
Alan dan Hyuna langsung menatap ke arah Alan dan saling berpandangan dan barulah menyadari hal tersebut. Hyuna langsung berdiri dan berpindah tempat. Yang lain tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Hyuna dan Alan.
"Aku yakin kalian ini adalah jodoh lihat reaksi mereka saja kompakan gitu" ucap Dimas yang tersenyum penuh arti.
Sedangkan Aditya terbatuk mendengar perkataan dari Dimas. Arya segera membantu Aditya dan menyodorkan segelas air putih untuk Aditya.
Jodoh tak ada yang tahu dan tidak bisa ditebak dimana hati akan berlabuh. Pacaran yang bertahun-tahun pun tidak akan menjadi jaminan apa mereka akan berjodoh atau pun tidak.
Semua adalah rahasia Allah SWT manusia hanya bisa berusaha, berikhtiar dan tawakal. Seperti halnya yang dialami oleh Hyuna dan Aditya. Mencintai tapi tak harus memiliki.
Hyuna pun mulai belajar untuk melupakan semua yang telah terjadi dengan mereka berdua. Apakah cinta baru dengan orang yang baru akan hadir ke dalam kehidupan Hyuna ataukah masih dengan kisah yang lama.
Pagi harinya, kapal pesiar yang mereka pakai sudah sandar di Pulau T. Mereka pun meninggalkan kapal pesiar menuju pulau T. Mereka naik kapal kecil untuk sampai ke pulau T. Ada beberapa Kapal yang mereka pakai. Anak-anak sangat suka ketika mereka menyentuh langsung air laut.
Tawa bahagia tersirat di wajah mereka. Karena angin pagi hari ini cukup berhembus sepoi-sepoi jadi tidak ada ombak, laut cukup tenang disaat mereka melintasi laut tersebut. Kapal yang Aditya tumpangi paling terakhir sampai di dermaga pulau T.
Sedangkan yang lain sudah bersantai di dalam kamar masing-masing. Arya dan Delia sudah menyalakan TV nya karena tidak ingin ketinggalan menonton siaran langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika Indonesia. Kebetulan Aditya, Hyuna dan kapten Alan satu kapal. Mereka seperti orang yang tidak saling kenal karena mereka tidak ada komunikasi atau pun pembicara yang tercipta dari mereka.
Mereka duduk diam baek. Tidak lama kemudian, Kapal pun sandar di salah satu dermaga yang ada di Pulau T. Aditya kaget saat dirinya menginjakkan kakinya untuk pertama kalinya di pulau T. Karena orang yang selalu dia hindari ternyata hadir juga di pulau T.
"Sayang, kamu tega yah ke pulau T gak ngajak Aku" ucap Helena calon istri dari Aditya yang sudah bergelantungan di lengan Aditya.
__ADS_1
Aditya sangat risih dengan sikap dari Helena tapi mau tidak mau Aditya tetap meladeni Helena.
"Maaf aku pun dadakan ke sini jadi gak sempat ajak kamu" ucap Aditya tapi arah pandangannya ke Hyuna tapi yang ditatap tidak tahu kalau dirinya diperhatiin.
Hyuna berjalan di samping Kapten Alan mereka tidak sengaja berjalan berbarengan sampai ke resort. Aditya sangat kecewa karena ternyata Hyuna tidak terpengaruh sedikit pun dari kedatangan Helena tunangan Aditya.
Arya dan Delia meminta kepada yang lain untuk nonton bersama MotoGP di ruangan tengah. Arya segera meminta kepada anak buahnya untuk mengganti tv yang ada di sana dengan tv yang lebih besar dan lebar tentunya untuk lebih memudahkan mereka untuk nonton.
Sedangkan Mommy kece segera ke dapur untuk membuat cemilan untuk teman mereka makan. Seperti biasa, Delia yang selalu menjadi tutor dari Mommy kece lainnya. Hyuna pun kesempatan kali ini juga tidak Mau kalah dengan mommy kece.
"Kak Delia, Hyuna ikut bantuin kakak yah, boleh?" permintaan Hyuna.
"Boleh lah Hyuna, kapan pun jika kamu menginginkan untuk belajar kakak akan bantu kamu," timpal Delia sembari tersenyum tulus.
Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...
dilema diantara dua pilihan
__ADS_1
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...
__ADS_1
Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...