cinta ceo pesakitan


ketika kesetianku dipertanyakan


menggenggam asa


cinta kedua ceo


kau hanya milikku



Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...

__ADS_1


Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...


__ADS_2