
Suasana semakin sepi ditambah dengan penerangan yang kurang memadai karena jalan tersebut sudah jauh dari perkotaan dan daerah yang terkenal dengan preman yang suka membegal pengendara maupun warga masyarakat yang sedang melewati jalan tersebut.
"Mau cari mati orang ini kah? apa dia sudah bosan hidup atau sudah tidak ingin memakai pakaian baru di hari lebaran!" Geramnya.
Ada tiga sepeda motor yang tiba-tiba menghadang laju mobilnya Ratna dan mereka berjumlah sekitar enam orang dengan perawakan yang cukup menyeramkan.
Ada yang membawa tongkat baseball dan ada yang membawa seperti alat pentungan dan ada seseorang yang membawa sebilah pisau yang cukup tajam. Satu di antara mereka langsung turun dari mobilnya dan langsung menghadang mobil Ratna dan mengancam Ratna agar segera turun dari mobilnya.
"Turun dari mobilmu, jika kamu tidak turun maka kami akan menghancurkan kaca mobilmu yang mahal ini!" ancam seorang pemuda yang bertubuh jangkung, agak brewok berambut keriting dan berkulit agak gelap sawo matang.
Tapi Ratna hanya tersenyum menanggapi perkataan dari Pria tersebut. Ratna bahkan menangkupkan tangannya di atas setir mobilnya dan ingin tidur. Pria tersebut kembali ingin menggedor pintu mobil Ratna.
Tetapi Ratna tidak sama sekali menggubrisnya. Hingga pemuda itu naik pitam dan langsung memukul kaca jendela mobilnya Ratna. Ia langsung menunduk dan menghindari lemparan pecahan kaca tersebut agar tidak mengenai tubuhnya.
Ratna pun keluar dari mobilnya untuk meladeni preman tersebut.
"Apa sebenarnya yang kalian inginkan dari saya! kalau kalian inginkan mobilku kalian jadi manusia terlalu bego bin tolol, kenapa gak minta baik-baik mobilku saja tanpa harus merusaknya kalau gini kan sama saja harga jualnya turun!" Gerutu Ratna yang tertawa sambil mengacungkan jari tangannya ke arah preman tersebut.
"Cantik juga, kita bisa nikmati dia sebelum kita merebut mobilnya!" Sarkas sang pemuda yang agak pendek sedikit dari pemuda pertama.
"Iya kita bisa berpesta malam ini, coba kalian lihat bodinya yang aduhai, wajahnya yang glowing banget dan pasti dia bisa menghangatkan ranjang kita malam ini," ujarnya pemuda yang lebih jangkung yang sudah ingin menyentuh wajah Ratna.
Ratna langsung menarik tangan pemuda yang lebih kurus lalu memutar tangannya hingga menimbulkan bunyi yang cukup menyakitkan.
"Aaaaaaahhhhh!!" teriak pemuda tersebut.
"Kamu berani menyentuh secuil pun dari tubuhku maka aku akan memotong tangan mu itu," ucap Ratna yang sudah menggertakkan giginya saking marahnya dengan kelakuan begal tersebut dan masih memutar tangannya preman tersebut.
__ADS_1
"Sepertinya perempuan ini tidak lemah dan tidak mudah kita kalahkan dan meski kita hadapi dengan kekerasan untuk menaklukkannya," timpal pria D.
"Kalau begitu kita serang dia secara langsung saja," ketusnya yang satu lagi.
"Ayo serang dia," ucap pemuda lainnya dan mereka langsung melawan Ratna.
Ratna menghadapi mereka dengan sekuat tenaga dan sedikit kesulitan karena jumlah mereka yang cukup banyak dibandingkan Ratna yang hanya sendiri saja. Ratna mengeluarkan segala kemampuan bela dirinya yang dia kuasai sehingga berhasil melumpuhkan beberapa begal tersebut.
Hingga konsentrasi Ratna terganggu dan tanpa ia ketahui ada yang menendang bagian perutnya sehingga Ratna harus tersungkur ke lantai.
"Sekarang kamu masih berani menjadi sok kuat atau kamu sudah menyerah dan suka rela untuk melayani kami semua," gertak pria A yang jongkok dihadapan Ratna sambil menarik rambut Ratna.
Ratna malahan meludahi pria tersebut tepat di wajahnya. Pria tersebut langsung menghapus jejak ludah Ratna dengan kilatan mata yang sudah memerah dan urat syaraf nya sudah menonjol saking marahnya.
Pria tersebut semakin mengencangkan tarikan dari rambutnya Ratna. Dan mengayunkan tangannya yang ada pisaunya ke arah punggung Ratna tapi tanpa mereka sadari ada seseorang yang langsung datang membantu Ratna dan menendang kuat Tubuh pria tersebut hingga terbanting ke arah belakang.
Hidup ini tak akan indah
Tanpa kau ada di hati
Ceria ini tak kan ada
Tanpa kau ada di sisi
Kekasihku, kau bunga mimpiku
Tiada yang lain hanya dirimu
__ADS_1
Yang kusayang dan selalu kukenang
'Kan selalu bersama dalam suka dan duka
Dirimu satu yang kumau
takkan lagi ada selain dirimu
Cinta suci hanyalah untukmu
Dengarlah kasih, kaulah dambaanku
Walau kan datang badai menghadang
Kita kan selalu bersama
Tetap satu dalam cinta
Tiada yang mampu merubah
Wajah manis yang lembut dan ayu
Bagaikan untaian mutiara
Takkan kulepas hingga akhir masa
Kan selalu bersama dalam suka dan duka.
__ADS_1