Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 35. Khayalan Zoeya


__ADS_3

Zoe terbengong dan tidak menyangka jika apa yang terjadi yang hanyalah sekedar khayalan saja bukanlah kenyataan. Dia tidak menyangka jika itu hanya fantasi liarnya saja.


Betapa malunya Zoeya setelah mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Wajahnya langsung merona memerah seperti kepiting rebus saja.


Zoeya mendongak ke arah wajah Elang yang jarak wajah mereka yang sangat dekat itu. Sehingga hanya terpangkas beberapa sentimeter saja jarak mereka.


Mereka saling bertatapan satu sama lain, bahkan mereka seakan beradu pandang tanpa ada yang ingin berkedip sekalipun.


Elang refleks memeluk pinggang langsing itu dengan kedua tangan kekarnya, tubuh Zoeya semakin dekat bahkan rapat sekali ke arah dada bidangnya Elang.


Tubuhnya menempel ke dada bidang itu hingga hidung keduanya saling bertabrakan satu dengan yang lain.


Hidung bangir milik Zoe bertabrakan dengan hidung mancung bagaikan paruh burung Elang yang menukik itu saling bergesekan satu sama lainnya.


Jarak mereka yang terlalu dekat hingga hembusan nafas Elang berhembus ke wajah Zoya. Hingga nafas Zoe serasa tercekat. Zoeya refleks memejamkan ke dua mata indahnya dengan bulu mata yang lentik itu.


Elang sedikit memiringkan kepalanya dengan beraninya mengecup bibir Zoeya sepintas. Bibir merah merona alami itu yang seperti buah delima tanpa pewarna gincu mampu membuat Elang mabuk kepayang.


Manis itu yang dirasakan oleh Elang tadi saat mengecup sekilas bibir seksi milik Zoe. Perlahan demi perlahan, tapi pasti Elang kembali melakukan percobaan sekali lagi untuk menciumi bibir Zoe.


Tetapi kali ini bukan hanya sekedar isapan dan kecupan biasa saja, Elang memperdalam ciumannya dan semakin menuntut, karena tidak ada perlawanan sedikitpun dari Zoe.

__ADS_1


Zoe yang seakan akan memberi ruang gerak untuk Elang berbuat lebih bebas diatas bibirnya.Mereka sama-sama menautkan kedua lidah mereka hingga saling bertukar saliva.


Mereka berciuman begitu mesranya dengan penuh kasih sayang dan gairah nafsu membara hingga pasokan udara dari keduanya semakin menipis. Nafas mereka memburu dan ngos-ngosan.


Tanpa disadari pukulan pelan mendarat dengan bebas di lengan Zoya yang membuatnya terlonjak kaget dan tersadar dari lamunannya sehingga membuyarkan khayalan tingkat tinggi nya. Padahal ia sudah membayangkan hal yang lebih.


"Siapa yang Kamu pikirkan Zoeya Saldana Arya Wiguna," tutur Elang yang tersenyum penuh arti.


Elang sangat mengerti apa yang sedang berada di dalam pikiran Zoya. Elang seakan-akan tahu apa yang dipikirkan oleh Zoe ketika melihat kedua mata indah itu sudah tertutup.


Zoya terbangun dari mimpinya dan tidak menyangka jika apa yang terjadi barusan hanyalah sekedar khayalan semata saja. Bukanlah kenyataan yang dia nikmati begitu penuh penghayatan dan perasaan.


Tapi sungguh disayangkan jika khayalannya itu hanya sebatas mimpi yang entah apa akan jadi kenyataan atau tidak.


Zoya tidak tahu harus berbuat apa untuk menutupi rasa malunya itu. Zoe ingin sembunyi, tapi tak tahu ngumpet di mana, mau lari itu tidak mungkin juga nanti nilainya yang jadi imbasnya.


"Ya Allah… tolonglah kirim kantong ajaib Doraemon kesini, aku ingin bersembunyi, sembunyi dari pria yang ada di hadapanku ini," Zoe membatin saking malunya.


Wajah Zoeya semakin memerah bahkan wajahnya saking merahnya sudah mengalahkan warna merah buah tomat menahan rasa malunya.


Zoe salah tingkah sendiri dengan keadaan yang diciptakannya. Zoe mati kutu karena untuk pertama kalinya dirinya berada di dalam suasana dan kondisi yang seperti ini.

__ADS_1


"Aku ingin mengecup bibir seksi mungilmu itu, tapi maaf sebelum kita resmi menikah aku tidak akan pernah melakukan hal itu." Batinnya Elang.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:


...1. Dilema Diantara Dua Pilihan...


...2. Diantara Dua Pilihan...


...3. Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar...


...4. Pelakor Pilihan...


...5. Aku hanya sekedar baby sitter...


...6. Cinta Ceo Pesakitan...


...7. Tetanggaku Idola Suamiku...


...8. Ketika Kesetianku Dipertanyakan...


Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

__ADS_1


I love you all Readers….


__ADS_2