
Sejak mereka berciuman, Keyna selalu dibuat tersipu malu. Wajahnya selalu berseri-seri gembira karena telah menyerahkan bibirnya untuk kekasihnya itu.
Key menutup mulutnya saat melihat siapa sosok orang yang berada di dalam Mesjid tersebut. Dia berlari ke arah orang itu lalu memeluknya dengan erat. Ada beberapa anggota keluarga Wiguna yang hadir dan Key sangat tidak menyangka jika satu sosok itu hadir menjadi saksi pernikahan mereka.
"Kenapa mobil Zack berhenti di pelataran Mesjid, apa yang akan mereka lakukan?"
Ternyata Orang yang melihat mereka berciuman terus mengikuti laju mobil mereka hingga ke depan Mesjid Baiturahman.
"Kita sudah sampai, ayok kita turun," ajaknya Zack.
Zack berlari kecil ke arah pintu di mana Key berada. Key yang diperlakukan cukup sweet seperti seorang Ratu tersenyum manis ke arah Zack. Seseorang keluar dari dalam Mesjid dan langsung tersenyum sumringah melihat ke datangan dua sejoli ini.
"Apa bapak penghulunya sudah hadir?" tanya Zack.
"Alhamdulillah, beliau sudah datang sedari tadi kalau gak salah lima menit yang lalu," jawabnya.
Raditya yang diserahi tugas dan tanggung jawab untuk mengatur pernikahan mereka. Dan Zack sangat bersyukur karena Kakak sepupunya itu sekaligus bakal menjadi Kakak iparnya. Key menutup mulutnya saat melihat siapa sosok orang yang berada di dalam Mesjid tersebut.
Key berlari ke arah orang itu lalu memeluknya dengan erat. Ada beberapa anggota keluarga Wiguna yang hadir dan Key sangat tidak menyangka jika satu sosok itu hadir menjadi saksi pernikahan mereka.
"Kenapa mobil Zack berhenti di pelataran Mesjid, apa yang akan mereka lakukan?" Gumamnya dengan wajah yang keheranan.
Seorang penguntit ternyata orang yang melihat mereka berciuman terus mengikuti laju mobil mereka hingga ke depan Mesjid Baiturahman. Orang tersebut pemasaran dengan apa yang dikerjakan oleh Zack dan Key.
Dia melangkahkan kakinya menuju ke arah dalam pekarangan Mesjid. Mobilnya dia parkiran sedikit menjauh dari Mesjid tersebut. Langkahnya sangat pelan, dia berjalan dengan mengendap-endap hingga semut pun yang tidak sengaja terinjak oleh Kakinya, tidak akan mati saking pelannya jalannya.
Baru beberapa langkah langkah kakinya melangkah, dia kembali dibuat tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Segerombolan orang yang mengelilingi Zack dan Key adalah orang-orang yang sangat dikenalinya dengan jelas. Matanya terbuka lebar dan mulutnya dia tutup dengan ke dua tangannya.
__ADS_1
Ia tidak menyangka jika mereka berkomplot melakukan konsfirasi di belakangnya. Dia segera bersembunyi saat Raditya tidak sengaja menoleh ke belakang tepat ke tempatnya berada.
Dia pun buru-buru berpindah tempat dengan segera berlari agar tidak ketahuan. Dia tidak ingin gegabah dalam bertindak sehingga hanya mengamati dan memperhatikan dengan seksama apa yang mereka lakukan.
"Ya Allah kenapa mereka lakukan semua ini diam-diam, apa mereka sudah tidak menghargaiku?" tuturnya yang kebingungan dan tidak ingin percaya dengan apa yang dilihatnya barusan.
Awalnya dia yang barusan datang dari Prancis hari ini, tidak sengaja melewati jalan tempat di mana Club yang didatangi oleh Zack dan Key.
Walau pun sudah Magrib kondisi jalan yang sudah agak gelap, tapi lampu jalan dan beberapa lampu dari gedung bertingkat pencakar langit mampu menerangi jalan di sekitar Club tersebut. Apa yang dia lihat membuatnya tidak ingin mempercayai hal tersebut. Tapi, karena penasaran dia pun mengikuti ke mana mobilnya Zack melaju.
Key dibuat tidak percaya dengan kehadiran orang tersayangnya. Key tidak menyangka jika sebagian anggota keluarganya merestui hubungannya dengan sepupunya sendiri. Bahkan mereka terang-terangan menyatakan akan merestui dan mendukung hubungan mereka.
"Nenek," teriak Key yang berlarian ke arah Neneknya berada dengan wajahnya yang kegirangan penuh kebahagiaan.
Bukan hanya Nenek Elisabeth yang datang malam itu, tapi neneknya dari pihak Daddy-nya pun hadir dan jauh-jauh dari Jerman menyempatkan untuk hadir di acara penting cucu tunggal perempuan di Keluarga besarnya. Nenek Clara Diana Edgardo adalah Ibu kandung dari Daddy-nya Mark Muhammad Ergardo.
"Makasih banyak Nenek," ucapnya dengan deraian air matanya membasahi wajahnya.
"Ayok kita masuk, Kamu perlu diMake over atau Kamu tidak ingin tampil cantik di hari spesial Kamu?" tanya Zoeya dengan menatap jengah ke arah Key.
"Mau lah, masa gak," terang Key lalu mengaitkan tangannya di lengan Zoe.
"Kebelet amat nikah Bu, apa sudah siap untuk wik wik?" tanya Zoeya menahan tawanya.
"Kalau masalah itu bisa diatur kok, hal itu tanpa belajar atau kursus bisa terlaksana dengan baik," ucapnya dengan senyuman yang selalu menghiasi wajahnya.
Zoe Saldana dan Key berjalan ke arah ruangan khusus untuk mengganti pakaiannya dan akan memoles wajah calon pengantin wanita.
__ADS_1
......................
silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya:
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1
tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
maaf jika ada kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...