
Pak Wiguna menjeda perkataan serta penjelasannya," tapi ayah tidak ingin melihat hari terakhir sahabat Ayah kecewa disisa Hidupnya, Karena itu lah Ayah setelah tahu hubungan kalian Ayah memisahkan kalian sementara waktu, Karena Ayah tidak ingin apa yang dirasakan oleh Adrian kepada putri ayah hanyalah obsesi dan cinta yang tidak tulus," terang Pak Wiguna panjang lebar.
"Maafkan Kami ayah, kami sangat menyesal telah menikah diam-diam, Emilia mohon restui kami Ayah," mohon Emilia kepada Ayahnya.
Pak Wiguna langsung berdiri dan memeluk tubuh Emilia, "Ayah pasti merestui hubungan kalian Nak, Ayah bangga dengan Adrian yang berani mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, walaupun Ayah sedikit kecewa, tapi Ayah sangat bersyukur kalian saling mencintai," sahut Pak Wiguna di dalam pelukan putri bungsunya.
Semua orang ikut terharu melihat interaksi antara pak Wiguna dengan putrinya. Mama Elisabeth pun sangat bahagia karena akhirnya suaminya memberikan restu kepada anak dan menantunya.
"Mama bangga sama kamu Nak karena kamu berani untuk memilih jalan untuk menikahi Emilia, walaupun Mama cukup kaget dan sedikit kecewa karena tidak meminta ijin langsung kepada Mama bahwa kalian akan menikah," pungkas Mama Elisabeth yang memeluk tubuh anak angkat sekaligus menantunya.
Yang lainnya sangat bersyukur dan bahagia karena masalah yang dihadapi oleh Adrian dan Emilia mendapatkan solusi yang tepat dan baik. Semua orang sekarang bisa tersenyum tanpa beban. Bagi mereka Masalah apa pun itu dan sebesar apapun kalau mereka bersama insya Allah akan teratasi dengan tepat. Keluarga adalah tempat ke dua paling nyaman untuk mengeluarkan segala gunda gulananya dan yang pertama pastinya kepada Allah SWT.
"Jadi besok pagi kita bisa menginjakkan kaki di pulau T" ucap Alan yang memecah keheningan di antara mereka.
"Gimana dengan resortnya apa keamanan, fasilitasnya sudah dicek lagi??." tanya Arya.
"Alhamdulillah semuanya beres dan siap kita huni" Ucap Dimas.
"Aku kira yang kamu tahu cuma goyangan saja". ucap Emre sambil bercanda.
"Kalau Masalah goyangan apa pun itu aku rajanya hahahaha" ucap Dimas yang langsung mendapat cubitan dari Dessy.
Semua orang tertawa mendengar perkataan dari Dimas.
"Kalau kamu Alan, kapan kamu mau lepas masa lajangmu, karena tinggal kamu loh yang belum punya pasangan??." ucap Arya.
"Iya betul tuh apa kata Arya, kamu gak bakal rugi loh Alan jika cepat menikah, buktinya kami loh" ucap Dimas.
__ADS_1
"Belum nemu yang cocok kak jadi masih betah dengan kesendirian" ucap Alan sambil tertawa tapi pandangan matanya tertuju pada Hyuna yang hanya menikmati kue yang ada di depannya tanpa harus ikut campur dengan pembahasan mereka.
"Apa alergi kamu sudah sembuh atau Masih begitu??." Tanya Pak Wiguna.
"Masih sering alergi kok Paman dan gak tau juga kapan akan sembuh" jawab Alan.
Pandangan semua orang tertuju kepada Alan dan bertanya alergi apa yang dimaksud.
"Maksudnya, Alan alergi apa ayah??." Tanya Delia.
"Alan akan bersin-bersin jika berdekatan dengan cewek yang belum nikah" jawab Pak Wiguna.
"Tapi tadi waktu aku berdekatan langsung dengannya, Dia tidak bersin-bersin dan katanya kalau cewek yang sudah menikah baru lah dia tidak bersin-bersin" monolog Hyuna yang heran juga dengan kejadian itu.
"Bisa saja jodoh Alan adalah cewek yang dekat dengan dirinya tapi Alan tidak akan bersin-bersin lagi" ucap Dessy.
Alan dan Hyuna langsung menatap ke arah Alan dan saling berpandangan dan barulah menyadari hal tersebut. Hyuna langsung berdiri dan berpindah tempat. Yang lain tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Hyuna dan Alan.
"Aku yakin kalian ini adalah jodoh lihat reaksi mereka saja kompakan gitu" ucap Dimas yang tersenyum penuh arti.
Sedangkan Aditya terbatuk mendengar perkataan dari Dimas. Arya segera membantu Aditya dan menyodorkan segelas air putih untuk Aditya.
****************
Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...
__ADS_1
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...
__ADS_1