
Dari mulai hari meninggalnya pak Wiguna sampai hari ke tujuh Mommy kece dan hot Daddy belum ada yang beranjak dari kediaman Wiguna.
Mereka masih kadang ada rasa tidak percaya dan sangat kehilangan sosok ayah mereka. Kematian sungguh datangnya tiba-tiba tanpa ada sinyal informasi sebelumnya. Tak ada satupun orang yang tahu akan kabar kematian dari anak cucu Adam.
Manusia hanya bisa mempersiapkan bekal yang akan kita bawa kelak ke Akhirat. Jadi sesungguhnya manusia amat rugi jika tidak bisa mengambil pembelajaran dan hikmah dibalik kematian seorang anak cucu Adam.
Satu bulan kemudian, Aditya dan Helena sudah pamit pulang ke Australia. Adrian dan Emilia pun sudah terbang ke Amerika. Awalnya mereka belum ada niat untuk pulang tetapi Mama Elisabeth menyarankan mereka untuk kembali beraktivitas dan melanjutkan hidup mereka.
Mama Elisabeth tidak ingin kepergian ayah mereka menjadi beban dan penghambat dari hidup anak-anak yang cucu-cucunya. Eliana pun sudah mengemas barang bawaannya.
Sedangkan Keyna bertemu diam-diam dengan Zack. Mereka bertemu di sebuah taman yang tidak jauh dari rumah Utama.
"Key" ucap Zack yang sudah duduk di samping keyna.
"Iya" jawab key yang melihat ke arah Zack.
"ini ambil yah dan tolong selalu pakai agar kamu selalu mengingatku" ucap Zack yang memberikan sebuah kotak ke atas telapak tangan Key.
Key pun mengambil kotak tersebut dan perlahan membukanya. Dan wajah Keyna langsung berubah menjadi senyum kebahagiaan dan tersipu malu.
"Bisa gak aku yang pakaikan?." tanya Zack.
Key hanya menganggukkan kepalanya dan tak hentinya tersenyum saking bahagianya mendapatkan sebuah kalung yang sangat indah. Zack pun memakaikan kalung tersebut ke leher putih dan jenjang Keyna.
__ADS_1
"Sudah" ucap Zack.
"Makasih" ucap Key yang tak hentinya memandangi kalung indah itu di lehernya.
"Tolong jaga baik-baik kalung ini seperti kamu menjaga hatimu selalu untukku" ucap Zack setelah selesai memasangkan liontin perak ke leher Key.
Key hanya menganggukkan kepalanya. Zack langsung mencium dahi Key. Sedangkan Key yang diperlakukan seperti itu pun langsung memejamkan matanya.
Awalnya Key geli disaat tangan halus Zack menyentuh lehernya. Karena ini hal yang pertama kali Key alami disentuh oleh lelaki. Kejadian tersebut dilihat langsung oleh Amanda adiknya Key dan Amanda tersenyum melihat kedekatan kakaknya.
"Kapan aku yah punya cowok yang perhatian sama Amanda? Amanda juga ingin seperti Kakak Key" ucap Amanda yang sempat di dengar oleh seseorang.
"Insya Allah akan tiba masa itu dek jadi bersabarlah dan jaga kehormatan kamu dengan baik" Ucap Raditya yang ternyata mengikuti mereka dan melihat mereka sedari tadi sambil mengelus kepala adiknya.
"Ihh Kakak rambutku berantakan nih" ucap Amanda.
Amanda pun menganggukkan kepalanya. Amanda sangat bahagia karena memiliki dua keluarga besar yang sangat menyayanginya. Hari itu menjadi hari terakhir pertemuan Key dan Zack hingga mereka dewasa nanti.
Duka kehilanga masih sangat dirasakan oleh Arya dan lainnya. Tapi mereka berusaha untuk ikhlas dan sabar menerima ketetapan dari Allah. Mereka tidak ingin karena kesedihan tersebut membuat Ayahnya tidak tenang di alam sana.
Mama Elisabeth mencoba selalu tersenyum jika beliau berada di samping anak-anak dan cucunya. Tapi jika Mama Elisabeth sudah berada di dalam ruangan pribadi Suaminya maka Mama Elisabeth akan menumpahkan segala rasa kerinduannya kepada sang Suami melalui Foto dan lukisan dari Pak Wiguna.
"Aku sangat merindukanmu Ayah" ucap Mama Elisabeth yang wajahnya sudah dialiri air matanya.
__ADS_1
silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan my queen heart loh...
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
__ADS_1
makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah....