
"Apa sih maksudnya sayang, coba ngomongnya langsung saja gak usah pakai isyarat begitu," pinta Mark yang masih tetap tidak mengerti dan kekeh dengan pendiriannya.
Eliana tidak bisa menahan lagi tawanya, akhirnya Eliana tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol suaminya. Eliana pun langsung menuju ke arah langit.
Barulah Mark menyadari bahwa mereka sedang berada di atas ketinggian tepatnya di dalam pesawat dan di salah kabin pesawat yang fasilitasnya lengkap bahkan seperti hotel bintang lima saja.
Mark ikut tertawa terbahak-bahak setelah menyadari kesalahannya.
Sedangkan Dessy sudah dibuatkan oleh chef pesawat tersebut rujak buah yang diinginkan. Baru aromanya yang tercium oleh hidung Dessy membuat mual Dessy berhenti, belum sampai dihadapan Dessy, mangkok rujak tersebut langsung dirampas oleh Dessy.
Dimas hanya tertawa terbahak-bahak melihat Dessy yang seperti orang belum makan seminggu saja. Dessy, Eliana sudah tenang dan tidak mabuk perjalanan lagi, sedangkan Emilia meminta Adrian untuk menyanyikan berbagai macam lagu, yang jadi masalah request dari Emilia itu yang tidak masuk akal menurut Adrian.
"Ya Allah Mom, aku sudah bilang berapa kali sih aku itu gak pintar dan ga bisa nyanyi dangdut," kilahnya Adrian yang sudah nyerah dengan permintaan Emilia.
"Masa sih gak bisa, Daddy kan tinggal puter tuh alat musik sono terus cari lagunya Camelia Malik rekayasa cinta," ucap Emilia yang sudah ingin menangis seperti anak kecil saja.
"Baiklah Daddy akan coba," ucap pasrah Adrian dan kemudian mencari lagu Camelia Malik tersebut.
Sedangkan Rina beda lagi, Rina menginginkan tukaran baju dengan Emre. Emre sudah menjelaskan kalau pakaiannya sudah bau keringat tapi Rina tidak mau mengerti dan masih tetap pada pendiriannya.
"Ya Allah dede, ini kan baju kakak udah bau loh kok mau dipakai sih lagian apa kamu gak kasihan sama suami kamu kalau harus memakai pakaian perempuan," jelasnya Emre yang sudah kehabisan stok akalnya untuk mencari solusi yang terbaik untuk Rina.
"Pokonya Dede mau Pake baju bekasnya Kakak titik gak boleh ditawar lagi," ucap Rina yang ngambek dan ingin membuka kaca jendela pesawat tersebut.
"Baik lah kalau gitu Kakak akan kabulkan permintaan Dede," tuturnya pasrah Emre.
__ADS_1
Rina pun baru tersenyum setelah Emre memakai pakaiannya tapi minus hijab yah Readers. Ada-ada saja permintaan dari para Mommy kece. Mereka kan produksinya berjamaah jadi tekdungnya juga harus berjamaah dan barengan tentunya he-he-he.
Sedangkan di dalam kamar lainnya. Hyuna dan Alan tidak tahu mau ngapain, waktu mereka belum menjadi pasangan halal mau main nyosor saja eehh ini sudah nikah tapi mereka malu-malu kucing.
Hyuna juga tidak mau yang duluan buka puasa tapi Hyuna menunggu Alan yang mulai. Hyuna pura-pura tertidur dan karena lama menunggu Alan akhirnya Hyuna pun tertidur.
Karena gaya tidur Hyuna yang cukup ekstrim membuat pakaian Hyuna tersingkap ke atas hingga bagian sensitifnya kelihatan dengan jelas. Kebetulan Hyuna tidak memakai pakaian dalam. Ada yang mengatakan jika sedang tidur bersama suami baik kalau tidak pakai dalaman.
Alan yang pria normal langsung terpanggil untuk melakukan Lebih terhadap Hyuna yang jelas sudah menjadi istrinya. Alan tanpa iklan langsung melakukan sesuatu yang seharusnya dari kemarin dia lakukan.
Hyuna yang sudah tertidur pulas langsung terbangun karena ada sesuatu yang Memasuki dirinya. Hyuna langsung memeluk tubuh suaminya dengan erat. Suara yang sempat tertahan dan hanya berakhir diujung lidah akhirnya lolos juga.
Pesawat pribadi DA menjadi saksi dari sore yang panjang untuk ke dua pengantin baru tersebut. Alan yang baru pertama kali merasakan yang minim pengalaman terpaksa harus dituntun lewat virtual lewat Film blue.
Alan kenapa gak chat Readers saja kan bisa minta petunjuk dari mereka. hehehe yang sudah punya pengalaman pastinya. Bercocok tanam bersama yang dilakukan oleh Hyuna dan Alan cukup membuat pesawat goyang.
Setelah beberapa Jam lamanya, pesawat pun berhasil lending di bandara internasional Soekarno Hatta. Perasaan lega dari hit Daddy nampak sangat jelas dari wajah mereka.
Mereka segera membawa para istri mereka ke dokter. Karena para hot Daddy merasa heran dengan sikap dan perilaku dari para istri mereka.
Hyuna yang terpaksa berjalan seperti pinguin karena pegel dan perih setelah bercocok tanam. Alan Pun membantu Hyuna berjalan dengan menggandeng tangan Hyuna.
Raut wajah Bahagia dari ke enam pasutri tersebut sangatlah jelas dan tidak bisa mereka sembunyikan. Tapi ada beberapa orang yang melihat mereka langsung memperlihatkan raut wajah yang marah.
"Tersenyumlah selama kalian masih bisa tersenyum dan belum bayar pajak, tapi tunggu lah saat yang tepat kalian akan seperti cacing yang kepanasan," geramnya orang tersebut yang meremas Botol air mineralnya sampai hancur.
__ADS_1
Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1
Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya....